
Author pov~
Sinar matahari yang begitu terang sampai menembus masuk melalui celah untuk membangun kan kedua anak manusia yang begitu lelap dalam dekapan masing-masing
Tak lama salah satu dari mereka membuka mata nya dengan perlahan dan yang pertama menjadi pemandangan nya adalah wajah cantik seorang gadis yang mampu merebut hati nya
Naga melihat fairy tertidur lelap dengan tangan kanan nya menjadi bantal kepala gadis itu lama ia memandang wajah gadis itu dengan tangan kiri nya membelai seluruh wajah nya dan sampai tepat dibibir gadis itu
Bibir itu lah yang menjadi candu untuk nya bibir yang selalu ingin ia kecup dan rasakan manis nya berulang-ulang
Naga pun mendekat wajah nya ke wajah fairy dan "Cup" naga mengecup bibir manis itu tanpa ada ******* setelah mengecup bibir fairy ia menjauhkan wajah nya untuk melihat lagi wajah fairy
"Ekhh" lenguh fairy
Gadis itu pun membuka mata nya dan tersenyum kepada lelaki tampan yang sedang ada dihadapan nya
"Morning gadis kakak" ucap naga dengan mengelus lembut pipi fairy dengan ibu jari nya
"Morning too kak" jawab fairy dengan suara serak khas bangun tidur
"Ayo bangun sudah siang" ucap naga
"Masih ingin seperti ini kak" jawab fairy manja
"Inget kita kan mau kerumah mama sayang" ucap naga
"Tapi ini kan masih terlalu pagi kak" jawab fairy dan menenggelam kan wajah nya didada bidang naga untuk melanjutkan tidur nya
"Ini sudah jam delapan fai" ucap naga dengan mengelus surai gadis itu
"Tiga puluh menit lagi kak aku ingin seperti ini dulu" jawab fairy pelan
"Baiklah, tapi setelah itu kita bersiap-siap" ucap naga dan dibalas anggukan oleh fairy
****
Clara pov~
Tok!! Tok!! Tok!!
Aku mengetuk pintu kamar kakak ku tapi tidak ada jawaban dari dalam kamar aku pun mencoba untuk mengetuk nya lagi
Tok!! Tok!! Tok!!
"Kak langit bangun sudah pagi" teriak ku dari luar tapi tetep tidak ada jawaban dari dalam
"Kak aku masuk ya!" ucap ku dan menekan kebawah knop pintu kamar nya
Dan ketika aku masuk aku menggelengkan kepala ku melihat seseorang yang sedang nyenyak tidur diatas ranjang dengan selimut menutupi tubuh nya sampai leher dan ide gila pun muncul dikepala ku
Aku berjalan mendekati nya dan naik keatas kasur menduduk kan badan ku tepat disamping nya
"Dasar kebo" batin ku
"Kebakaran!! Kebakaran!! Tolong!! Kak langit tolong adek" teriak ku
Dia pun terlonjak dari tidur nya dan segera berdiri hanya memakai boxser tanpa memakai baju dapat ku lihat wajah panik nya lucu sekali ingin rasanya tertawa lepas melihat kekonyolan nya, dia melihat kearah ku dan segera menarik tangan ku untuk keluar
"Ayo dek keluar sebelum api nya menyebar" ucap nya panik
aku yang ditarik pun tetap diam ditempat dengan menahan tawa ku agar tidak pecah membuat nya melihat kebelakang keheranan
"Ayo dek keluar kita harus nyelamatin diri papi dan mami pasti khawatir dengan kita" ucap nya panik
Tak tahan dengan ekspresi wajah nya saat ini tawa ku pun pecah
"Hahaha!! Lucu banget wajah kakak haha!!" ucap ku disela tawa
Dia yang belum mengerti apa yang terjadi pun hanya menatap ku bingung tapi tak lama aku dapat melihat wajah kesal nya
"Adek!! Kamu ngerjain kakak" teriak nya dan mencubit pipi ku keras
"Akhww kakak ihh sakit tau" ucap ku kesal
"Ya maaf, kamu juga apaan sih pakek acara ngerjain kakak segala" tanya nya
__ADS_1
"Kakak aku bangunin gak bangun-bangun ya sudah aku kerjain aja" jawab ku lalu duduk dikasur nya lagi
"Ini kan hari libur adek" ucap nya menatap ku jengkel
"Ihh kak langit gak peka adek bosen tau dirumah" jawab ku cemberut
"Memang nya kesayangan kakak ini mau kemana" tanya nya dengan mengelus kepala ku lembut
"Adek pengen jalan-jalan sama kakak sudah lama kita gak ngehabisin waktu berdua" jawab ku dengan wajah memelas
"Oke-oke kalau itu yang tuan putri ingin kan" ucap nya lembut aku pun tersenyum
"Kalau begitu kakak mandi dulu, adek tunggu dibawah saja" ucap nya lagi
"Engga, adek disini aja nungguin kakak" jawab ku cepat
"Ya sudah kakak mandi dulu" ucap nya lalu berjalan kearah kamar mandi
lima belas menit aku menunggu dia pun keluar dengan handuk putihyang bertengger dari pinggang sampai lutut rambut yang basah perut yang berbentuk roti sobek wajah yang tampan ahh sexy sekali kakak ku
"Hey tutup mulut mu dek kakak takut ada lalat yang masuk" ucap nya tersenyum jahil
"Ck. Dasar" jawab ku
"Kakak tau kalau kakak ini tampan tapi tidak perlu sampai seperti itu melihat nya" ucap lagi dan berjalan ke walk in closet
"percaya diri sekali anda tuan" teriak ku pada nya
Tak lama dia keluar dari ruangan pakaian itu dan mengajak ku kebawah untuk sarapan
"Kakak sudah selesai ayo kebawah" ajak nya
"Gendong kak, adek males jalan" jawab ku manja
"Huh manja sekali adik ku ini padahal sudah punya pacar" ucap nya
"Bodo" jawab ku
Dia pun membungkukan badan nya disisi ranjang segera aku berdiri dan naik ke punggung nya
"Berat sekali kamu dek" ucap nya lalu
"Hehe iya-iya tuan putri maafkan kakak, kamu tidak berat kok" ucap nya lagi membuat ku tersenyum
Sesampai nya dilantai bawah kak Langit membawa ku keruang makan, yang disana sudah ada papi dan mami
"Morning pi, mi" sapa ku dan kakak
"Morning too sayang" jawab papi dan mami bareng dan melihat kearah kami berdua
"Yaampun sayang kamu ini sudah besar mau sampai kapan manja seperti ini" tanya mami ku
setelah kak langit mendudukan aku dikursi yang berhadapan dengan mami dan kak langit duduk disebelah kiri ku
"Gak tau mi mau sampai kapan tapi adek gak bisa kalau gak manja sama kakak" jawab ku dan bergelayut manja dilengan kakak ku
Membuat orang-orang yang berada disana menggelengkan kepala tak lupa dengan pelayan yang juga melihat kemanjaan ku tapi mereka hanya tersenyum saja karna itu sudah biasa bagi mereka
"Papi iri deh sama kakak, adek cuma manja ke kakak saja sama papi engga" ucap papi ku sedih
Aku yang melihat itu pun bangkit dari kursi dan memeluk papi ku manja
"Papi gak boleh berbicara seperti itu adek sayang sama papi tapi karna papi selama ini sibuk jadi adek cuma bisa manja-manjaan sama kakak, kalau papi dirumah setiap hari pasti adek akan manja sama papi jadi papi jangan pernah bicara seperti itu papi, mami, kakak segalanya buat adek" jawab ku denga melihat wajah papi dan mengecup pipi papi
"Maafin papi ya sayang karna terlalu sibuk papi juga pengen bisa berkumpul dengan kalian tapi bagaimana dengan perusahaan" ucap papi lagi dengan wajah sedih
"Tidak papa pi papi seperti itu juga kan untuk adek dan kakak jadi adek ngerti kok yang penting papi sehat dan tidak pernah melupakan kami berdua itu sudah cukup" jawab ku
"Terima kasih sayang sudah mau mengerti papi" ucap papi ku dan mengecup pucuk kepala ku
Mami dan kak langit yang melihat aku dan papi pun terharu lalu mereka berdua pun bangkit dan memeluk aku dan papi
"Tuhan izinkan keluarga seperti ini terus dan berikan lah kedua orang tua ku kesehatan dan umur yang panjang Aamiin" batin ku
****
__ADS_1
Naga pov~
"Fai bangun gih ini sudah siang" ucap ku dengan menepuk pipi nya pelan
"Jam berapa kak" tanya nya dengan mata terpejam
"Sudah jam sembilan" jawab ku
"Hah apa, sudah jam sembilan" tanya nya kaget lalu duduk
"Kok kakak gak bangunin dari tadi sih" ucap nya
"Kakak juga ketiduran fai" jawab ku lalu bangkit dan besandar di kepala ranjang
"Kamu mandi gih kakak buat sarapan dulu baju kamu ada dilemari" ucap ku lalu berjalan keluar untuk membuat kan sarapan
Kenapa aku bilang tadi baju fairy ada dilemari karna aku dan dia memang sering tidur diapartemen jadi aku menyuruh nya untuk menaruh beberapa stell baju untuk jaga-jaga juga seperti ini
Kalau kalian bertanya kenapa orang tua kami tidak marah jika kami berdua tidur bersama itu karna kami sudah terbiasa dari kecil mau itu dirumah ku dirumah fairy kami akan tidur di satu kamar
Orang tua ku sangat menyayangi fairy jika ada fairy dirumah aku serasa anak tiri untuk kedua orang tua ku tapi itu tak membuat ku iri malah aku senang jika kedua orang tua ku sangat menyayangi fairy
"Kak aku sudah selesai" ucap fairy dibelakang ku yang sedang menata makanan dimeja
Ya aku membuat dua sandwish untuk sarapan kami berdua
"Ahh, baiklah kakak mandi dulu ya" jawab ku berbalik badan
"Cantik sekali" batin ku
Aku berjalan kearah nya dan dengan cepat aku mengecup bibir merah menggoda itu dan dengan sedikit memberi l*m*tan setelah itu aku menjauh kan wajah ku dan mengusap bibir nya yang tersisa Saliva ku
Dia yang kaget akan kejadian yang begitu cepat ini hanya diam dan mematung
"Jangan melamun, kamu harus terbiasa dengan ini karna ini sudah menjadi candu bagi kakak" ucap ku menatap manik nya dalam dengan mengusap bibir nya lembut
"Apa" jawab nya menatap ku bingung
Tapi aku tak menjawab nya lagi dan langsung berjalan menuju kamar untuk mandi selama menuju kamar aku pun tersenyum dan memegang bibir ku yang masih dengan jelas rasa nya
Sepuluh menit dengan acara mandi ku aku pun bersiap dengan memakai stelan santai kaos lengan pendek yang terdapat logo kuda disisi baju nya dan celana pendek sebatas lutut
Setelah itu aku kembali kemeja makan yang disana sudah terdapat fairy, aku pun mengambil tempat duduk yang berhadapan dengan nya aku dapat melihat kalau dia sedang gugup
"Mari kita makan" ucap ku
"I-iya kak" jawab nya gugup
Aku tersenyum melihat sikap nya yang seperti ini membuat aku tambah ekhmm itu hehe aku mulai memakan makanan ku sambil tetap memandang kearah nya
Tak terasa makanan ku pun sudah habis aku melihat makanan fairy tinggal setengah apa dia tidak menyukai buatan ku
"Apa kah tidak enak makanan" tanya ku membuat nya kaget
"Emm, engga kok kak tapi fairy sudah kenyang" jawab nya
"Ya sudah kalau sudah kenyang, ayo kita berangkat" ajak ku
"Iya kak"
_
_
_
_
_
_
TBC.
Jangan lupa vote ya kk2😍
__ADS_1
Ini karya pertama aku jadi aku minta maaf kalau cerita nya kok gtu2 aja kritik dan saran sangat aku perluin
Terima kasih banyak😊