
"Aku takut, aku takut ketika aku menggenggam tanganmu dan memilikimu aku tak sanggup mempertahankan mu biar ini berjalan dengan semestinya."
Naga Arsenio~
****
Author pov~
Saat ini fairy sedang menunggu naga. hampir setengah jam dia menunggu lelaki itu tetapi tidak ada tanda-tanda kemunculan laki-laki itu
Fairy semakin cemas bagaimana tidak saat ini sekolahan sudah sepi hanya tinggal dirinya seorang, dia mendudukan dirinya dilantai dan lutut dilipat untuk menyembunyikan wajahnya dan menangis
"Ke-kenapa kak Naga tega ninggalin Fairy sendirian" ucap fairy sambil tersendat sendat-sendat ia mengira naga meninggal kan nya.
Tapi kenyataan nya tidak lelaki itu sedang menahan amarah nya agar tidak keluar karna dia tidak ingin melampiaskan amarah nya kepada fairy, entah apa yang sedang membuat nya begitu marah sampai seperti ini apa karna melihat adegan dimana azka mengusap ujung bibir fairy.
ohh iya sedikit perkenalan "Azka Ferlando Putra" anak tunggal dari Devan Ferlando Putra dia juga seangkatan dengan naga tetapi naga tidak begitu menyukai azka karna laki-laki itu selalu saja berusaha mencari perhatian dari fairy
"Ahhh sh***,, fairy kau membuat aku serba salah harus seperti apa aku menyikapi nya apa aku harus biasa saja tapi kenapa hati ini tidak rela jika ada laki-laki lain menyentuh mu selain aku" ucap naga pada dirinya sendiri
Dan tak lama ia melihat jam di pergelangan tangan nya yang menunjukan setengah empat pas seketika ia baru menyadari kalau tadi dia menyuruh fairy menunggu dirinya dan ini sudah setengah jam dari bel pulang
"D*mn it!!" umpat naga
Sambil berlari ke kelas fairy dan dia melihat seorang gadis sedang duduk dengan melipat lutut sambil menyembunyikan wajah nya dan dia langsung tau siapa gadis itu
Saat sedang hanyut dalam tangisan fairy tidak sadar jika ada seseorang yang sudah berdiri tepat didepan nya, lelaki itu juga ikut mensejajarkan dirinya dengan fairy dan memegang kedua bahu fairy
Fairy yang merasakan bahunya disentuh oleh seseorang langsung mengangkat wajah nya, sama-sama terdiam dan saling pandang tanpa ada satu kata fairy langsung dengan cepat memeluk lelaki itu
"K-aak naga kenapa tega biarin fairy nunggu kakak lama fai takut" ungkap fairy dengan terisak sambil menunggu jawaban laki-laki itu
"Fairy takut sendirian" ucap fairy lagi sambil melihat wajah naga karna tidak mendapatkan jawaban dari laki-laki itu
Tetepi sepertinya laki-laki itu sedang bisu sehingga tidak menjawab, sedangkan naga yang ditatap oleh fairy dan menunggu jawaban dari nya hanya diam saja sambil memperlihatkan wajah datar nya
Tak ingin terlalu lama mendapat tatapan seperti itu naga berdiri dan langsung menarik tangan fairy agar tak tertinggal oleh nya
Bahkan sampai mobil itu keluar dari parkiran sekolah tidak ada satu patah pun yang diucapkan oleh naga diperjalanan fairy bingung dengan sikap naga ini tidak biasanya dia akan mendiamkan fairy, tidak tahan dengan situasa menegangkan itu fairy membuka suara
__ADS_1
"Kak naga kenapa sih ngediemin fairy" tanya Fairy dengan lembut, tapi yang ditanya tetep diam dan memperhatikan jalanan
"Fairy minta maaf kalau fairy ada salah sampai buat kakak marah dan ngediemin fairy gini" ucap fairy lagi dia tak menyadari jika mobil sudah terparkir dihalaman rumah nya
"Turun" ucap naga dengan wajah datar, dia tidak ingin melampiaskan amarah nya dihadapan fairy
Entah apa yang ada dipikiran lelaki itu sehingga membuat ia begitu marah dan mendiamkan fairy tapi saat ini dia tidak ingin membuat fairy lebih sedih dengan melampiaskan amarah nya.
"S**l. kenapa melihat wajah fairy malah membuat aku semakin emosi padahal aku sudah janji tadi untuk tidak menunjukan amarah ku didepan fairy tapi kenapa susah sekali" umpat naga kesal dalam hati nya
Ia memejamkan mata nya bayangan saat dikantin tadi muncul lagi dikepala nya saat fairy duduk bersama dan berhadapan dengan lelaki itu saat fairy tersenyum saat ibu jari lelaki itu menyentuh bibir mungil gadisnya
"Perasaan apa ini kenapa aku ingin sekali membunuh lelaki itu berani sekali dia menyentuh gadisku" ucap naga dalam hati lagi
Fairy yang melihat naga seperti itu merasa heran dan mengernyitkan sebelah alis nya
"Kak naga kenapa" tanya fairy penasaran
"Turun fairy, kalo aku bilang turun ya turun" bentak Naga sehingga membuat fairy terlonjak kaget dan tak terasa cairan bening mendarat dipipi mulus nya
Naga yang sadar ketika melihat fairy menangis langsung merutuki kebodohan nya kenapa dia harus lepas kendali didepan gadis nya
Lalu dia menarik lengan fairy dan membawa nya masuk kedalam pelukan nya seketika tangis fairy pecah ketika dipeluk naga dengan lembut
"Kak, ka-kak kenapa marah sama fairy kalau fairy punya salah fai minta maaf kak" tanya fairy dengan terbata-bata
"Engga-engga kamu gak salah kakak yang salah" jawab naga sambil mengelus punggung fairy dengan lembut.
Saat dirasa sudah mulai tenang dia menegakan badan fairy memegang bahu gadis itu lalu d lihat nya dengan intens wajah cantik fairy yang sembab ulah nya, dan tangan nya beralih mengusp sisa air mata yang ada di pipi fairy
Seketika darah nye berdesir saat melihat bibir fairy yang mungil dan merah merekah gairah lelaki nya seketika muncul tak tahan akan bibir mungil menggoda fairy, naga memeringkan kepala nya lalu "Cup" bibir mereka berdua saling menempel tidak ada l*****n awal nya tetapi dia melihat reaksi fairy tidak memberontak ia memberanikan diri ******t bubir mungil fairy "manis" satu kata itu yang mampu naga ucap kan ketika m*****t bibir fairy, dirasa sudah kekurangan oksigen naga melepaskan c****n itu seketika wajah fairy langsung memerah oleh perlakuan naga barusan
Melihat fairy yang malu naga langsung membawa gadis itu kedalam pelukan nya
"Maafin kakak fairy menjeda dan menghembuskan nafas dengan kasar, kakak juga engga tau kenapa kakak bisa sampe segini nya marah sama kamu tapi satu hal yang harus kamu tau kakak engga suka kamu deket dengan laki-laki lain kakak engga suka kamu senyum sama lelaki lain dan kakak paling engga suka gadis kakak disentuh laki-laki lain selain kakak" ucap naga sambil mencium pucuk kepala fairy dengan lembut sedangkan gadis itu hanya memejamkan mata menerima kelembutan naga
mereka berdua terdiam sambil tukar pandang dan tersenyum, fairy memegang bibirnya
"F*rst ki*s aku" gumam fairy pelan tapi masih bisa didengar Naga sedangkan lelaki itu hanya tersenyum karna dia lelaki pertama yang menyentuh bibir manis itu
__ADS_1
Fairy membawa tangan naga ke dada nya, tapi naga hanya menatap bingung fairy
"Apakah kakak mendengar nya" tanya fairy dan diangguki oleh lelaki itu
"Tidak ada lelaki lain yang bisa membuat aku jantungan seperti ini selain kakak" ucap fairy
"Lalu?" tanya naga
"Apakah ini yang dinamakan cinta, banyak orang mengatakan ketika kamu merasakan detak jantung berdetak lebih kencang dari biasa nya itu artinya kamu sedang jatuh cinta" ucap fairy sambil tersenyum
Tetapi berbeda dengan naga lelaki itu langsung melepaskan genggaman tangan fairy yang sedang merasakan detak jantung nya
Sedangkan fairy yang melihat sikap lelaki itu hanya menampilkan wajah sedih dan kecewa nya
"Udah sekarang kamu masuk ya jangan ngomong aneh-aneh, kakak juga mau pulang nihh nanti kena marah mama kalau pulang nya telat" ucap naga dengan lembut dan dibalas anggukan dari fairy dan langsung turun dari mobil
Setelah dilihat fairy sudah masuk kedalam rumah dia memegang dadanya
"Detak jantung ku sama dengan fairy tapi kenapa saat dia berbicara soal jatuh cinta aku langsung menghindari nya, aku melihat kekecewaan dan kesedihan dimata nya tadi" ucap naga penuh sesal
"Maafkan aku fairy tapi aku tidak tau mengapa hati dan jiwaku bertolak belakang" ucap naga menatap kearah rumah fairy lalu menstater mobil dan pulang.
_
_
_
_
_
_
TBC.
Jangan lupa vote nya ya kk😊
Terima kasih😘
__ADS_1