
selamat membaca😉
Ames masih mematung dengan keterkejutanya. Tanpa dia sadari bahwa kini tubuhnya telah direngkuh kedalam pelukan zidan. Ames sibuk akan pikirannya sendiri... bingung harus berekspresi seperti apa,, di satu sisi dia bgitu bahagia bisa bertemu orang yang teramat dia rindui orang yang dicintainya,, namun disisi lain kekecewaan atas sikap zidan yang brengsek selama ini membuat hatinya remuk,, hancur ,,luruh hingga tak kuasa menahannya. Tak ames pungkiri bahwa setiap malam dia harus menderita karna mengingat penghianatan zidan,, walau mulutnya bicara menerima namun hatinya tetap tak kuasa.
Zidan bingung dengan ames yang masih mematung tak menolak dan juga tak membalas pelukan darinya. Tetapi hatinya sedikit menghangat setidaknya ames tidak menolak pelukannya.
Perlahan zidan melepas pelukannya dan memegang dagu ames mendongakkan kepala ames kemudian mengecup bibir ames.
"aku sangat merindukanmu sayang" ucap zidan seraya melepas kecupan di bibir ames.
Tak ada jawaban dari ames tetapi terlihat air matanya mengaliri pipi mulusnya tanpa henti.
Ames dalam diam menangis,,, "Ya Tuhan,,, salahkah semua ini?? ,aku merindukannya tetapi aku juga membencinya" cicit dlm hati ames.
Ames memejamkan matanya berusaha mengendalikan perasaannya,, kemudian mundur satu langkah dan,,,
PLAAKKKKK....
Ames menampar keras zidan hingga tangannya pun terasa panas.
"kamu anggap aku ini apa,,, hah???... ames meninggikan suaranya.
"maaf,,, hanya kata itu yang terucap dari zidan.
"begitu mudahnya kau mengucap kata maaf,,, dan bgitu mudah pula kau mengingkarinya" ames mulai berapi api.
"aku,,, aku benar benar menyesal,,, maafkan aku,,, zidan ingin menghapus air mata ames namun sebelum menyentuh pipi ames tangannya sudah di hempas kasar oleh ames.
" katakan,,, apa maumu sekarang,,, setelah kau berhasil membuatku mencintaimu kemudian kau memberikan luka yang tak terkira,, ketika aku berusaha menyembuhkan luka itu kenapa,,,, kenapa kau datang kmbali membawa sejuta luka itu??? " ames kini berteriak sudah tak tahan akan luka hatinya.
Jujur saja dia amat merindukan laki laki yang kini ada di depannya,, namun luka hatinya mengalahkan rasa rindu itu.
Zidan kaku di posisinya kemudian bersimpuh di kaki ames setelah mendengar jeritan luka ames. Jujur hatinya begitu terluka melihat seorang yang mencintainya dan di cintainya terluka begitu dalam dan itu di sebabkan oleh dirinya sendiri.
__ADS_1
"maaf kan aku telah menoreh luka begitu dalam dihatimu,, maaf telah melukai perasaanmu,, aku mencintaimu,, tetapi kebodohanku telah terjerumus untuk melukaimu,,, aku memang laki laki bodohh,,, bodohh,,, bodoh,,,, bodohh!!!! zidan terus menampar pipinya sekuat tenaga sambil mengucap kata bodoh.
Ames yang tak tega melihat semua itu membungkuk dan merengkuh zidan dalam pelukannya berharap pria itu menghentikan aksinya.
"Ya Allah,, benarkah dia mnyesalinya,, benarkah dia tulus mencintaiku ataukah dia hanya terobsesi kepadaku?, tolong tunjukan padaku ya Allah,,, kebenaran nya... dalam hati ames.
"sudahlah,, tak ada gunanya kau menyesalinya,,, sebentar lagi kau akan mnjadi seorang ayah,, kau harus menghadapi semua akibat dari perbuatanmu." ames berucap tanpa tau apa yang sudah terjadi.
"diaa,, bukan anakku,,, zidan mendongak menatap mata hazel ames.
Ames menjauhkan tubuhnya dari zidan lalu berdiri,, " apa maksd mu,,,, apa kau tidak mau mngakui kesalahanmu",,
"awalnya aku memang akan bertanggung jawab atas Bella,, tetapi setelah pertemuannya dengan rey di rumahmu kala itu,, dia jadi banyak diam,, lalu dia mengatakan kebenaran yang membuatku tercengang,,,
zidan menarik napas untuk jeda akan ceritanya. blm sempat melanjutkan kata kata nya di sela oleh ames.
"jangan bilang!!! ,,,ames memikirkan hal yg ekstrim.
"tidak,,, itu bukan anak aku atau pun anak rey,, seolah tau yang dipikirkan gadis itu zidan segera menjawab lantang.
"Bella mngakui ayah janin yang di kandungnya adalah salah satu pejabat di kota ini. selama ini dia mnjadi simpanan pejabat tersebut. dan bukan hanya itu dia juga mnjual dirinya pada orang2 berduit lainnya. " zidan tertunduk sedih.
Ames masih terdiam mematung mndengar penjelasan zidan, tak menyangka bahwa Bella seburuk itu.
"mngkin ini karma untukku,,, yang telah melukaimu,,, maafkan aku,, ijinkan aku untuk mengobati luka hatimu,, luka yang begitu dalam,, ijinkan aku membalut luka itu walau tak kan sama seperti dulu tetapi aku akan berusaha semampuku,,,
zidan harap2 cemas menanti jawaban ames...
.
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.jenggg... jengg... jengg....
.
.
.wahh parah nii zidan... di terima gak ya sama ames???
kalian setujunya yang mana nie
a,. diterima lagi
__ADS_1
b ditolak.
c. hanya berteman