
jangan lupa untuk vote dan like sebelum membaca kakak2😊
Happy reading~
****
Author pov~
"Kenapa sama mata lo clar?" tanya salah satu teman kelas nya
"Engga papa kok, tadi cuma kelilipan debu" jawab clara
Fairy dan calista yang sedang berbincang pun menoleh kan kepala nya untuk melihat kearah clara yang sedang menuju kursi nya
"Habis diapain lo sama kak satria sampe sembab gitu itu mata" tanya calista setelah clara duduk
"Gila gue baru kali ini ngelihat kak Satria semarah itu" jawab clara menatap kedua sahabat nya
"Emang kamu diapain clar" tanya fairy
"Gue dibentak habis-habisan fai, cal sumpah gue kaget banget tadi" jawab clara dengan mengingat dimana satria memarahi nya
"Sama dong lo enak cuma dibentak lah gue udah dibentak habis itu disosor pula nihh liat sampe bengkak bibir gue oleh kelakuan kakak lo" ucap calista pelan kepada kedua nya
"Kamu disosor juga cal?" tanya fairy kaget
"Shutt, jangan keras-keras suara lo fai" seru calista dengan menaruh telunjuk nya dibibir
"Hehe aku kan kaget cal! Tapi kamu serius disosor juga sama kak langit?" tanya fairy lagi
Sedangkan yang ditanya hanya tersenyum malu dan menganggu kan kepala nya sebagai jawaban
"Pantes aja bibir kamu bengkak kayak gitu ternyata!! tapi aku juga tadi dimintain vitamin sama kak naga" Ucap fairy dengan malu-malu
"Vitamin apa?" tanya kedua sahabat nya
"Morning k*ss" jawab fairy menatap kedua nya bergantian
"Hah serius jangan-jangan ketiga orang itu sudah janjian" ucap clara
"Maksud lo? Lo juga disosor kak satria clar?" tanya calista kaget
"Iya. Dan itu sama-sama yang pertama untuk kita berdua" jawab clara
"Emang dasar ya ganteng-ganteng tapi mesum" ucap fairy
"Gue juga gak nyangka gue kira ketiga orang itu gak semesum yang gua kira" timpal calista
"Pr lo orang tiga udah belum?" tanya alex si ketua kelas mengagetkan ketiga nya
"Ahh iya udah kok" jawab calista
"Aku juga udah kok" jawab fairy
"Gue juga, nih" jawab clara memberikan buku yang berisi Pr dari salah satu guru
"Ini bel masuk nya udah bunyi belum sih?" tanya clara
"Sudah tapi sepertinya ibuk itu tidak masuk" jawab alex yang sedang merapikan buku-buku teman nya
"Kapan kok gue gak denger?" tanya clara
"iya lah gak denger kan abis disosor" goda calista
"B*cot lo!" jawab clara menonyor kepala calista
"Kalian ini kayak anak kecil saja, udah-udah" timpal fairy
"Ya udah gue pergi dulu mau ngumpulin nih buku-buku lo orang" pamit alex
"Iya lex makasih ya" jawab fairy tersenyum manis membuat alex merona
Kedua sahabat fairy yang melihat pun sampai menganggap dibuat nya fairy sungguh tidak ada kapok-kapok nya, pacar mereka saja yang tidak terlalu seseram pacar nya takut. lah ini yang punya pacar sudah melebihi ketua mafia masih saja seperti ini
"Lex mending lo pergi sebelum sang singa tiba-tiba ada disini" ucap clara mengingat kan
"Ohh iya" jawab alex yang paham akan maksud clara dan segera pergi dari sana
"Fai lo ini gak kapok-kapok ya" ucap calista menatap fairy
__ADS_1
"Emang aku kenapa?" tanya fairy
"Ini nih, lo kemanain ranking satu itu sampe lola kayak gini?" tanya balik calista
"Gak dikemana-manain, emang mau aku bawa kemana" jawab fairy
Clara dan calista yang mendengar jawaban fairy yang absurd itu pun hanya menghela nafas untuk menetral kan emosi kedua nya
Sungguh kepolosan fairy ini mampu membuat mereka naik darah padahal dia juara kelas tapi kenapa dia bisa ahh entah lah kedua nya pun tidak mengerti
"Gini fairy ku yang cantik tidak ada dua nya, lo tau kan tau kak naga itu posesif nya kayak apa" tanya calista
"Iya tau, terus apa masalah nya" jawab fairy menganggu kan kepala nya
Calista pun memmutar bola mata nya malas melihat fairy yang tidak mengerti-mengerti sedangkan fairy menatap kedua nya bergantian dengan wajah polos nya
"Kalau lo udah tau sifat kak naga!! ngapain lo senyum-senyum sama alex mau buat dia baper? terus dia ngedeketin lo kayak kak azka?" tanya Clara
"Hehe iya-ya. Tapi kan aku gak ada maksud kayak gitu" jawab fairy
"Tetep aja! Jadi mulai sekarang lo harus jaga jarak sama cowok-cowok tapi kalo lo mau liat kak naga marah sih terserah lo" ucap calista tegas
"iya-ya dehh makin cinta deh sama kalian berdua uhh" jawab fairy dengan mencium pipi kedua nya
"Geli tau gak" ucap calista
"Jijik gue fai liat lo gini" ucap clara
"Jadi kalian jijik punya sahabat kayak aku? Ya udah aku minta maaf" seru fairy sedih
"Apaan sih baperan" jawab calista
"Iya loh fai cuma bercanda lo ini" jawab clara
Mereka pun tertawa lepas membuat teman-teman kelas nya melihat kearah ketiga nya
"Uppss sorry teman-teman ke ganggu ya" ucap fairy
"Gak papa kok fai lanjut aja toh kita juga lagi bercanda juga" jawab salah satu teman perempuan nya
"Siap!" jawab ketiga nya dan tertawa lagi
****
Setelah tiga jam lama nya berkutat dengan soal-soal yang membuat sakit kepala ketiga nya pun keluar dari ruangan untuk pulang
"Lo orang mau pada langsung pulang?" tanya naga
Mereka pun mulai berjalan ke parkiran untuk ke mobil masing-masing
"Mau kemana lagi! Mau bantuin bokap gue di perusahaan pun gak dibolehin sebelum ujian kelar" jawab langit
"Gue juga disuruh ayah buat fokus untuk ujian ini" jawab satria
"Kalau gitu keapartemen gue aja yuk" ajak naga
"Sekalian gue juga mau ngecek apartemen gue udah lama gak gue tengokin" jawab satria
"Gue juga deh kasian tu apartemen gue ditinggal tuan nya cukup lama" jawab langit
"Ya lu berdua untuk apa beli apartemen kalau gak ditempatin" ucap naga
"Kan buat jaga-jaga ga" jawab satria
"Jaga-jaga apa" tanya naga
"Siapa tau gue diusir ayah kan gak bingung mau kemana" jawab satria
"Jadi lo berharap diusir nih dari rumah" tanya langit
"Ya engga lah gila aja lo" jawab satria
Sesampai nya diparkiran ketiga nya pun berpisah menaiki mobil masing-masing naga yang menaiki mobil Ferrari laFerrari nya dan Langit yang biasa membawa Lamborghini nya kini membawa sport kesayangan nya dan satria membawa Lamborghini nya kebalikan dengan langit
Mobil ketiga nya pun melesat dari gerbang sekolahan dengan beriringan menuju apartemen dan tak butuh waktu lama mobil ketiga sudah terparkir dibasment apartemen
Berjalan beriringan menaiki lantai tiga puluh menggunakan lift tapi saat lift akan tertutup ada seorang perempuan dengan rambut sebahu dan ya lumayan cantik dengan body yang pas untuk umur nya
"Maaf apa aku bisa bareng?" tanya gadis itu
__ADS_1
"Iya masuk saja" jawab satria
Sedangkan naga tidak menanggapi dan menekan lagi tombol agar lift nya tertutup dan bergerak gadis itu pun buru-buru masuk
Selama didalam lift gadis itu tidak henti-henti nya memperhatikan naga yang terkesan cool dengan wajah tampan dan rahang yang tajam bagi nya. satria dan langit pun menyadari tatapan gadis itu
Ting!!
Setelah lift terbuka naga pun melangkah kan kaki nya tanpa menengok kanan kiri sedangkan gadis itu pun mengikuti dari belakang
Tepat dipintu 309 langkah naga berhenti dan ketika akan menempelkan kartu akses masuk nya satria pun bersuara sehingga menghentikan tangan naga yang akan membuka pintu apartemen
"Lo ngapain ngikutin kita?" tanya satria kaget ketika melihat gadis itu ada dibelakang mereka
"Aku gak ngikutin kok, ini apartemen aku" tunjuk gadis itu pada pintu yang bertuliskan nomor 315 dan berhadapan dengan apartemen naga
"Oh gue kira lo ngikutin kita" ucap satria
"Ini apartemen kalian tiga" tanya gadis itu
"Bukan, ini apartemen teman gue. kita bertiga apartemen nya bersebelahan yang itu punya gue dan yang itu punya temen gue yang ini" tunjuk satria menunjuk pintu dengan nomor 308 punya dia dan 310 punya langit
"Kalau begitu kita tetanggaan dong" ucap gadis itu
"Tapi kok gue gak pernah lihat lo sih, setau gue pintu 315 itu kosong" tanya satria
"Iya aku baru dua hari yang lalu nempatin"
"Oh ya, kenalin nama aku Violet Maheswari" ucap gadis itu mengulur kan tangan nya
"Satria Ega Diwangkara" jawab satria menerima uluran tangan gadis yang bernama violet
"Ahh dari keluarga pengusaha Diwangkara" ucap Violet
"Violet" ucap violet kepada naga
Tapi naga tak berminat menerima uluran tangan gadis itu hanya menatap dengan wajah datar nya dengan kedua tangan didalam saku celana
"Ga" panggil langit membuat naga melihat kearah nya
"Itu" tunjuk langit dan tatapan naga pun beralih ke gadis itu lagi
"Naga" jawab naga datar tanpa menerima uluran tangan itu
Langit yang tak tega melihat itu pun langsung mengambil alih menerima uluran gadis itu
"Langit Putra Angkasa" ucap langit memperkenalkan diri
"Wahh beruntung nya aku bisa berkenalan dengan anak-anak pengusaha hebat" seru gadis itu setelah mengetahui identitas langit
"Kalian berdua masih mau disini atau mau ikut gue masuk" tanya naga dan menempelkan kartu akses masuk nya
Ceklek!!
"Masuk dong" jawab satria kepada naga yang sudah terlebih dahulu masuk
"Ehh violet kita duluan ya, dan maaf juga atas sikap temen gue orang nya emang kayak gitu tapi kalo sudah kenal lama juga enak kok" ucap satria
"Iya gak papa kok santai aja" jawab violet
"Kita masuk dulu ya" pamit langit dan satria masuk ke apartemen naga dan tak lupa menutup pintu nya
"Menarik. Lihat saja aku akan buat kamu jadi milik aku" ucap violet dengan menyeringai menatap pintu apartemen naga
"Naga!! Nama yang bagus sesuai dengan orang nya"
Setelah nya dia masuk ke apartemen milik nya yang berhadapan langsung dengan apartemen naga.
_
_
_
_
_
_
__ADS_1
TBC.
Terima kasih banyak😊