Hati Yang Merindu

Hati Yang Merindu
Bertemu masa lalu


__ADS_3

selamat membacaπŸ˜‰


Kini ames tengah tertidur di dalam kamarnya. Ayah dan mamah membiarkan dia beristirahat setelah bercengkrama. Mereka melepas rindu satu sama lain. Mereka sadar kalau ames ternyata orang yang manja, sifat jutek dan dingin nya itu terbentuk karna terbiasa. Ames terlalu biasa menghadapi kehidupan ini seorang diri, walaupun ada oma dan opa nya dia tak pernah di anggap cucu. bahkan semua pekerjaan sang oma pun yang melakukan ames.


Ayah dan mamah sekarang sedang duduk di sofa depan TV diruang tengah. Ayah yang diam seribu bahasa, mamah yang masih menangis dalam diam.


walau ada suara TV tetap saja di ruangan itu terasa sunyi karna mereka berdua sibuk dengan pikiran masing2.


"biiii innaahhh,, panggil sang mamah memecah suasana hening.


"saya nyonya",,,berlari kecil kearah majikannya.


"tolong kasih tau saya dimna alamat jeng Sinta mami nya Aura.


"sebentar nyonya,, saya ambilkan kartu namanya,,, bi inah berlalu kemudian kembali lagi membawa kartu nama mami Sinta. "ini nyonya",,,menyerahkan.


"terima kasih bi,, kami titip Ames sebentar,,kalo ames bangun sebelum kami pulang tolong beritahu dia kami berkunjung kerumah Aura serta kalo ada apa2 segera kabari kami".


"baaikk nyonya".


"ayoo pah kita kesana sebentar"


"untuk apa mah? "


"aku mau memastikan sesuatu"!jawab singkat mamah.


Merekapun pergi kerumah mamah Sinta, setelah menempuh perjalanan kurang lebih setengah jam mereka pun sampai di depan rumah mami sinta.


Mami sinta dan mamah anggun memang tidak terlalu akrab karna mereka pernah bertemu sewaktu ames umur 8 tahun dan itu masih berada di sekolah dasar. Waktu itu mereka sama sama menjemput anak mereka dan ames memeperkenalkan mami sinta kepada mami sinta.


Lain halnya dengan ayah Hartono yang selama ini blm pernah bertemu dengan mami Sinta.


Mereka mengetuk pintu rumah Aura..


tokk,, tok,, tok,,,


Assalammualaikum,,, ucap mamah anggun.


"Rumah nya sungguh sederhana namun belum masuk rumah ini pun saya bisa merasakan kehangatan, pantas saja ames betah disini.


Tak lama kemudian pintu rumah dibuka.

__ADS_1


cekleeekk.....


Wa'alakum salam,,, jawaban lembut dari mami sinta mampu menggetarkan hati ayah Hartono.


Ayah langsung membalikan badan yang tadinya membelakangi sekarang berbalik untuk melihat orang dengan suara lembut itu.


Betapa terkejutnya ayah dengan apa yang dilihatnya saat ini. Dia tidak menyangka setelah 18 tahun lamanya tidak berjumpa akhirnya mereka bertemu kembali.


" Ya Tuhan,, inikah dia,, setelah 18 aku mencarinya kemanapun akhirnya kami bertemu disini,, tak kusangka tanpa aku sadari ternyata dia ada di sekitarku,, betapa bodohnya aku" batin ayah.


Yaa,, yang membuka pintu adalah mami sinta. berhubung hari ini hari minggu mami libur bekerja. makanya dia sekarang ada di rumah. memang biasanya ketika dia ada waktu kosong selalu menyempatkan diri untuk menghabiskan waktu bersama anaknya.


Berbeda hal nya dengan mami sinta,, dia nampak biasa saja,, karna memang sesungguhnya dia telah mengetahui lama bahwa ayah dari sahabat anaknya itu adalah Cinta pertamanya dulu. Awalnya mami sinta melarang Aura bergaul dengan Ames, namun setelah Aura menceritakan tentang kemalangan Ames. dan jadilah seperti sekarang ini, Ames sudah di anggap sebagai anak sendri olehnya.


ekheemmm.....


mamah Anggun memecahkan ketegangan antara kedua orang itu.


"hallo,, apa kabaarrr?? "..sapa mamah anggun menjabat tangan mami.


"oohhh iyyaa hallo,,, alhamdulillah baikk,, dengan jeng Anggun bukan??


"aahhh,, iyyaa ini saya jeng,, masa lupa sama saya?? ,


"gapapa kok jeng,, ohh iyyaa kenalin ini suami saya, Hartono Soedibyo",,


mami tersenyum lalu mengulurkan tangannya " hallo apa kabarr,, lama tak jumpa" sapa mami.


"iyyaa hallo,, kabar baik", ayah langsung menarik tangannya karna tak mau ketahuan kalo dia sedang berkeringat dingin karna menahan rasa terkejutnya.


"lho,,, kalian saling kenal?? tanya mamh anggun.


Ayah terlihat semakin gugup dan tak sanggup menjawab.


"kami hanya teman sewaktu kuliah dulu" suara mai mengagetkan ayah, ayah terasa bingung bagaimana bisa mami sesantai ini dalam situasi yang menurut ayah sungguh mendebarkan.


"ouuhh yaa,,, marii silahkan masuk",,mami mempersilahkan mereka masuk.


.


.

__ADS_1


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.ada apakah kira2 antara mami sinta yang tak lain adalah maminya aura dan ayah hartono yang tak lain adalah ayah ames????? πŸ€”πŸ€”πŸ€”


.


.


.


.


.


..author lagi pengen mengungkap masa lalu dulu nihh...

__ADS_1


"jadi kisah zidan dan ames mohon sabar dulu yaaa. πŸ™πŸ™


__ADS_2