
"yanggg... aku mau mandi dulu yaa?? "...ames berjalan gontay menuju kamarnya.
zidan diam tak bergeming. entah apa yang sedang difikirkan oleh zidan, tapi ames tak mau ambil pusing. Ia masuk ke kamar lalu masuk kekamar mandi tuk memulai ritual mandinya.
"Aahhhh... nikmatnya"..gumam ames saat membasuh badannya dengan air hangat.
Ames yang sedang berendampun matanya menerawang kedepan dengan tatapan kosong. Ia mengingat kejadian siang tadi sewaktu ia pergi ke pusat perbelanjaan dengan Aura.
flash back on
"mes lu yakin cuma mau beli gaun doang?? "..tanya aura.
"iyyalahh, mau gmn lagi?, aku kan harus berhemat.".ames mengangkat bahunya.
"yaudah.. seraahh dehh... yang penting lu seneng.. "..
Ketika sedang asiik berjalan sambil bergurau, tiba tiba Ames berhenti ketika melewati toko perhiasan, dia melihat sosok yang sangat dia kenal bersama wanita cantik.
Di perhatikannya wanita itu, dari atas hingga bawah. walau jarak mereka bisa di bilang agak jauh tetapi terlihat jelas bagaimana penampilan wanita itu.
Muka ames merah padam saat itu juga.
"messs,, yaaa ellaahhh,, nii anak berhenti pula.. " berbalik badan menghampiri ames yang tertinggal.
"woyy... mess.. lu knapa?? kesambet yaa lu..?? " aura melambai tangan di depan wajah ames, amespun tak bergeming. kemudian Aura memutar badan mengikuti arah pandangan Ames.
"sialann, tuh orang!! ,,berani beraninya di belakang sohib gw jalan ama cwe lain!!.. geram Aura.
pundak aura di pegang ames ketika iyya mau pergi nyamperr dua sejoli itu.
"rasa... jangannn"..
"lu gmn sihhh mes??!, lu tau sendirikan??.. apa yang udah zidan lakuin ini salah."
"tunggu bentarr "..
Ames merogoh mengambil benda pipih lalu menelpon sang pujaan hati.
Ames mencari kontak yang bertuliskan Abii sayang ...
tuutt tutt tutt...
__ADS_1
blm diangkat...
Ames mencoba sekali lagi... tangannya gemeterr sambil menahan emosii yang memuncahh karna cemburu.
tuutt tutt tutt...
"hallo yangg.. " jawab orang yg kini berada beberapa meter di depannya.
"iyya halo.. kmu dmn yang?,"..
" aku lagi di kantor lagi ada rapat, ada apa yangg?? "..
Amess terdiam... ada rasa perih di hatinya.. ketika zidan berbohong tantang keadaannya..
tetapi ames jg masih mempercayai zidan karna dia melihat saat zidan mengangkat telfonya tidak menjauh dari wanita itu... artinya wanita itu tau hubungannya dengan zidan.
"yangg... haloo yang.. "..
" ehh iyyaa yangg...maff maff"..
"kamu kenapa yang??"..
kikuk ames..
"yaudah kalo gitu aku kerjha dlu yaa." ...
"iyya sayang, jgan telat mkn yaa"..
mereka mengakhiri..
flashback off
"apa karna ada sesuatu yang penting yaa?? " yang aku gx tau.
"atau jangan.. jangan..??? "
"haissshh... sudahlah... ngapain coba aku mikirin yang blm tentu penting? mending aku udahan mandinya" ucap ames dalam hati sambil geleng2 kepala menghilangkan pikirannya yang hanya menerka nerka itu.
"ada apa siih tang sebenernya... kenapa aku ngerasa ada yang aneh sama kamu akhir akhir ini??" gumam ames.
masiih dalam rasa penasarannya tentang apa yang terjadi pada zidan, ames trus memikirkan itu sambil memakai baju.
__ADS_1
-----
Sedangkan diruang tamu, di mana zidan berada saat ini saat dia menunggu ames selesai mandi, ponselnya berbunyi.
sekali,,,,
dua kali,,,
zidan terus merijek telpon tersebut hingga ponselnya kembali berbunyi yang kelima kalinya. kali ini ia angkat telpon tersebut, kalau tidak di angkat ia takut itu kembali berbunyi saat ia bersama ames nanti.
"hallo"..memasang muka datarnya
"--------"
"aku akan manjaganya malam ini.. karna hari ini dia ulang tahun"..
"-----"
"terserahmu... dia kekasihku"
"-------"
"aku tidak peduli"..
"----"
"jgan ganggu aku. kalu aku tak menghubungimu berarti aku tak ingin di ganggu!! "
"----"
"terserah kau saja"...
zidan mengakhiri telponnya dengan sepihak. dan memasang muka kesal.
"eekkheeemmmm" ames berdehem, zidan pun kaget.
siapa yaa kira kira yang menelpon zidan
pantengin teruss yaa kakak kakak readers..
jgan lupa like n coment nya.. 😉😉🙏🙏🙏
__ADS_1