
Hai kalian semua tolong bantu aku ya agar aku tetap semangat nulis nya, mudah kok dengan kalian vote, like dan komen novel aku itu udah sangat membantu dan terima kasih juga untuk semua nya yang selalu mendukung aku. aku cinta kalian semua😍
Happy Reading~
*****
Author pov~
Kini gadis cantik tengah berkeliling disebuah mall besar bersama mommy nya menghabiskan wekand berdua tanpa si daddy, dan sudah hampir satu jam kedua nya memutari mall itu melihat-lihat dari satu toko ke toko yang lain dan baru dua barang yang mereka beli
"Mom. Mommy gak capek apa?" tanya fairy
"Engga kok sayang, memang nya kenapa? kamu sudah capek?"
"Iya nih mom, fai capek dari tadi muter-muter aja"
"Gimana kalau kita makan siang dulu?"
"Boleh. aku juga udah laper"
"Di restaurant atas aja ya! mommy males mau keluar"
"Dimana aja yang penting makan."
"Payah kamu, baru juga satu jam udah capek aja" ucap mommy fairy dengan melangkah kan kaki nya menuju lantai atas menggunakan lift
"Pantas aja daddy tidak mau ikut"
"Daddy kapok kalau sudah mommy ajakin ke mall" jawab mommy fairy terkekeh mengingat suami nya, setelah pulang dari mall malam nya langsung encok
"Aku juga kapok deh kalau gitu, tidak mau lagi kalau ngemall sama mommy, ini pasti nanti malam badan ku sakit semua"
"Jangan lebay seperti itu sayang!"
Ting!
Pintu lift terbuka, fairy dan mommy nya langsung keluar masuk kedalam restoran, saat akan menuju kursi fairy tak sengaja menabrak seseorang
Brukk!
"Aww.." kening fairy terbentur didada bidang orang itu
"Kamu gak papa?" tanya pria itu
"Suara itu, seperti nya aku tidak asing dengan suara itu" batin fairy masih tetap menunduk dan memegang kening nya
"Ehh. gak papa kok" jawab fairy lalu mendongak kan kepala nya untuk melihat wajah pria didepan nya
"Kak azka."
"Fairy! ini kamu?"
"Iya kak"
"Kebetulan sekali bisa bertemu kamu" ucap azka tersenyum manis
"Kemana aja kak? kok kakak baru terlihat."
"Kamu mencari kakak?" tanya azka senang ketika mendengar fairy menanyakan keberadaan nya
"Ekhemn." deheman dari mommy fairy menyadarkan mereka kalau tidak hanya mereka dua saja yang sedang berdiri disana
__ADS_1
"Mau makan atau masih mau berdiri disini?" tanya mommy fairy datar
"Hehe. makan mom, ayo kita duduk disitu saja" tunjuk fairy kesalah satu meja
"Boleh saya gabung tante?" tanya azka sopan kepada mommy fairy
"Boleh"
Ketiga nya pun duduk dan memesan makanan mereka masing-masing kepada pelayan
"Mohon ditunggu sebentar ya!" ucap pelayan itu setelah menulis pesanan nya
"Iya mbak"
Azka pun tak berhenti menatap wajah fairy yang sedang fokus memain kan handphone mahal nya, dan itu tak luput dari pandangan mommy fairy, dia tau kalau pria yang dipanggil kakak oleh anak nya itu memiliki perasaan terhadap fairy
"Ekhemn." mommy fairy berdehem sekali lagi
Membuat azka yang tengah menatap fairy langsung mengalihkan pandangan nya ke mommy fairy yang tengah menatap nya, azka yang tidak enak karna sudah tertangkap basah oleh mommy fairy pun tersenyum tidak sebentar
"Siapa nama mu tadi?"
"Azka tante."
"Hanya azka saja?"
"Azka ferlando putra"
"Apa kau anak tunggal keluarga putra?"
"Iya tante"
"Kenal fairy darimana?"
"Jadi kak azka pindah ke inggris?" tanya fairy dan diangguki oleh azka
"Sekarang kuliah atau gimana?"
"Mom!" tegur fairy
"Kuliah sambil membantu papah dikantor tan"
"Bagus lah. lelaki memang harus begitu, tapi kenapa tidak kuliah diinggris saja?"
"Dimana saja yang penting kita nyaman, mau itu disini atau diluar negeri sama saja tergantung bagaimana kita mau serius atau tidak"
"Wah benar sekali itu, tante setuju sama kamu" ucap mommy fairy sumringah
Dan fairy yang sedari tadi mendengarkan saja pun dibuat kagum tidak menyangka mendengar jawaban yang keluar dari mulut pria yang ada didepan nya sekarang, azka pun melihat kearah fairy dan tersenyum sekilas ketika melihat gadis itu tengah menatap dirinya
Tanpa mereka sadari kejadian demi kejadian ada sesorang yang sudah mengabadikan semua nya atas perintah dari sang boss
****
Ting,.
"Handphone lo bunyi tuh ga"
"Biar kan saja sat, palingan juga nomor nyasar"
"Bisa gitu ya!"
__ADS_1
Ting,.
"Coba lihat saja dulu ga! siapa tau penting" ucap langit ketika mendengar handphone naga berbunyi lagi
"Aishh, siapa sih ganggu aja"
Naga yang sedang berkutat dengan laptop nya itu langsung menyambar handphone yang berada diatas meja, dan membuka aplikasi watshap nya yang terdapat nomor anak buah yang ia perintahkan untuk mengawasi fairy
"Shitt, the fucking you azka,." geram naga melemparkan handphone nya kembali keatas meja, membuat kedua sahabat nya terkejut oleh suara benturan benda diatas meja
"What come on? Ga?" tanya satria
"Pria sialan itu mencoba mendekati fairy lagi"
"Siapa yang lo maksud?" tanya satria tapi tak dijawab olehnaga
Satria mengambil handphone naga dan membuka nya, untung tidak dikunci jadi satria tak perlu repot-repot bertanya pada naga
"Wow,. ternyata sudah sejauh ini dia" ucap satria terkejut melihat terdapat banyak foto azka dan kedua wanita cantik yang satria tau itu mommy fairy dan fairy
"Ada apa sat?" tanya langit penasaran
"Ini,." tunjuk satria, langit pun melihat kelayar handphone dan naga bergantian
"Dapet dari mana lo ini ga?" tanya langit
"Anak buah gue." jawab naga singkat
"Lo bayar orang untuk mengawasi fairy?"
"Iya."
"Terus apa yang mau lo lakuin sekarang?" kali ini satria yang bertanya
"Gak mau ngapa-ngapain, biarkan saja dulu asal dia gak merebut fairy dari gue"
"Tapi, kalau misalkan fairy juga jatuh cinta dan nyaman dibuat dia gimana?" tanya satria, dan langsung mendapat tatapan tajam dari naga
"Gue gak tau sat, gue mau balik ke apartemen gue"
Naga bangkit dari sofa dan menutup laptop nya tak lupa handphone nya ia ambil paksa dari tangan satria dan berlalu meninggal kan dua orang disana yang tengah memandang punggung nya
"Emang ada yang salah ya dari pertanyaan gue?" tanya satria ke langit
"Ya iya lah. lu mah aneh malah nanya kayak begitu"
"Ya maaf, gue kan gak tau"
"Telat! orang nya udah pergi,."
_
_
_
_
_
_
__ADS_1
TBC.