He'S The KINGS

He'S The KINGS
Tolong Buat Bidadariku Bahagia


__ADS_3

Setelah Jack selesai membuat peringatan dan pemumuman, Jack langsung kembali berjalan dengan tenang menuju kamar rawat inap sang ayah. Dan tentu saja sekertaris Jay masih mengikuti langkah kaki Jack di dalam diamnya. Sekertaris Jay berfikir bahwa, apa yang di katakan oleh tuan muda-nya saat memperkenalkan Skye dengan nyonya besar Elizabeth bukanlah sebuah candaan. Dan sekertaris Jay dengan cepat membuat rencana pernikahan di dalam otaknya. Sekertaris Jay terkenal dengan kesempurnaan-nya jika bersangkutan dengan tuan muda-nya, di kalangan seluruh karyawan Peterson. Di kerajaan perusahaan bisnis raksasa Peterson tidak ada yang namanya wakil presiden. Karna orang yang paling berhak mengatur Peterson Grup hanya ada dua orang, yang pertama tentu saja Jack dan yang kedua sekertaris Jay.


Seluruh karyawan Peterson Grup beranggapan bahwa, sekertaris Jay bukan hanya seorang sekertaris biasa di kantor. Melainkan juga sebagai wakil presiden tersembunyi. Maka dari itu, seluruh manusia yang bekerja di Peterson Grup yang jumlahnya mencapai 5 jutaan orang tunduk dengan perintah sekertaris Jay. Walaupun mereka menjabat sebagai direktur eksekutif dari sebuah perusahaan milik Peterson Grup.


Baru Sehari Jack memegang kendali penuh atas kerajaan perusahaan bisnis raksasa milik sang ayah. Jack tidak masuk ke kantor selama 2 hari karna menemani sang ayah yang masih tertidur dengan tenang di dalam komanya. Para karyawan perusahaan kantor pusat Peterson Grup mulai bergosip tentang Jack, karna mereka berfikir Jack telah berubah menjadi seenak udelnya sendiri setelah menjabat sebagai presiden utama Peterson Grup.


Sekertaris Jay yang mendengar tentang hal itu langsung berbicara dengan Jack ketika mereka sudah kembali ke ruangan rawat inap tuan besar John.


"Maaf tuan muda, ada hal yang ingin saya sampaikan kepada tuan tentang kantor pusat tuan muda." Ucap sekertaris Jay pelan.


"Ada apa dengan kantor pusat Jay???"


"Beberapa karyawan kantor pusat bergosip tentang anda tuan muda, di belakang tuan muda." jawab sekertaris Jay. " Mereka mengatakan bahwa, tuan muda berubah seenaknya sendiri setelah menjabat sebagai presiden utama Peterson Grup tuan."


"Maksud mu???" Tanya Jack bingung.


"Gosip itu timbul karna tuan muda sudah 2 hari tidak masuk kantor tuan. Sedangkan sebelumnya tuan muda tidak pernah sekalipun meninggalkan kantor pusat tanpa kejelasan kemana tuan pergi." Sekertaris Jay menjelaskan.


"Pecat saja siapapun yang berani bergosip ria di belakangku Jay. Aku tidak ingin gosip murahan yang mereka buat akan mempengaruhi kerjasama perusahaan ku dengan perusahaan luar." Jawab Jack sedikit sebal.

__ADS_1


"Tapi tuan, bolehkah saya memberi saran lain tuan???" Tanya sekertaris Jay dengan nada serius.


"Hemmm." Jawab Jack.


"Saya rasa sepertinya kita tidak usah memecat para karyawan yang bergosip ria di belakang tuan muda. Cukup kita terbitkan berita terkait tuan besar yang sedang jatuh sakit tuan." Ucap sekertaris Jay.


"Apa??? Jadi kau memberikan para musuh papah untuk menyerang perusahaan ku???" Tanya Jack dengan wajah mulai merah karna marah. Tapi Jack masih menahan amarahnya karna Jack sadar dia sedang berada di mana.


"Maksud saya, jika para musuh perusahaan dan tuan besar bertindak maka akan semakin mudah bagi kita untuk menghancurkan mereka tuan. Karna mereka telah bertindak duluan tuan muda, jadi kita bisa memprediksikan apa tindakan mereka selanjutnya. Dan untuk para karyawan di kantor pusat yang bergosip di belakang tuan muda, mereka akan terdiam sendiri tuan. Begitu mereka melihat berita yang kita terbitkan tuan muda." Jawab sekertaris Jay dengan tenang.


"Hemmm... Bagus juga idemu Jay, tidak salah papah menyuruh mu untuk mendampingi ku dan mengurus semua masalah yang terjadi pada perusahaan dan kehidupan pribadi ku." Ucap Jack memuji.


"Hemmm... Buat konferensi pers nasional di rumah sakit Jay, kita akan mengumumkan tentang jatuh sakitnya papah. Dan membiarkan para musuh papah juga perusahaan jatuh ke dalam perangkap kita." Jawab Jack.


"Baik tuan muda. Jika memang seperti itu maka pernikahan tuan muda akan saya undur beberapa hari lagi tuan. Tuan tidak keberatan kan???" Ucap sekertaris Jay.


"Tidak apa-apa, atur saja semuanya yang penting prioritaskan kepentingan perusahaan terlebih dahulu Jay. Dan aku tidak keberatan tentang pernikahan ku dengan Skye di undur terlebih dahulu." Jawab Jack dan kembali tenang.


"Baik tuan muda, saya juga akan mempersiapkan segalanya. Dan saya juga akan mempersiapkan pernikahan tuan muda secepatnya setelah kita mengumumkan tentang jatuh sakitnya tuan besar. Jadi semua musuh tuan besar dan perusahaan benar-benar kita beri celah yang cukup lebar dulu tuan, agar mereka terpancing dengan mudahnya tuan muda." Ucap sekertaris Jay menjelaskan lagi.

__ADS_1


"Kalau begitu, sekalian saja kita umumkan pernikahan ku saat kita selesai mengumumkan tentang papah yang sedang jatuh sakit Jay." Jack menambahkan ide lagi.


"Baik tuan muda!!! Silahkan beristirahat tuan muda, tuan sudah cukup lelah seharian ini. Saya akan berjaga di sini tuan." Ucap sekertaris Jay.


"Baiklah... Terimakasih Jay."


"Sama-sama tuan muda."


Selesai berbincang, Jack langsung berdiri untuk membersihkan dirinya. Dan sekertaris Jay membuka kembali laptopnya untuk membuat rencana yang telah dirundingkan dengan tuan muda-nya. Sedangkan nyonya besar Elizabeth sudah tertidur pulas di ranjang kecil yang bersebelahan dengan ranjang tuan besar John.


Gelap malam yang hangat menemani istirahat Jack dan sang ibu. Namun sekertaris Jay masih fokus dengan laptopnya, membuat persiapan konferensi pers nasional dan juga pernikahan tuan muda-nya Jack Peterson.


Sedangkan di dalam kamar rawat inap Joanna, Joanna sudah terbangun saat mendengar tentang peringatan dan pengumuman yang di buat oleh Jack dengan pengeras suara. Tentu saja Skye dan Casey tidak mengetahui hal itu, karna mereka sudah terbang sangat jauh ke dalam dunia mimpi.


Ketika Joanna terbangun, dia sempat kebingungan bagaimana caranya sang kakak bisa menempatkan dirinya di kamar rawat inap yang begitu mewah. Sedangkan untuk makan sehari-hari saja Skye masih kualahan dan masih berkerja keras banting tulang setengah mati di setiap harinya, tanpa mengenal kata libur. Bagi Skye berlibur adalah hal yang membuang-buang uang untuk hidup dirinya dan kedua adik perempuannya.


Namun kebingungan Joanna seketika itu juga terganti dengan kebahagiaan yang sangat membahagiakan untuk dirinya. Karna mendengar peringatan dan pengumuman yang Jack siarkan melalui pengeras suara rumah sakit miliknya. Karna Joanna mengetahui siapa sebenarnya Jack Peterson calon kakak iparnya. Saking bahagianya Joanna, ia menangis hampir semalaman dan berdo'a dengan sungguh-sungguh kepada tuhan agar calon kakak iparnya, bisa benar-benar memberikan kebahagiaan dunia akhirat bagi bidadarinya. Yaitu sang kakak perempuan pertamanya Skye Mikaelson.


Namun Joanna juga berfikir bahwa ia akan melakukan sesuatu nantinya ketika ia telah sembuh, untuk memastikan kebahagiaan sang kakak. Tentu saja Joanna akan menguji calon kakak iparnya itu sendiri nanti, apakah dia benar-benar akan membahagiakan sang kakak yang di anggap sebagai bidadari dan malaikat di dalam hidup Joanna, atau hanya mempermainkan perasaan sang kakak yang teramat sangat di sayanginya itu, yaitu Skye Mikaelson.

__ADS_1


__ADS_2