
selamat membaca😉
Peringatan 21++++
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Kini Zidan dan Bella tengah berada di apartemen Bella. Sepulang dari restoran Bella ingin menghabiskan malam bersama Zidan seperti biasa yang sering mereka lakukan. Walau perasaan Zidan tengah kalut karna ketakutannya akan di tinggal oleh Ames, namun disisi lain dia tidak bisa menahan gairahnya terhadap Bella yang sedari tadi menggodanya.
Zidan duduk disofa ruang tamu dengan Bella yang berada di pangkuannya.
"Beb aku percaya sama kamu, kamu gak mungkin ninggalin aku, karna aku udah kasih semua samamu",bisik Bella di telinga Zidan yang mampu membangkitkan gairahnya.
__ADS_1
Bella selalu punya cara untuk merayu Zidan, dan itu pasti berhasil. Zidan juga hanya manusia biasa yang tak mampu menahan hasrat. Bak istilah kata kucing mana yang bisa menolak jika di kasih ikan.
"Bella menggesek gesekkan pantatnya memancing Zidan junior agar berontak, dan benar saja dia berhasil.
Zidan memejamkan matanya menikmati setiap gesekan ulah Bella, karna rasa nikmat itulah lamunan nya tentang Ames buyar. Dia meyakinkan hatinya bahwa Ames pasti akan memaafkan semua kesalahannya karna dia tau seberapa besar kasih sayang gadis itu padanya.
Dia memang mencintai Ames tetapi dia tak bisa menyalurkan hasratnya pada Ames, karna gadis itu selalu saja menolak, sebab itulah dia kini berakhir bersama Bella yang mampu memuaskan seluruh hasratnya.
"kamu nakal yaa sekarang beb,, Zidan menyeringai kemudian melumat lembut bibir Bella.
"eeemmmmhh,,, beebb,,, desah bella.
Desahan demi desahan keluar dari mulut mereka berdua dan kini lumayan lembut itu mulai menuntut lebih.
Zidan melumat lebih dalam lagi mulut Bella, lidah mereka saling bertautan.
Tangan Zidan tak tinggal diam , tanan kanan kini mere*** dua gundukan kenyal milik Bela. tangan kirinya masih Setia membelai punggung bela.
Zidan melepas lumatannya,, diraihnya dress bella untuk dilepas. Tak ketinggalan bra dan juga cd bella. kini bella tanpa sehelai benang pun.
Dirabanya semua badan nella hingga menimbulkan suara desahan bella.
"ayoo beeebb,, teriakan nama ku di setiap desahanmu."..
Gairah seorang Zidan kini tak terbendung lagi.. direbahkannya tubuh bella di sofa, kemudian kedua tangannya bermain di kedua benda kenyal milik bella.
"aahhhh,,, zidan,,, nikmat,, beb,, desah bella ketika zidan melumat habis pay*****nya,,
secara bergantian zidan terus melumat pay* bella sembari kedua tangannya terus mer dengan gemas.
"aahhh,, nikmati sayang,,, sungguh nikmat daging tak bertulang ini,, seru zidan disela sela kegiatannya...
"aahhhhhh,,,, sayanggg,,, nikmattt luarr biasaa. ,, tang, an,,, mu,,,, nakal,,, zi,, dann,,,, ahhh,,, bella terbata karna tak kuasa menahan nikmat di kala tangan kanan zidan membelai selakangannya dan memasukkan jarinya di lubang senggamanya....
"aaahhh,,, ayooo sayang,, teruss teriakan namaku keluarkan kenikmatanmu,,,, dengan masih terus mempercepat gerakan tangannya yang maju mundur...
"ouuhhh,,, aahhh,,, zidan,,,, aku,,kelu,,,aarrr,,, aahhhh" menyembur cairan kenikmatan bella.
Dengan sigap Zidan membuka kedua kaki bela dan melahap habis ** ***** bella.
__ADS_1
""eemmmmhhh,,,ini enaakk sekali sayang,, ucap zidan meminum habis semua cairan itu, dan kini dia bermain main dengan bibir va**** bella sesekali dia menggigitnya gemas,..
"aahhhh,,,zidann,,,aku mauuu,,,ahhh,,desah bella.
"ayo sayang katakan kamu mau apa? zidan masih memainkan lidahnya di bawah sana dia berusaha memasukkn lidah nya ke dalam lubang senggama itu..
"aahhh,,,,zidannn akuuu gak kuat,,, aaahhhhhhh,,,lenguhan panjang bela menandakan dia telah org**** lagi.
setelah zidan melumat habis cairan kedua bella, dia bangkit mencium kening bella seraya berkata " tunjukan kelihaianmu sayang"..
.
.
.
.
.
.
.
...
.
.
.
.
waahhhh ternyata zidan kucing...
hehehe... kucing garong...
.wkwkwk..... jgan kecewa ya readers terus ikuti cerita ini....
__ADS_1