
malam yang indah dan Takan terlupakan bagi kedua nya ππ
Bara mengantar Daria pulang dan setelah sampai di rumah Daaria Bara melanjutkan pergi dan pulang kerumah nya
ini sudah malam namun dia sedikit terkejut dengn suasa di ruang tamu
kenapa semua orang belum tidur dan masih duduk di sini dia menyapa semua orang dan bertanya ada apah
semua orang hanya menatap nya dan menggelengkan kepala Bara mengangkat bahu nya lalu melanjutkan langkah nya
namun itu di hentikan oleh sang ayah yang meminta nya untuk duduk
Bara pun duduk namun mereka kembali diam hanya saling melirik tapi sang adik tidak sabaran dan membuka suara
"Kaka apa kau tidak akan mengatakan kepada kami apa kau berniat menyembunyikan nya
Bara menatap kepada adik nya seakan memberikan pertanyaan apa maksud nya
"papa mendapat kabar bahwa terjadi sesuatu yang besar di restoran
"ahh....itu ya...pah mah aku telah melamar Daaria . ucap bara menatap kedua orang tua nya
wajah semua orang menjadi bahagia setelah masa tegang barusan ya mungkin ini terdengar tidak wajar namun berbeda untuk anak pria nya ini
Bara terkenal tak tersentuh oleh wanita dia seperti awan mendung jika ada wanita yang berani mendekat bahkan dia tidak segan untuk melempar seorang wanita yang berani menyentuh nya
dan hal lamaran ini sudah sangat di nanti oleh orang tua juga adik nya seperti yang di ketahui adik nya kini telah menikah terlebih dulu karna semua berpikir tidak mungkin harus menunggu Bara menikah terlebih dulu dengan sikap nya yang seperti itu
__ADS_1
namun tak disangka hari ini ternyata datang dengan cepat itulah mengapa semua orang di rumah begitu antusias bahkan mereka mulai sibuk dengn acara lamaran yang sesungguh nya
mereka berniat untuk mengunjungi rumah calon menantu nya di siang nanti Bara hanya duduk bersandar sambil memijat kepala nya pelan
dia sedikit melonggarkan dasi pada kemejaya g dia kenakan sambil memperhatikan semua orang sibuk menghubungi sana sini
ini sudah malam mengapa mereka sangat tidak sabaran dalam pikir nya
semua orang menjadi sibuk Bara Bagun dan berjalan menuju kamar nya dan itu tak di perdulikan oleh siapapun
Bara berjalan dan biarkan saja mereka seperti itu toh dia tidak akan dapat menghentikan kelakuan mereka semua
setelah sampai di kamar dan telah pergi untuk mandi dan bersiap untuk tidur dia mengirimkan pesan singkat pada Daaria
bara mengatakan bahwa besok orang tua nya akan datang untuk berkunjung .
Daaria bangun di pagi hari dia melakukan aktivitas nya seperti biasa dan kebetulan hari ini adalah hari Minggu waktunya pembersih rumah datang
namun saat dia melihat pada handphone milik nya dan ada sebuah pesan dia membuka serta membaca pesan tersebut
dia sangat terkejut Daaria membaca nya berulang kali karna ketidak percayaan nya itu
lalu Daaria mengirimi pesan pada bara menanyakan apa maksud dari pesan nya semalam itu
namun tak ada balasan dari pria nya itu dan itu membuat nya semakin gelisah
dengan kesal Daaria kebingungan sendiri dan kemana pria itu pergi gerutu nya
__ADS_1
dia sedikit bersiap namun dia menjadi bingung harus bagai mana dan lagi dia tidak tau pasti ya kapan keluarga dari Bara itu akan datang
akhir nya dia menenangkan diri dan mengatakan pada diri nya sendiri di depan cermin jika datang maka datanglah semua nya akan baik-baik saja tidak perlu panik
di balik kata-kata nya itu Daaria terus menatap pada layar handphone berharap pria itu memberi nya kabar namun itu tidak terjadi
Daaria menarik napas panjang lalu keluar dari kamar namun saat dia turun ke lantai bawah kenapa terdengar banyak suara dari arah luar
dia berjalan menuju ke arah luar setelah sampai dirinya berpikir berapa banyak lagi kejutan yang akan di terimanya hari ini
dengan sedikit mematung jantung nya berdebar ada senyum canggung di bibir nya
Daaria menatap pada Bara seakan meminta jawaban namun pria itu hanya mengangkat bahunya menanda kan bawa dia tidak tau namun terlihat jelas ada senyum bahagia di bibir nya bahkan itu terpancar pada semua orang yang datang
Daaria memberi salam dan mempersilahkan mereka semua masuk mamah nya Bara memeluk nya ada papah nya juga adik nya pelukan itu berlangsung secara bergantian
Daaria hanya sendirian dirumah hanya ada seorang pelayan yang kini menyajikan teh dan beberapa kue di atas meja
"Om Tanteh maaf aku tidak mendapat kabar tentang ini aku ....
"tenang saja tidak perlu gugup seperti itu kami datang tanpa memberi kabar terlebih dulu dan untuk itu maafkan kami
"tidak...tidak Tante itu tidak masalh
orang tua Bara mengatakan tujuan mereka berkunjung dan berniat meresmikan hubungan mereka secepat nya
Daaria bersemu merah dipipinya dan itu terlihat manis di pandangan Bara
__ADS_1
Meraka akan mengadakan acara pesta pertunangan denagn segera namun Bara menghentikan ucapan ibu nya sebelum berlanjut
Bara mengatakan bahwa dia akan langsung mengadakan pesta pernikahan dan itu mengejutkan semua orang