Hanya Sebatas Angan

Hanya Sebatas Angan
02


__ADS_3

Siswa/i SMA Darma Bangsa seketika riuh karna melihat mobil sport berwarna putih memasuki gerbang yang pemilik nya adalah most wanted sekolah tercinta, dan mereka lebih dibuat histeris ketika orang yang berada di dalam mobil itu turun melihat si bidadari juga satu mobil dengan pangeran.


"Gue juga pengen satu mobil sama Naga." ucap salah satu siswi yang melihat si most wanted SMA Darma Bangsa


"Kapan gue bisa berangkat kesekolah bareng si cantik" ucap salah satu siswa


"Aduh mata gue lagi pagi udah liat yang beginian" ucap siswi lainnya


Setelah turun dari mobil mereka berdua bergandengan tangan layak nya pasangan kekasih, melewati koridor dan tatapan-tatapan iri dari siswa dan siswi SMA Darma Bangsa. Saat akan mengantar kan Fairy ke kelas nya mereka bertemu dengan kedua sahabat Naga yaitu Langit dan Satria


"Weshh bro, tumben hari pertama sekolah lo kesiangan" tanya Langit pada naga sambil Menunjukkan senyum jahil karna melihat tautan tangan naga dan Fairy


"Iya bro, untung masih ada sepuluh menit lagi upacara" ucap Satria juga menambahi


"Iya nih abis jemput gadis kecil ini, untung gerbang nya belum tutup." jawab Naga sambil mengarahkan pandangan nya kepada seseorang yang berada disebelah nya.


"Ohhh, jadi begitu ya." jawab Langit dan Satria berbarengan sambil mengedipkan sebelah mata kepada Fairy.


Fairy yang seketika mendapatkan kedipan mata langsung melepaskan tautan tangan nya


"Kak Naga, aku ke kelas duluan ya" ucap Fairy


"Nanti kakak yang anter kamu kekelas" jawab Naga sambil menahan lengan Fairy


"Yaelahh ga posesif banget sih orang kelas tinggal berapa langkah juga!" seru Satria karna melihat tingkah absurd sahabat nya itu


"Iya kak, bener kata kak satria orang tinggal berapa langkah juga kelas nya." ucap Fairy


"Ya sudah kalau gitu, inget pulang nanti tunggu saja dikelas." jawab Naga

__ADS_1


"Iya-iya kak Naga ku sayang" ucap Fairy lalu mengecup pipi naga dan berlari menuju ke kelas nya XI ips 1 membuat kedua orang yang berada didepan Naga menganga tak percaya, tapi berbeda dengan Naga kecupan singkat Fairy itu membuat Naga tersenyum tipis


****


"Aishh, aku malu banget kok bisa sih spontan kayak gitu, mana didepan kak Langit dan kak Satria lagi. bodo amat lah" gumam Fairy didalam hati sambil ia berjalan menuju kelas nya


Dor!!


"Astagfirullahalazim, clara!" kaget Fairy


"Hehe maaf, lo juga kenapa masuk kekelas ngelamun segala habis ngapain lo? hayo?"


"E-enggak, gak ngapa-ngapain kok." jawab Fairy gugup


"Tuh kan, lo gugup." goda clara


"Clara ih."


****


berbeda dengan naga lelaki itu setelah mendapat kecupan di pipi nya hanya tersenyum dan memegangi pipi yang dicium Fairy tadi, ada perasaan senang dan ada rasa yang lain yang tak bisa ia jelaskan.


Naga berpikir entah akan jadi seperti apa hidup nya jika tanpa ada Fairy yang selalu membuat nya gemas dan tersenyum, sambil memperhatikan Punggung Fairy yang mulai menjauh


"Udah kali ga liat nya, sampe segitu banget." tegur Satria, tapi yang ditegur hanya menatap nya datar


"jadi seperti apakah hubungan lo dan Fairy ga?" tanya langit


penasaran karna menyaksikan keromantisan sahabat nya itu dengan gadis kecil nya

__ADS_1


"Seperti apa, ya seperti yang kalian lihat" jawab Naga sambil menatap Langit


"Ohh ya, tapi kok gue ngelihat nya seperti sepasang kekasih yang lagi di mabuk cinta ya." ucap Langit lagi


Karna dia gemas dengan orang yang sedang ia tanya ini, jelas-jelas dia bisa melihat di kedua mata lelaki itu ketika menatap Fairy dengan penuh cinta.


"Apasih, bukan nya kalian sering liat gimana deket nya gua sama Fairy" tanya balik Naga yang mulai kesel entah kenapa dia tidak suka jika ditanya tentang bagaimana hubungan nya dengan Fairy


Satria yang menyaksikan kedua sahabat nya mulai memanas langsung melerai


"Sudah-sudah mending kita kekelas karna sebentar lagi akan upacara" ucap Satria menengahi dan merangkul pundak kedua nya untuk berjalan menuju ke kelas, Langit hanya mampu tersenyum tipis melihat reaksi Naga, karna sebuah pertanyaan simple sedangkan Naga hanya menampilkan wajah datar nya.


"gue yakin suatu hari nanti lo akan jujur sama perasaan lo sendiri ga, entah kenapa gua melihat ada kebohongan dimata lo. mata itu memancarkan banyak cinta ketika menatap gadis itu. tapi ah, sudah lah apapun itu gua cuma bisa mendoakan semoga kebahagiaan selalu menyertai lo" ucap Langit didalam hati sambil menuju ke kelas.


_


_


_


_


_


_


TBC .


Oke kakak2 sekalian kalo ada kesalahan atau kata2 dalam penulisan mohon arahan dan bimbingan nya, untuk sekolah nama dan perusahaan itu hanya khayalan2 author aja jadi mohon maaf kalau ada kekeliruan☺

__ADS_1


Terimakasih😍 dan jangan lupa vote nya ya karna dukungan dari kalian lah semangat author untuk kedepan 🤗


__ADS_2