
selamat membacaπ
Mami Sinta mempersilahkan tamu nya untuk duduk. Kemudian dia mengambilkan air minum sekedar suguhan untuk tamu.
Ekkkhheeemm,, "silahkan di minum jeng, pak, seadanya semoga tak mengecewakan karna kami hanya orang biasa",
" tak apa,, terima kasih ini sudah dari cukup",,ucap mamah anggun, mata mama anggun melirik ke arah suami yang terlihat bgitu gelisah. Dan bergantian melihat mami sinta tetapi wanita ini tetap tenang dengan kelembutannya.
"bagini jeng,, maksud kedatangan kami kemari ingin berterima kasih kepada anda, karna selama ini sudah mau menjaga anak saya Ames dengan baik".suara mamah kemudian tercekat, berat rasanya ingin melanjutkan kalimat tetapi dia harus pikirnya.
Mami Sinta masih menjadi pendengar yang baik tanpa ada ucapan. Dengan tatapan lembutnya dia berusaha mengerti hati kedua orang tua kandung Ames ini.
"maaf sebelumnya jika saya kurang sopan, saya mohon kepada anda,, kembalikan anak saya" mamah dengan suara purau..
Mami sinta sempat tersentak kaget karna ucapan mamah anggun tetapi dia berusaha setenang mungkin untuk menghadapi ini. Dia ingin tahu seperti apa sebenarnya mau dari orang tua putrinya ini.
"saya mohon,, biarkan saya yang merawat Ames sekarang, anda tidak usah lagi campur tangan dengan kehidupan Ames, Karna saya lah yang berhak atas Ames". mamh anggun mulai menggebu,, namun mami sinta masih santuy .
"saya tahu,, mungkin anda ingin membalas dendam kepada kami dengan menjauhkan Ames dari kami,, saya tahu kamu marah pada keluarga kami akibat ulah suami saya,, tapi saya mohon jgan jauhkan Ames dari kami".
Sekarang giliran Ayah Hartono yang tersentak kaget. "app... appaa maksud mamh, dengan balas dendam?? tanya ayah Hartono dengan kebingungannya.
"Ayah gak usah menutupi semua nya lagi,, mamah udah tau semua apa yang terjadi antara kalian berdua". dan terjadilah perdebatan antara suami istri itu,, namun mami sinta masih diam dan tenang.
"appa,,, yang mamah ketahui? ayah mulai gugup hatinya bergetar hebat merasakan sesak.
"Saya tau kalian dulu adalah sahabat sewaktu kuliah,, saya juga tau kalo ayah Cinta mati sama dia, tapi Cinta ayah bertepuk sebelah tangan, lalu ayah berbuat nekat dan melukai hati banyak orang!! " mamah sinta menunjuk mami.
Dan yaa memang benar apa yang di katakan oleh mamah anggun. Dulu mami sinta adalah sahabat dari ayah Hartono. Mereka menjadi sahabat dari awal masuk kuliah di salah satu universitas di kota M.
Saking seringnya mereka menghabiskan waktu bersama timbulah rasa Cinta di hati ayah,, tetapi berbeda halnya dengan mai sinta yang hanya menganggap ayah sekedar sahabat tidak lebih.
Dan ketika mereka sudah menginjak Semester akhir, mami sinta di lamar oleh sang pujaan hati, mami sinta bahagia dan dia pun menceritakan perihal itu kepada sahabatnya. namun na as ayah tidak trima ayah marah, ayahpun mengutarakan isi hatinya tetapi mami sinta berusaha memberi pengertian kepada ayah.
Ayah hartono tetap tidak bisa menerima ini semua, dia berubah menjadi singa yang berbahaya karna sudah di selimuti amarah kecemburuan. Meledaklah amarah ayah hartono, amarah yang selama ini di tahan nya, cemburu yag selama ini menyelimutinya, selama ini dia masih bersabar berharap bahwa Rani akan menikah dengannya nanti akhirnya. Dan perkiraannya pun salah, selama ini Rani memang tidak pernah mencintainya.
(oh yaa aouthor lpa,, nama sali dari mami sinta adalah ARSINTA MAHARANI dan dia selalu di panggil rani oleh org terdekat).
Mata hati hartono telah di butakan oleh kecemburuannya hingga saat itu juga dia menyakiti Rani. Dia memperkosa gadis itu berharap setelah ini dia bisa memiliki Rani seutuhnya.
Tetapi perkiraan hartono salah lagi,, alih alih meminta pertanggung jawaban kepada hartono , Rani malah pergi bak di telan bumi tak ada satupun yang tau keberadaan nya hingga hartono seperti orang gila mencarinya namun tetap nihil.
Kemudian selang satu minggu dari kejadian itu Hartono menikah dengan Anggun karna perjodohan. Hartono di paksa menikahi anggun karna status keluarga anggun yang notaben nya orang berada.
Rani pergi karna rasa kecewanya,, kecewa terhadap sahabatnya,,, kecewa kepada kekasihnya. setelah kejadian yang merenggut kesuciannya itu Rani pergi ke apartemen sang kekasih untuk memberitahu semuanya. karna dia akan menikah maka dia tak mau ada yang di rahasiakan.
Namun sial bagi Rani,, karna dia mendapati sang kekasih sedang bercumbu dengan wanita lain di dalam apartemen nya.
Karna kepedihannya itulah dia pergi,, pergi meninggalkan kota kelahirannya. Dia memutuskan untuk tinggal di kota B.
Rani adalah anak yatim piatu... ayah dan bundanya meninggal ketika dia masih berada di sekolah dasar akibat kecelakaan. dia selama ini tinggal bersama sang nenek. namun neneknya pun meninggal pada saat dia kuliah semester 4.
__ADS_1
kembali ke laptop... πππ
"jadi saya mohon jgan teruskan balas dendam ini .aku dan suamiku akan menebus semua nya asal jgan kau ambil anakku".
Mami sinta memejamkan matanya menahan segala amarah,, dia tak trima atas tuduhan itu.
"apakah anda sudah selesai bicara jeng?? "di jawab hanya dengan anggukan oleh mamah anggun.
sejenak hanya hening yang ada di ruangan itu.
"saya tegaskan kepada kalian, saya memang manyayangi Ames seperti anak saya sendri, tetapi saya tidak pernah merebutnya dari kalian apa lagi menjauhkan kalian dari anak kandung kalian!! kalianlah yang menutup ruang untuk ames lebih dekat dengan kalian.
"Asal kalian tau awlnya saya melarang anak saya untuk bergaul dengan Ames karna sikapnya yang cenderung pendiam dan dingin!!. tapi ketika anak saya menceritakan bagaimana penderitaan anak itu aku mulai simpati.
"dan jujur saja saya awalnya tidak tau kalu dia adalah anak kalian,, tetapi setelah pertemuan kita beberapa tahun lalu,, saya jadi menyadarinya. mata mami sinta menatap mamah anggun.
"sungguh picik pikiran anda nyonya Anggun,,,, anda salah jika menuduh saya sedemikian rupa"..
"sekarang anda pikir baik baik,, untuk apa saya melakukan semua itu?? adakah untungnya buat saya???.
"atas dasar apa anda menuduh saya!!! mami mulai menunjukkan taringnya.
"Jika saya mau menghancurkan keluarga anda kenapa harus melalui anak anda?? kalau saya mau saya bisa menghancurkan anda pada saat pesta pernikahan anda dengan tuan hartono,, karna pada saat itu kemungkinan besar anda pasti langsung ditinggalkan dmi saya!!
"tidak kah anda berpikir kesalahn apa yang anda lakukan terhadap Ames hingga dia tak pernah menanggap kalian ada??!
"maafkan saya,, mungkin saya memang egois tetapi,, saya hanya ingin menjadi orang tua yang baik untuk kedua putriku", sesal mamah anggun.
"sudahlah tidak perlu ada yang di sesali semua sudah terjadi,, dan sekarang pergilah dari rumahku,, satu lagi kalo anda ingin Ames menyayangi kalian,,, ames memang sudah menyayangi kalian dari dulu,,, sekarang tinggal kalian saja bagaimana sikap kalian terhadapnya.
"dan satu lagi,, jgan pernah menyuruh saya menjauhi Ames karna dia adalah putriku, aku menyayanginya seperti putriku sendri, tak ada orang tua yang mau jauh dari putrinya kecuali orang itu sudah gila!!!
Mata mami sinta memicing,,, perkataan terakhirnya begitu menusuk di hati kedua orang yang ada di depannya itu.. yahhh memang itulah tujuan mami sinta mengucapkan itu... itu adalah sindiran yang telak sekali.
"Silahkan keluar pintu ada di arah sana"..mami sinta menunjuk ke arah pintu.
"naiklah,, sekali lagi maafkan kami jika kedatangan kami mengganggu waktu istrahat anda" ucap mamah anggun lemah.
Dia menyesal telah menuduh mami sinta yang tidak tidak, karna pada kenyataannya hartono dan dialah yang bersalah disini.
Ketika mereka sedang berpamitan tiba2 pintu terbuka dari luar.
"assalammualaikum",,seraya orang tersebut masuk ke dalam...
"eehhh ada tamu,, mereka siapa mi?? "
"wa alaikum salam,, ucap mereka bertiga serempak"..
Aura menyalami Hartono dan Anggun. Ketika tangan hartono berjabatan dengan Aura hatinya berdesir. wajah gadis itu mirip sekali dengan adik semata wayangnya. yang sudah meninggal dunia sewaktu SMA dulu karna kecelakaan.
"Lintang,, apakah ini kamu?? ,,hartono tanpa sadar kelepasan.
__ADS_1
"eehhh maaf om,, nama saya Aura bukan Lintang".
"aura ayo masuk kekamar bersihkan badan kamu dlu lalu pergi makan",,
"tapi kan mi lagi ada tamu gak sopan tau di tinggal",,
"sudah sana bau tau badan kamu,, mereka juga udah mau pamit"tukas mami sinta.
"iihh mami rese banget sihh aura kan malu",,aura mencium ketiaknya lalu nyengir kuda kepada kedua orang tua ames.
Memang aura sedang di banjiri oleh keringat karna dia pulang dari jogging.
"maaff,, om tante aura masuk dulu yaa" ,,,,
"cuuppp,,, daahh mami sayang,,, aura mengecup pipi Mami Sinta sekilas lalu berlari menuju kamar,,
"dasar anak nakal". gumam mami sinta.
"kalau begitu kami pamit dulu jeng,, maaf sekali lgi atas kelancangan saya tdi,, pamit mamah anggun.
Mami sinta hanya menganggukan kepalanya kemudian mengantar mereka keluar halaman.
Dalam perjalanan pulang hanya keheningan didalam mobil mereka sibuk masing2 dengan pemikiran mereka.
"sinta orang yang baik yaa yah",, mamah anggun berusaha memecah keheningan.
"dia orang yang lembut dan penyayang pantas saja ames betah kalo ada disana",,,
"ayah mikirin apa sih. gak dengerin mamah ngmong". mamah anggun sedikit berteriak karna kesal Tak ada respon dari sang suami.
"aahhh,, iyya ada apa mah,,, maaf ayah lagi fokus nyetir" dalih ayah.
"kalau ayah kepikiran tentang gadis tadi,,, ayah rak usah bingung karna dia memanglah anak kandungmu". mamah anggun terisak..
"appaaa!!! jadi benar dia anakku??? kenapa kau bisa tau semua,? aku saja sudah lam mencarinya namun hasilnya nihil.
ayah terkejut sekaligus heran. atas sikap mamah anggun ini,, dia sudah mengetahui rahasia hartono tetapi tetap bisa tenang.
"maafkan aku,, sebenarnya aku tau dari awal kita menikah,,, karna mama menceritakan semua nya padaku,, mama meminta aku agar aku menutup semua akses tentang Rani, dan kebetulan itu di permudah olehnya karna dia mengganti nama panggilannya.
"maaff,,, aku salah,, besok kamu harus selesaikan masalahmu dengannya,,, tapi kamu harus janji tidak akan meninggalkanku" mamah masih terisak.
cckkiiiittttt,,,,,
Ayah mengerem mobilnya,, menepikannya di pinggir jalan,,, kemudian dia memeluk istrinya... tenanglah aku tak akan pernah meninggalkanmu.. karna hanya kamu yang ada dihatiku sekarang. aku hanya merasa bersalah pada rani, atas prilaku ku dulu. karna obsesiku aku menghancurkan hidupnya.
Kamu tenang saja selama ini pun aku membantunya dari belakang,, aku tak pernah mempersulitnya. kata mamah anggun.
"terimakasih kamu telah menjadi istri luar biasa untukku... maaf atas semua sikapku selama ini". ucap lembut ayah.
"sekarang mari kita perjuangkan anak anak kita,, kita perbaiki sikap egois kita,,, jangan sedih lagi oke?? ".
__ADS_1
Merekapun kembali melanjutkan perjalanan untuk pulang kerumah.