Hanya Sebatas Angan

Hanya Sebatas Angan
03


__ADS_3

"Mereka bilang jatuh cinta itu mudah, aku bilang jatuh cinta memang mudah tapi yang sulit adalah membuat orang yang kita cintai juga mencintai kita"


Fairy Valerie~


****


Setelah upacara semua murud memasuki kelas masing-masing dan menunggu guru didalam kelas, sama seperti Naga saat ini yang sedang melamun memikirkan sesuatu.


"Kenapa ya pertanyaan langit tadi buat gue kepikiran terus, emang sih ada perasaan berbeda untuk Fairy tapi aku tidak tau itu, apakah aku mencintai Fairy selama ini dan apakah Fairy juga merasakan hal yang sama yang aku rasakan. ahh jangan-jangan, jangan Naga lo ga boleh ada perasaan lebih karna semua nya akan berbeda cukup dia selalu ada disamping lo itu sudah cukup" saat Naga sedang dengan pikiran nya ia dikejutkan oleh Satria.


"Woyyy, lagi mikirin apa lo? gue liat lo dari tadi serius banget kelihatan nya." tanya Satria sambil membuyarkan lamunan Naga


"Jangan banyak melamun ga sebentar lagi guru masuk." ucap Langit menambah kan


"Ngga kok gue gak lagi mikirin dan melamun, gue cuma lagi merhatiin papan tulis" jawab Naga datar dan tak lama dari situ guru pun masuk


"Selamat pagi anak-anak." ucap guru perempuan tersebut yang bernama 'buk ambar' guru sejarah kelas XII


"Pagi juga buk." jawab murid-murid serempak


"Oke. kita akan mulai pelajaran kita hari ini, silahkan buka buku cetak bab lima." ucap guru itu lagi dan dimulai lah pelajaran


Setalah dua jam mendengarkan penjelasan didepan dan pelajaran pertama selesai, waktunya para murid untuk istirahat ada yang ke perpustakaan, ada yang dikelas saja sambil membenarkan make up nya, dan ada juga yang bernyanyi sambil main gitar, tapi berbeda dengan tiga sejoli ini.


"Kantin yuk geng." ajak si manja Clara


"Hayukk, laper juga nih aku." jawab Fairy, Calista hanya mengikut saja karna dia memang tidak banyak bicara, selama itu ada dua sahabatnya

__ADS_1


Selama berjalan dari kelas ke kantin mereka banyak mendapatkan tatapan dari murid-murid perempuan, ada yang menatap memuji ada yang menatap iri, tapi tidak ada yang berani membicarakan ketiga, dan kalau pun ada itu artinya mereka sudah menyiapkan lubang mereka sendiri.


Dan untuk laki-laki mereka banyak menggoda tiga gadis itu terlebih Fairy memang tidak dapat dipungkiri ketiga nya memiliki paras yang cantik.


Tapi untuk Fairy entah daya tarik apa yang dimiliki gadis itu sehingga setiap laki-laki yang melihat nya sekilas tidak bisa berpaling lagi.


Mereka memasuki  kantin dengan penuh tawa ya lebih tepat nya menertawakan salah satu murid laki-laki yang melihat mereka tanpa berkedip dan alhasil jatuh kedalam selokan.


Tawa yang indah mampu membuat orang-orang dikantin langsung melihat kearah sumber tawa itu, mereka sampai membuat orang-orang yang sedang makan langsung melongo karna kecantikan mereka lebih indah ketika sedang tertawa lepas.


Dan kegiatan itu tak lepas dari ketiga laki-laki yang sedang memakan makan siang mereka


"Hai cantik, mau makan?" tanya Azka salah satu laki-laki tampan yang menyukai Fairy dari dari kelas X


"Iya nih kak." jawab Fairy seadanya sambil senyum tipis


"Duduk disini saja, lagian semua meja juga sudah penuh" ucap Azka yang sempat terpaku olah senyum tipis yang Fairy berikan


Fairy pun mengedarkan pandangan melihat isi kantin, dan benar apa yang di katakan lelaki itu semua meja sudah penuh, lalu dia melihat kesamping kanan dan kiri


"Gimana semua meja udah penuh, apa terima tawaran kak azka aja duduk dimeja dia" tanya Fairy pada dua sahabatnya dan langsung diangguki oleh mereka, kedua nya juga melihat tidak ada meja yang kosong


Acara makan siang mereka tak lepas sedetik pun oleh penglihatan Naga, dari Fairy makan sampai dimana adegan yang membuat darah Naga semakin mendidih yaitu ketika jempol Azka mengusap sisa makanan yang ada diujung bibir Fairy dan bukan nya menepis Fairy malah lagi-lagi memberikan senyum manis nya kepada lelaki itu


Clara dan Calista yang menyaksikan adegan romantis itu hanya saling lempar pandang, dan tak jauh dari meja mereka dua laki-laki sedang mencoba meredakan singa yang tidur nya telah terusik


"Hey ga, sudah lah kenapa melihat nya sampai seperti itu." ucap Satria

__ADS_1


Dia tahu bahwa sahabat nya itu sedang menahan amarah yang akan meledak


"Benar kata Satria ga, lagian ngapa juga lo sampai segitu nya toh Fairy juga bukan pacar lo juga kan " ucap Langit dengan sengaja menekankan kata pacar


Naga yang lagi-lagi mendapatkan sindiran keras dari Langit langsung melihat dengan tatapan tajam dan langsung meninggalkan kantin


Satria dan Langit yang melihat tingkah Naga hanya mengangkat kedua bahu mereka masing-masing, dan melanjutkan acara makan siang mereka dan tidak menyusul Naga karna percuma menurut mereka kalau Naga sedang marah maka dia ingin sendirian meredakan amarah nya.


_


_


_


_


_


_


_


TBC


Oke sampe sini dulu part ini ya kk2 semoga terhibur, sekali lagi jika ada kesalahan dalam kata atau penulisan mohon arahan dan bimbingan nya karna aku masih baru pertama kali buat beginian.


Jangan lupa vote ya😍

__ADS_1


Terima kasih😊


__ADS_2