Hati Yang Merindu

Hati Yang Merindu
Kembali kesekolah


__ADS_3

SELAMAT MEMBACA


Setelah satu minggu dirawat, akhirnya Ames keluar dari rumah sakit. Tetapi tetap saja Ames tak boleh terlalu capek.


Hari ini Ames mulai aktif lagi di sekolah. Sudah hal yang lumrah bagi para guru maupun bagi kepala sekolah jika Ames tidak masuk sekolah selama itu. Karena semua dewan guru mengetahui keadaan Ames, sehingga mereka semua memaklumi.


"woyyy,, kemana aja baru keliatan? Ames kaget saat bahunya ditepuk oleh sahabatnya, dan diteriaki tepat di kupingnya.


"sialan ,,lu ngagetin gw aj! " sewot Ames.


"waahhh,, somplak kyaknya otak ni bocah', ditanya malah ngloyir jha", Aura mengejar Ames.


"Mes,, diihhh ditanya bgitu bnerr,,lu knpa kagak berangkat lama banget",


"Biasa,,gw di rawat lg" mata ames sendu.


"gilaaa,,lu knpa gx ngabarin gw sih? ,emang lu anggep apa gw ini? ".


"sorry gw gx bermaksud,,selama gw sakit gw gx tau hp gw kmn" .


"lu udah gpp kan sekarang?"


plettaaakkk....


Ames menyentil jidat Aura.


"kenapa lu dodol banget sihhh,, kalo gw udah disini berarti gw sehat".


"aawwww,,, sakiitt tau mess".


"kenapa siihh lu nyebelin banget mes!! " teriak Aura.


Percakapan mereka berganti ketika memasuki ruang kelas. Kebetulan sewaktu masuk kedalam kelas tak berselang bel masuk sekolah berbunyi.


skip.


teettt... tettt.....


Belll berbunyii tanda pelajaran telah berakhir. Kini Ames dan Aura berjalan keluar sekolah. Ketika mereka sampai di depan gerbang ternyata sudah ada Zidan yang menunggu Ames pulang.


Amesss melambai tangan dengan menampilkan senyum manisnya.


"sayangg" .


"Ra ,,lu mau pulang bareng kita apa gmn?? " .


"gak,, ahhh ntar gw ganggu, lagiankan gw bawa mtor lu mes".


"ouh iyaa,, yaa,, lupa gw ,,hahah",telunjuk ames memegang ujung pelipisnya.


"yaudah gw duluan yaa, daaahhh".


"hmmm, daahh",,Aura kembali masuk menuju parkiran untuk mengambil mtor.


++++++++

__ADS_1


Didalam mobil.......


"Yanggg,, kita makan dulu,, sebentar yaa? ",zidan pasang muka memelas.


"yaudah dehh akuu jg udahh laperr".


"Kita mampirr ke restoran favorit kita yaa",,,


"up to you yaanggg" saut ames.


huuufffttt.....


Ames tiba tiba enghela nafas panjang.


"kmu knpa yanggg" zidan panik.


"aku gpp yanggg"..


" yang bneerr kmu gpp?? " ,,


"hmmm,,, aku gpp,, cuma perasaan aku jha tiba tiba gx enak".


"gak enak knpa sihhh yanngg? "


"Aku jg gak tau knpa,, tiba2 hati ku berdenyut kaya ada yang mau terjadi,, tapi entah apa? ".


Zidan menggenggam tangan Ames, "kamu positif thinking jha yanggg,, semoga semua baik baik ajhh, oke?? "..


"hemm",,dibarengi dengan anggukan Ames.


Ames berusaha menenangkan hatinya berharap tak akan ada hal buruk yang terjadi. Sesampainya mereka di restoran favorit mereka,, mereka langsung masuk dan memesan makanan.


"hmmm,, knapa? "..


"kamu udah gak papa kan, yanggh? "..


"iyya gx papa kok,, udah jgan ngomong mulu kalo lagi makan ntar keselek lho".


"Siiaapp bosss,, " ucap zidan.


Kini mereka makan dengan keheningan hanya suara sendok klontengan yang terdengar antara mereka berdua. Karna memang Ames paling tak suka jika sedang makan menimbulkan suara, apalagi sampai bercanda.


"haaahhhh,,, Alhamdulillahh,, Akhirnya kenyang juga" Ames memegang perutnya sambil menyenderkan kepalanya di bangku.


"kamu udah selesai yangg.. " di balas anggukan oleh Ames.


"Yaudah yuk kita pulang, aku gak mau kamu kecapean. "


Saat mereka berjalan di parkiran, tiba2 ada seorang wanita cantik seumuran dengan Zidan menghampiri mereka.


"lhoo,,, beebb kamu kok ada disini? " wanita itu bertanya sambil memeluk dan cipika cipiki sama Zidan.


Zidan mematung dengan muka pucatnya.


"beebb" gumam Ames.

__ADS_1


"beebbb,, siapa dia? " wanita itu menoleh kearah Ames dengan mata memicing.


Zidan tak bergeming. masihh dengan pemikiran nya yang kalut tapi tetep berusaha setenang mungkin.


Zidan takut Ames mengetahui semuanya.


"beebbb,, jawab dongg kalo aku lagi nanya!,,"


"kamu kenapa siihh,, akhir akhir ini berubah sama aku?, "


"udah seminggu kamu cuekin aku, gak ada kabar ditemui juga susah,, gak tau apa aku tuh kangen ama kamu beb" cerocos wanita itu tanpa memperdulikan keberadaan amess.


Jantung ames berdegup kencang kakinya lemes seketika, badannya bergetar menahan amarah.


Nyuuutttt....


Sakiitt,, rasanya melihat pujaan hati bermesraan dengan wanita lain. Apalagi wanita itu lebih sempurna di bandingkan dengan Ames.


Ames teringat ucapan Zidan saat berada dirumah sakit. Hatinya semakin hancurr,,, melihat kenyataan bahwa ucapan dan kelakuan Zidan jauhh berbeda. Ames seolah tak mengenali siapa sebenarnya sosok yang ia kasihi itu.


terlepas dari semua itu Ames masihh berusaha tenang. Ames menghela nafas panjang. Lalu mengulurkan tangannya kepada wanita cantik yang bergelayuutt pada Zidan.


"Kenalin, Saya Ames temennya Zidan".Ames melirik Zidan sambil menekan kata teman.


Sebenarnya Ames ingin sekali menamparr Zidan, bagaimana bisa lelaki itu bersikap tenang tanpa merasa bersalah padanya. Dan bagaiman bisa Zidan membiarkan wanita itu tetap bergelayut manja padanya tanpa perduli perasaan ames.


"ouuhhh,, cuma temennya tohh, kirain pelakor, kenalin aku pacarnya zidan," ucap wanita itu dengan sombongnya.


nyuuuttt....nyerriii rasaa hati ames dituduh pelakor oleh wanita itu.kembali ames melirik kepada Zidan, tak ada pembelaan untuknya dari zidan.Zidan masih dengan wajah datarnya.


"inikah yang kamu anggap tulus?, dalam hati ames.


"hmm,,kalau boleh tau udah berapa lama kalian pacaran",,tanya amess lagiii.


"Udahh sekitarr tiga bulanana lahh" wanita itu masih sombong.


"ouh baru 3 bulan tohh,,boleh kita kenalan lagi?? ames kembali mengulur tangan.


Wanita itupun kembali menjabat tangan dan menautkan alisnya,,heran dengan kelakuan Ames.


"kita kenalan sekali lagi,, kenalin saya wanita yang menjalin kasih dengan pria ini selama satu tahun , jadi bisa anda fikir sendiri disini siapa yang menjadi #pelakor#."


Dengan emosi tertahan Ames menunjuk Zidan dangan tangan kirinya.


"Ap...Apaaaa??? wanita itu melotot tak percaya.


"sayanggg" ucap zidan meraih tangan ames.


Ames menepis kasar tangan Zudan.


"okee,,karna tidak ada yang penting lagi saya permisi!!" Amess berbalik dan berlari menjauh dari mereka berdua.


jeengggg....jengggg...


bagaimana nasib Ames setelah ini????

__ADS_1


jgan lupa like n comenya yaaa kakak kakak readers..


terima kasih😇😇


__ADS_2