Hanya Aku

Hanya Aku
Permintaan fania


__ADS_3

"Daaria . Apa kau tidak merasa bosan? dua hari sudah kita hanya diam dirumah! aku hanya menggelengkan kepala sebagai jawaban


"Ara tapi aku bosan! aku datang ke kota B untuk berlibur bukan untuk merenung


"kau wanita dewasa kau bisa pergi kemanapun yang kau mau! lagipula aku tidak memenjarakanmu dirumahku . Ucapku sambil berlalu pergi


"huh.. Lihatlah wajah datar nya ituh memang benar-benar tidak dapat di harapkan . Dia bicara sambil berjalan


Fania pun menuju kekamarnya sambil bergelut dalam pikiran nya: Daaria kemana wajah bahagia ituh pergi? kemana perginya daaria yang ku liat pertama kali ituh?waktu itu aku baru pindah ke kota B dan bertetangga dengan nya dia gadis yang ceria


Meski dulu aku tak dekat dengan nya namun dia memang sering terlihat tertawa bahagia duduk berdua bersama nenek nya di gazebo halaman rumah nya


Saat itu aku masih sibuk dengan segala urusanku hingga aku kembali ke kota Z untuk mengurus berkas-berkas pindahku untuk di pindahkan kuliah ke kota B

__ADS_1


Satu bulan berlalu setelah aku kembali rumah yang di samping rumahku itu sepi sangat sepi bahkan bisa di bilang berantakan tidak seperti biasa nya yang terasa cerah dan hangat bahkan aku sempat mengira jika pemilik telah pindah


Namun setelah beberapa hari aku melihat daaria keluar dari rumah nya . Saat aku ingin menyapa nya namun aku urungkan karna sepertinya daaria begitu nggan bertemu orang lain.#


"Daaria lusa sepupuku mengadakan pesta ulang tahun . Aku tak menjawab namun saat aku mengangkat kepalaku untuk melihat ke arah ny ntah mengapa pirasatku mengatakan bahwa dia ingin aku bertanya tentu saja pasti ada alasan lain "katakan lah apah yang kau inginkan?


"kau memang yang paling mengerti !ucap nya sambil terus tersenyum . Maukah kau menemaniku membeli gaun dan hadiah?


"Hem..baiklah


"Fania ini terlalu pagi. menurutku kau terlalu bersemangat


Tentu saja aku sangat penuh dengan semangat karna selain pergi berbelanja akupun akan mengajakmu untuk ikut ke pesta nanti ! lihat saja aku akan membuatmu tidak bisa menolak ucap fania dalam hati

__ADS_1


Setibanya di pusat perbelanjaan fania langsung menuju toko pakaian dia memilih begitu banyak gaun bahkan kiri dan kanan tangan nya sudah memegang beberapa gaun


"Daria ayo cobalah beberapa gaun ini


"mengapa aku ? yang akan pergi kau aku tidak membutuhkan nya . Tolakku


"Ayolah apa salah nya sekedar mencoba . Ucap ny sambil mendorong ku masuk ke ruang ganti


Aku pun mencoba ketiga gaun yang fania berikan padaku . dan Setiap gaun yang ku coba tak luput dari pandangan nya namun dengan tatapan iri fania berdekak kagum semua gaun yang ku coba sangan cocok ku kenakan . Tubuh oke wajah cantik tinggi badan bak model


"Baik lah kita akan memilih yang terakhir ini saja. Dan aku akan memilih gaun hitam yang barusan ku coba .


Setelah selesai mereka memilih hadiah . Selama dalam perjalanan pulang daaria mulai menebak dari dua gaun dan dua hadiah namun dia begitu malas untuk bertanya lagipun hari ini sangat melelahkan . Bagai mana tidak setelah mendapatkan gaun dan hadiah fania takhenti-hentinya terus berbelanja dari satu toko ke toko yang lain nya

__ADS_1


.


__ADS_2