
📢 perhatian..Novel ini mengandung unsur kekerasan, tidak untuk di contoh atau di praktekkan. segala sesuatu yang di gambarkan adalah karakteristik dari protagonis dan tidak bertujuan memberi pengaruh Negatif~
"Perjanjian apa yang kak keans buat dengan pria sial*n itu?"
Deena mengajukan pertanyaan ketus kepada sahabat Abang nya, membuat ketiga lain nya ikut penasaran.
"Perjanjian? perjanjian apa yang dimaksud Deena bang?"
tanya Kalvin mencari tahu, keans menundukkan kepala dengan raut penuh penyesalan.
keans mulai menceritakan kejadian di masa lalu, Berawal dari 3 tahun yang lalu, Keans, Kevin dan radex adalah sahabat dekat, mereka lah geng yang paling di takuti di saat itu, di antara mereka bertiga ada seorang wanita bernama Hanna, dialah wanita yang sangat mereka jaga, mereka memperlakukan Hanna layaknya seorang ratu, hingga Hanna mulai jatuh cinta kepada Kevin Abang dari Deena, namun saat itu yang menyukai Hanna adalah radex.
Mungkin kalian bisa menyebut kisah ini dengan cinta segitiga, sejak kejadian itu hubungan radex dan Kevin menjadi tak baik,
Keans selaku penengah di antara mereka mencoba menjelaskan kan bahwa persahabatan ada di atas segalanya, tidak sepantasnya mereka bertengkar hanya karena wanita,
Pada akhirnya radex menjadi Pihak yang mengalah, ia mengikhlaskan hubungan Kevin dan Hanna dengan syarat, Kevin harus berjanji untuk menjaga Hanna di sisa hidup dan tak boleh sekalipun membuat wanita itu menangis.
Empat orang kembali menjalin hubungan hangat tanpa ada masalah satu sama lain, hingga keans pria yang paling berpengaruh di geng mereka terlibat kasus pengeroyokan seorang siswa hingga meninggal.
Kematian itu menciptakan dendam kesumat dari pihak siswa yang tewas.
Dalam perseteruan itu tanpa keans sadari ia telah menyeret Kevin ke masalah besar, dimana kelompok geng itu berpikir Kevin lah pelaku pembunuhan tersebut.
Dan ini lah awal kekacauan di mulai, mereka menyandera Hanna selaku pacar dari Kevin, membuat semua semakin memanas yang mengakibatkan Hanna menjadi korban dalam tragedi tersebut, wanita itu meninggal di usia 16 tahun, dan korban lain nya adalah si pelaku pembunuh Hanna, Kevin membunuh pria itu membabi buta walaupun demikian kematian pria itu juga tak bisa mengembalikan Hanna, saat akan di lakukan penyelidikan oleh polisi keans mengambil alih pembunuhan yang di lakukan Kevin dan di vonis 1 tahun penjara dengan berbagai pertimbangan.
Sementara Kevin dengan penuh penyesalan harus tetap melanjutkan sekolah demi reputasi keluarga. dan radex yang tak terima atas tindakan Kevin, memilih berpisah dan berhenti dari pendidikan.
Ia sudah terlalu jijik, hingga untuk satu sekolah pun tak Sudi, saat itulah ia menjadi pria emosional dan bringas.
Kevin adalah satu-satunya yang berhasil menyelesaikan pendidikan SMA saat itu.
Berbicara tentang janji di gudang,
__ADS_1
Deo adalah salah satu anggota dari Radex, itu sebabnya Keans tak ingin bermasalah dengan nya, mereka memilih mengakhiri nya di hari itu, dengan tujuan kevin tak mengetahui kalau adiknya telah di ganggu anggota Radex.
Inilah perjanjian yang keans dan Deo bicarakan, jika tak ingin pertempuran besar terjadi maka mereka harus diam dan tak saling ikut campur.
...****************...
Setelah mengetahui alasan dari keans, Deena mulai berhati-hati dengan Deo, sebagai adik ia juga tak ingin membangkitkan perang dingin di masa lalu,
Namun tingkah Deena yang seakan takut membuat Deo semakin besar kepala, ia mulai seenak nya dan merasa paling berkuasa.
Di kantin sekolah, seluruh siswa tampak begitu tenang menikmati makan siang mereka, seperti biasa Kamaru menjadi satu-satunya yang tak memiliki teman, ia duduk di meja paling sudut dan mulai melahap makan siang nya, akan tetapi ketenangan itu seketika berakhir saat Deo datang dan menumpahkan segelas air putih dari mulut ke hidangan Kamaru, membuat pria 16 tahun itu terhenti menyendok makanan, sementara Deo mantap nya dengan senyum puas.
Kamaru mencoba menahan diri dan tetap tenang, ia berdiri dan mulai meminta hidangan baru,
Buk bisa minta 1 hidangan yang baru?"
"Bisa le, sebentar ya"
sahut ibu kantin yang telah 10 tahun bekerja disana.
Deo tampak kegirangan menggoda Kamaru.
"Jika hari ini aku berambisi untuk melawan mu, mungkin kau akan terkesan, namun aku tak ingin membuat sampah menjadi terkesan"
Kamaru memberi jawaban menohok yang sontak saja membuat seluruh siswa di ruangan itu tertawa,
Harga diri Deo sedang di permainkan di depan umum, ia yang tak terima dengan segera menghantam talam hidangan ke kepala Kamaru, Seketika suasana menjadi ricuh, para siswa kembali berteriak histeris, baru seminggu yang lalu perkelahian terjadi, apakah hari ini akan terjadi lagi?
Kepala pria itu di penuhi dengan tumpahan sayur mayur dan nasi, tak ingin diam saja ia meraih kursi kantin dan membenturkan nya ke tubuh Deo, pria itu jatuh tersungkur di sudut ruangan, emosi Deo semakin memuncak dan dengan segera berdiri untuk membalas Kamaru, sementara Deena yang sedari tadi menahan diri kehabisan kesabaran, ia mendorong Deo menjauh, situasi sengit antara remaja ini menjadi semakin menarik.
"Deena!!!!!!!!!!"
suara Keans menggema begitu keras di ruangan mengalihkan fokus semua orang, pria itu berjalan mendekati ketiga remaja yang sedang terbakar emosi, ia menarik tangan Deena dengan niat membawa nya pergi, namun wanita itu menepis tangan pria yang paling di segani di sekolah tersebut.
__ADS_1
"Kak keans bisa pergi, ini masalah ku!"
Deena membuat permintaan, namun Keans seakan tak mendengar kalimat yang gadis itu katakan, ia kembali menarik tangan Deena dengan paksa,
"Aku bilang pergilah!!!!!!!!!"
wanita itu mulai kesal, Nada suara nya tak lagi datar seperti biasa, keans tak habis pikir mengapa wanita ini begitu bersikeras kepada bocah ingusan itu.
"Jadi kau lebih memilih bocah itu dibandingkan kak..."
"Aku bilang ini urusan ku, aku tidak akan melibatkan siapapun termasuk Kalvin, zoy dan kakak"
Keans menatap wanita itu dengan wajah tak senang, "Baiklah, urus-urusan mu dan jangan cari kami"
Sementara Deo yang melihat peristiwa itu merasa puas, ia tahu Deena tanpa keans Kalvin dan zoy bukanlah apa-apa, pria itu tersenyum lebar dan mulai mendekati Deena,
"Sekarang apa?"
"Mari buat kesepakatan"
Deena langsung ke inti tanpa banyak bicara, sementara Deo tersenyum angkuh,
"Kira-kira apa yang akan kau tawarkan jika aku bersedia?"
Deena menatap ke arah Kamaru yang masi meradang, kemudian beralih pandang lagi ke Deo.
"Ikuti aku"
perintah wanita itu kepada Deo, sembari berjalan menuju gudang tempat para geng biasanya berunding.
...----------------...
Bersambung......
__ADS_1
ikan hiu makan kaca yu lanjut baca⏩