Hanya Sebatas Angan

Hanya Sebatas Angan
06


__ADS_3

"Boleh kah aku melihat senyum itu setiap, hari kalau boleh aku ingin menyimpan dihati"


Calista Agatha~


****


Naga pov~


Setelah satria menelpon gue, gue langsung bergegas menuju tempat yang dia beritahu. setelah menempuh waktu sepuluh menit gue pun sampai dan gue melihat sudah ada mobil satria dan langit di parkiran karna memang cafe ini tidak terlalu jauh dari rumah mereka


"Hai!! sudah lama" tanya ku


"Tidak. Baru dua menitan kok, ayo masuk" jawab satria


Dan kita bertiga pun masuk kedalam cafe tersebut, lumayan bagus dan cukup ramai itulah yang aku lihat dan cafe ini memiliki dua lantai pasti lebih nyaman duduk diatas kalau malam-malam begini


"Mau makan apa dan duduk dimana?" tanya satria


"Gue samain aja sama lo makan sama minum nya, untuk duduk terserah saja sihh,,tapi lebih enak duduk di lantai dua kayak nya" jawab ku cepat


"Lo ngit" tanya satria pada langit


"Gua samain aja kayak lo berdua" jawab langit


"Yaudah lo berdua keatas duluan, gue pesenin dulu makanan nya entar gue nyusul" ucap satria dan dibalas anggukan olehku dan langit


saat sampai diatas pandangan pertama yang gue lihat adalah tiga gadis cantik yang salah satunya amat gue kenal.


Ya,, siapa lagi kalau bukan gadis yang membuat gue jungkir balik sejak tadi siang "Fairy" itu lah gadis yang gue lihat saat ini, tapi entar dulu kenapa ada laki-laki sialan itu dimeja ketiga gadis itu apa kah mereka janjian atau.


Saat sedang larut dalam dunia nya sendiri suara langit membuyarkan lamunan ku dengan menepuk pelan bahu ku


"Ga. Kok malah melamun, liat apaan sihh?" tanya langit sambil melihat arah pandang naga dan sekita dia mengerti pasti langit saat ini sedang menahan emosi nya


"Ayo ga kita duduk. Gue tau lo lagi kesal tapi lo harus tahan itu ingat disini ramai orang" ucap langit mengingatkan naga


"Apaan sihh ngit, siapa juga yang sedang kesal" jawab naga sambil berjalan kesalah satu meja yang berbeda satu jarak dari meja fairy dkk.


"Gak baik tau ga membohongi diri sendiri, gue lihat dari ekspresi wajah lo ini sama seperti di kantin tadi siang" jawab langit menggoda naga


"Lo lagi 'jealous' kan saat ini" goda langit lagi sambil menahan tawa nya melihat wajah blush naga


Sedangkan yang digoda hanya menatap datar orang didepan nya ini sungguh menyebalkan pikir nya


"Menyebalkan" ucap naga masih datar nya

__ADS_1


Saat langit sedang asik menampil kan senyum jengkel nya datang lah satria dan pelayan yang membawakan pesanan nya.


"Heyy!! maaf lama, apa yang sedang kalian bicarakan" tanya Satria saat sudah duduk dihadapan naga dan langit sedangkan pelayan menyajikan makanan nya


"Tidak ada!" jawab naga dengan wajah datar


"Seriously?" tanya satria lagi sambil melihat naga dan langit bergantian


'Silahkan dinikmati hidangan nya Tuan muda jika ada yang dibutuhkan lagi anda bisa memencet tombol yang ada di kaki meja' ucap pelayan tersebut dengan hormat


"Ohh, baiklah terima kasih mbak" jawab satria dan langit berbarengan.


Tidak dengan naga semenjak naik keatas tiba-tiba mood nya hilang dia pikir dengan keluar bersama kedua sahabat nya bisa mengurangi beban pikiran nya.


Tapi dia salah malah orang yang membuat nya jungkir balik sedang ada disini dan dengan lelaki sialan itu ya siapa lagi kalau bukan "Azka"


"Ga. kok cuma diliatin aja sih makanan nya" tanya satria membuyarkan lamunan naga karna dilihat nya makanan lelaki itu masih utuh


"Ehhh, iya hehe maaf" jawab naga tidak enak karna ketahuan melamun lagi


"Yaudah yuk lanjut makan nya, kan sayang sudah kesini tapi tidak makan " ucap satria dengan mulut masih penuh makanan


Dan mereka tiga pun fokus kepada makanan nya.


****


Saat ini gue tengah asik memandang wajah cantik nya tanpa cacat sedikit pun. Senyum nya yang manis bibir yang tipis merah alami hahh aku selalu bertanya-tanya kepada diriku sendiri apakah ini bidadari yang jatuh dari langit.


Gue memang benar-benar sudah tergila-gila dengan gadis ini, dari dia kelas X dan gue kelas XI gue sudah suka dengan dia, lelaki manapun tidak ada yang tidak suka dengan dia, memiliki wajah cantik, kekayaan yang berlimpah tapi tidak menjadikan nya wanita sombong malah dia sebaliknya nya lemah lembut dan tidak sombong kepada semua orang.


"Kak azka" tegur clara membuyarkan lamunan gua tapi tak ku hiraukan


"Hello, kak Azka Ferlando putra" tegur clara dengan menyebutkan nama lengkap ku dan seketika aku melihat ke arah fairy yang sedang menatap ku dengan mata yang bertanya-tanya


"Ckk, s*al dasar Clara merusak semua nya" batin ku kaget saat ada seseorang yang membuyarkan lamunan ku


"Lo ini aneh banget ya kak, pertama lo tiba-tiba muncul dan duduk disini kedua setelah duduk disini malah melamun sambil ngeliatin fairy kayak setan" tanya clara dengan nada sedikit tinggi


"Shutttt, lo bisa buat heboh satu kampung. Tadi kan gue udah bilang gue gak sengaja melihat kalian disini, dan kenapa gue tiba-tiba ada di cafe yang sama dengan kalian,, karna gue juga sering nongkrong disini jadi apa salah nya gue gabung kan? dan kenapa gue liatin fairy kayak gitu karna dia cantik malam ini" jawab azka dengan lembut sambil melihat ke arah fairy lagi dan yess gadis itu memberikan senyum tipis nya


"Wahhh bisa kebetulan seperti itu" ucap clara tak percaya


"Sudah-sudah kalian ini seperti anak kecil saja" ucap fairy menengahi kedua nya


"iya clar. mungkin apa yang diomongin kak azka itu benar dia tidak sengaja melihat kita disini dan meminta bergabung" sambung calista gemas dengan sahabat nya satu itu

__ADS_1


"Emm, yaudah deh aku percaya" ucap clara pada kedua sahabat nya


****


Author pov~


Tanpa mereka sadari percakapan keempat anak manusia itu didengar oleh tiga orang yang tak jauh dari situ dan salah satu dari mereka sudah mengepalkan tangan nya saat mendengar lelaki lain memuji gadis nya.


Berbeda dengan dengan dua orang lainnya mereka hanya saling pandang dan mengangkat kedua bahu masing-masing. tak mampu lagi menahan, lelaki itu lalu bangkit dari duduk nya dan menyampari keempat orang tersebut


"Ayo pulang ini sudah malam" ajak naga sambil memegang lengan fairy hingga membuat sang empu terkejut tapi tidak berlangsung lama


"Kak naga" ucap fairy tanpa mengiyakan ajakan pulang


"Kamu tidak dengar apa yang kakak bicarakan barusan, ayo pulang sudah malam" ajak naga lagi


Sambil menyeret lengan fairy tapi baru berapa langkah, ada yang menghentikan langkah keduanya dengan memegang lengan fairy yang satu nya


"Jangan kasar sama cewek bro, dia belum mau pulang jadi jangan memaksa nya pulang" ucap seseorang yang tak lain adalah azka


"Lepaskan tangan lo dari lengan nya, dan gue peringatin ke lo jangan pernah dekat ataupun menyentuh apapun yang ada di tubuh fairy" jawab naga dengan sedikit peringatan


Dan langsung membawa fairy turun kebawah melewati kedua sahabat nya dan orang-orang yang ada disana hanya diam dan melihat saja


Kedua sahabat naga dan fairy mengikuti kedua nya dari belakang mereka tidak tau apa yang akan terjadi diantara kedua nya. sedangkan 'Azka' diam terpaku untuk mencerna kejadian barusan


"Apa ini? Kenapa sakit sekali rasanya" ucap azka dalam hati sambil memegang dada nya yang sesak akan ancaman naga tadi, dia tidak takut kepada naga tapi entah mengapa peringatan itu mampu membuat bagian dari tubuh nya sesak ini.


_


_


_


_


_


_


TBC


Jangan lupa vote nya ya kk2😍


Terima kasih😘

__ADS_1


__ADS_2