Hati Yang Merindu

Hati Yang Merindu
Ingatan menyakitkan


__ADS_3

Sedikit informasi dari author,,,


Diandra yg dimaksud di episod sebelumnya adalah adik kandung dari Ames. ANISA DIANDRA PRAMESTI nama lengkapnya .dia adalah


anak kedua dar pasangan suami istri Hartono Soedibyo dan Anggun Kinanti Soedibyo.


Pasangan suami istri ini memiliki perusahaan nya di Jepang yang bergerak di bidang properti. Mereka selama ini tinggal di Jepang karna tuntutan pekerjaan.


Bukan tanpa alasan Ames selalu ditinggal oleh orang tuanya di Indonesia. Karna dari kecil Ames mempunyai fisik yang lemah makanya Ames tak pernah di ajak bepergian oleh orang tuannya. Dulu sewaktu kecil Ames selalu bersama kakek dan neneknya yang juga cenderung kurang perhatian kepada Ames.


Tetapi ketika Ames kelas 2 SMA Nenek dan kakeknya kecelakaan hingga mengakibatkan mereka meninggal. Kejadian ini tidak berpengaruh kepada Ames karna memang perlakuan kakek dan neneknya kurang baik.


Karena kakek dan neneknya juga orang tua Ames mengira kalau Ames itu sudah sembuh dari sakiitnya.


flashback on.


"maa kayaknya aku mau netep jha dech di Indo"ucap Anggun melalui telpon. saat itu Ames baru kelas tiga SMP.


"lohh,, kenpa sayang ??bukanya usaha suami kamu lagi sukses suksesnya disana? " ,

__ADS_1


"Iya mah tapi kasian Ames",,


"udah kamu gak usah pikirin anak nakal itu, biar mamah yang urus dia disini, ".


singkat cerita...


Kakek dan nenek ames selalu memarahinya dengan berbagai kata kata menyakitkan bahkan sampai mengatainya anak pembawa sial karna fisiknya yang lemah.pada saat itu dokter blm menyimpulkan tentang penyakit ames, dokter hanya mengatakan kalau fisik ames terlaku lemah maka ia tak bisa terlalu capek apa lagi bepergian jauh,,itu akan mempengaruhi kekebalan tubuhnya. Maka dari itu Orang tua Ames terpaksa mempercayakan ames pada kakek dan nenek nya.


Hanya Diandra lah yang di ajak oleh Hartono dan Anggun karna gak mungkin mereka berdua di tinggal.Karena pasti kakek dan nenek Ames akan kwalahan mengurus dua anak.


Tetapi hal ini malah di manfaatkan oleh kakek dan nenek ames. Mereka menjadikan ames ladang uang dan memperlakukan kedua orang tua Ames seperti sapi perah tanpa mereka sadari.


Hingga orang tua Ames jengah kepada Ames dan perkataan kakek neneknya di perkuat oleh sikap dingin Ames kepada orang tua nya yang cenderung tak perduli kepada mereka.


Tanpa mereka sadari , sesungguhnya itu hanyalah bentuk kekecewaan Ames atas ketidak adilan yang ia trima selama ini.


Ames tak pernah berbicara apa pun kepada orang tuanya, karna dia tau apapun yang dia katakan tak kan pernah di dengar oleh orang tuannya.


Hingga setelah kakek nenek meninggal, Ames diajak orang tuannya untuk menetap di Jepang. Namun dia menolak keras permintaan tersebut karna dia enggan meninggalkan kebahagiaan yang baru dia dapat. Dan yaaa,,, kebahagiaan itu ialah ketika dia jatuh Cinta kepada Zidan dan kini sudah berstatus pacaran.

__ADS_1


Karna zidan mampu memberi kebahagiaan yang tak pernah dia rasakan sejak kecil.


flash black off


"yanggg,, "mengguncang bahu Ames.


Ames tersentak karna tindakan dari zidan.


"hmm"..gumamnya


"kamu kenapa yang? ",,


"gpp kok,, yuukk masukk udah mulai panas ini"..karna memang cuaca lagi musim kemarau panjang, walau jarum jam masih menunjukan pukul 7.09 tetapi matahari mulai terik.


"lho,, kok masuk? " zidan melongo menatap Ames.


"ckkk katanya pengen aku sembuh?? , ya ayuk keruang perawatan" ames kesel.


Zidan masih terdiam dan melongo,tetapi langkah kakinya gontai mengikuti langkah Ames. Dia bingung sebenernya gadis seperti apa Ames ini bisa berubah cepet moodnya. Walau begitu dia tetep bersyukur sang gadis pujaan hati kembali bersemangat.

__ADS_1


"Alhamdulillah,,, terima kasihh yaa Tuhan" ucap Zidan dalam hati.


__ADS_2