Hanya Sebatas Angan

Hanya Sebatas Angan
28


__ADS_3

"Hai para pembaca yang baik hati, tolong tinggalkan jejak ya sebelum membaca karna semua gratis kok, aku akan sangat berterima kasih banget sama kalian karna sudah mendukung aku. salam cinta dari aku. jangan lupa vote, like, komen dan tambah kan ke favorite ya"


Happy Reading ~


****


Author pov~


"Sayang! Sini cepetan turun sarapan, ini sudah siang nanti kamu terlambat lo!"


"Iya mom. Ini fairy lagi pakai sepatu" teriak fairy dari kamar nya


Gadis itu sekarang sudah terlihat lebih baik dari kemarin-kemarin, semenjak naga menghubungi nya dan meminta nya untuk berhenti bersedih fairy pun seketika berusaha untuk tidak larut dalam kesedihan


"Kenapa sih mom? Pakai teriak-teriak segala, ini kan masih pagi" tanya fairy yang entah sejak kapan sudah berada disana


"Pagi dari mana sayang? Ini sudah mau jam tujuh"


"Ya tapi kan tidak perlu teriak-teriak"


"Sudah-sudah, lebih baik kamu sarapan sekarang sayang nanti kamu terlambat" ucap sang daddy menengahi


"Iya dad"


"Dad. Fairy akan bawa mobil sendiri saja"


"Bahaya sayang, bukan daddy tidak memperbolehkan"


"Ayolah dad. Fairy sudah besar mau sampai kapan fairy diantar jemput" ucap fairy dengan tetap pada pendirian nya


"Benarkah? Putri daddy sudah besar? Daddy pikir tidak ada seorang anak yang sudah besar masih manja dengan kedua orang tua nya"


"Daddy!!" rengek fairy


"Dad. Kau ini suka sekali menggoda anak nya" timpal mommy fairy


"Hahaha. baiklah-baiklah sayang nya daddy, kamu boleh bawa mobil sendiri tapi ingat harus hati-hati"


"Iya daddy ku sayang"


"Cihh. Dasar giliran ada mau nya baru bilang sayang"

__ADS_1


"Daddy baperan, fairy males jadi nya" cemberut fairy


"Iya sayang! Daddy tidak akan baperan lagi"


"Awas saja seperti itu lagi" ucap fairy manja membuat kedua orang tua nya menggelengkan kepala pelan


Setelah melewati sesi perdebatan fairy pun melanjutkan sarapan nya, dengan mamakan dua lembar roti tawar dan satu gelas susu putih yang sudah disiapkan mommy nya


"Mom, dad. Fairy sudah selesai sarat nya, kalau begitu fairy mau berangkat kesekolah dulu ya" pamit fairy menyalami kedua orang tua nya dan tak lupa dengan mengecup pipi


"Hati-hati sayang! Ingat jangan ngebut bawa mobil nya"


"Iya mom" jawab fairy lalu bergegas keluar rumah menuju bagasi mobil


"Kalau begitu daddy juga mau berangkat dulu mom" ucap daddy lalu bangkit dari kursi nya dan berjalan keruang tengah diikuti sang istri


"Pak iwan!" panggil nya


"Ya tuan. Saya? Ada apa?"


"Bapak antar saya kekantor ya, saya sedang malas untuk menyetir"


"Baik tuan" jawab pak iwan lalu berlalu keluar untuk menyiapkan mobil


"Iya dad, hati-hati ya" jawab mommy fairy sembari memberikan tas kerja milik suami nya tak lupa mencium tangan sang suami sedangkan sisuami mencium kening sang istri dengan sayang


"Aku berangkat ya" pamit nya setelah melepaskan kecupan nya di kening sang istri


****


Fairy pov~


Akhirnya aku bisa membawa mobil sendiri walaupun dengan sedikit rengekan tapi setidaknya aku tidak diantar jemput lagi oleh pak iwan sungguh sangat memalukan


Bagaimana tidak malu! Setiap kali aku aku sampai dikelas pasti akan diejek oleh kedua sahabatku dengan mengatakan


"Cieee. Anak mommy dan daddy"


"Yang anak manja mah beda, kemana-mana selalu diantar jemput sopir"


Ya begitu lah kata-kata yang selalu aku dengar setiap kali jika aku diantar oleh pak iwan tapi sekarang tidak lagi

__ADS_1


Dan kini mobil kesayangan ku pun sudah memasuki gerbang sekolah dan itu membuat orang-orang yang disana termasuk kedua sahabatku yang baru turun dari mobil masing-masing melihat kearah mobil ku seolah ingin tahu siapa penilik nya,


Bagaimana tidak melihat karna mereka tidak pernah melihat ada murid SMA Darma Bangsa membawa mobil Lamborgini berwarna kuning mulus menandakan kalau mobil ini baru, kedua sahabatku bahkan tidak tau jika aku mempunyai mobil baru karna biasa nya aku akan membawa mobil sport ku yang berwarna kuning entah lah aku sangat menyukai warna kuning


Setelah mobil ku sudah terparkir rapih aku pun menurun kan kaki ku saa pintu mobil sudah kubuka dan itu membuat orang-orang penasaran siapakah pemilik mobil ini


"Fairy! Itu lo?" teriak clara


"Lo mobil baru? Gila keren juga" tanya clara lebay membuat ku terkekeh


"Kapan lo beli mobil baru fai?" tanya Calista


"Sudah ada sebulan ini sih cal"


"Berarti sesudah kak naga mereka berangkat?" tanya calista lagi dan diangguki oleh ku sebagai jawaban


"Ngomong-ngomong, pak iwan mana fai?" tanya clara dengan menahan tawa


"Clara!" teriak ku


"Hahaha. Iya-iya maaf"


"Ya udah ayo kekelas" ajak Calista


Dan kami bertiga pun beriringan memutuskan untuk kekelas karna bel masuk akan segera berbunyi dan


Kringg... Kringg... Kringg...


Benar saja belum selesai ucapan ku bel sudah berbunyi.


_


_


_


_


_


_

__ADS_1


TBC.


Terima kasih banyak semua nya😍


__ADS_2