
Jam 06.00 Jack terbangun dari tidurnya, dan tiba-tiba saja Jack merasa dirinya menjadi lebih bersemangat, seperti baterai yang baru saja terisi penuh dengan tenaga listrik. Jack menyiapkan air hangat untuk mandi-nya sendiri, lalu menyiapkan baju kerja-nya sendiri semua di lakukannya serba sendiri hingga Jack memasak sarapannya sendiri. Karna Jack masih merasa begitu bersemangat, ia pun membuat nasi goreng lalu orange juice untuk Theo dan Igor. Sedangkan Jack hanya membuat pancake dan air putih biasa untuk sarapannya sendiri karna perut Jack tidak terbiasa memakan makanan berat di pagi hari. Jack melihat Theo dan Igor berdiri tegak seperti patung di depan kamar tamu...
"Heyyy ada apa??? Apa yang kalian berdua lihat hingga mata kalian ingin keluar dari tempatnya. Kemari dan sarapan bersama ku!!!" Perintah Jack sambil memberikan isyarat tangan.
Theo dan Igor hanya bertukar pandangan mata lalu menjawab...
"Ba, baik tuan muda." Jawab Theo sambil menyeret tangan Igor.
Jack, Theo dan Igor sarapan bersama di meja yang sama. Bagi Theo dan Igor ini adalah kali pertama mereka sarapan dengan Jack di meja yang sama. Mereka berdua sama-sama bertanya di dalam hati, apa yang sebenarnya terjadi pada tuan muda mereka. Ini bukan tuan muda Jack yang biasanya, tapi nasi goreng buatan tuan muda sangat enak sehingga mereka jadi ingin tambah lagi.
Jack melirik kearah kedua pengawal pribadi spesial-nya dan berkata...
"Makanlah pelan-pelan, jika masih kurang ambil sendiri di wajan. Masih ada sisa-nya di wajan di atas kompor." Ucap Jack.
Whattt!!! Tuan muda tau apa yang ku pikirkan!!! Theo dan Igor kaget.
"Ba, baik tuan muda." Jawab mereka serempak.
"Baiklah habiskan sarapan kalian, aku ingin memakai jas kerja dan sepatu kerjaku." Ucap Jack sambil mengelap mulutnya dan berdiri dari tempat duduknya, lalu diikuti oleh Igor. "Sudahlah Igor tidak apa-apa aku bisa sendiri, habiskan saja makananmu!!!" Pinta Jack sambil mendorong bahu Igor agar kembali duduk. Dan Theo hanya terdiam membisu melihat tuan muda-nya.
"Ba, baik tuan muda." Ucap Igor gugup, sambil melihat tuan muda-nya melangkahkan kakinya menjauh dari meja makan, menuju ke kamar tidur-nya.
__ADS_1
"Heyyy apa kau lihat itu???" Tanya Igor kepada Theo dan Theo hanya diam lalu menganggukkan kepalanya. "Itu benar-benar aneh kan???" Bisik Igor.
"Sudahlah habiskan makananmu, aku mau tambah lagi. Apa kau mau???"
"Ya, ya, ya..." Jawab Igor sambil menyerahkan piringnya yang sudah bersih isinya.
Tak lama kemudian Jack keluar dari kamarnya dengan setelan jas abu-abu gelap yang rapi yang di padu padankan dengan dasi yang sama warnanya, kemeja putih, celana hitam panjang dan sepatu hitam yang mengkilap. Jack memang terlihat sangat amat tampan dengan setelan jas yang berwarna agak gelap. Badan Jack tinggi, kulitnya putih, wajahnya rupawan dan sedikit ada brewok di wajah Jack yang menambahkan kesan gagah perkasa. Di tambah lagi dengan tubuh Jack yang sangat berisi dan berotot. Benar-benar membuat wanita tergila-gila dengan penampilan luar Jack.
Tetapi di balik kesempurnaan Jack. Jack sangat amat membenci jika harus berurusan dengan wanita, bahkan berdiri di dekat wanita saja sudah membuat Jack muak setengah mati. Dan semua pengawal pribadi spesial Jack tau akan hal itu, maka dari itu Theo dan Igor benar-benar heran dengan tuan muda-nya yang bersikap sangat baik kepada Skye, padahal mereka baru saja bertemu.
Jack berjalan melewati kedua pengawal pribadi spesial-nya yang masih memakan sarapannya menuju sofa di ruang tengah. Lalu Jack mengambil tab-nya dan meminum kopinya yang sudah ia buat sendiri tadi pagi. Kemudian ketika Jack mengutak-atik tab-nya, masuklah panggilan video call dari sekertaris Jay...
"Hallo tuan muda." Sapa Jay.
"Pagi ini perusahaan milik nona Jessica Winston menelpon untuk menawarkan sebuah kontrak kerjasama." Ucap Jay yang hampir saja lupa dengan apa yang akan dia sampaikan kepada Jack, saking herannya kepada Jack. Tumben sekali tuan muda-nya meminum kopi di pagi hari, karna biasanya Jack akan meminta kopi buatan Jay di perusahaan menjelang siang hari.
"Apa yang Jessica inginkan dan dia tawarkan untuk Peterson Grup???" Tanya Jack sambil mengerutkan keningnya.
"Nona Jessica ingin kita menanamkan modal kita dalam proyek terbaru-nya J&W di bidang telekomunikasi tuan muda. Apa tuan muda ingin saya buatkan janji untuk bertemu dengan nona Jessica???"
"Kau saja yang mengurusnya Jay. Aku benar-benar malas untuk bertemu dengan Jessica saat ini." Kata Jack dengan nada sedikit malas. "Lalu bagaimana dengan kabar anak cabang perusahaan kita yang ada di California??? Apakah ada kemajuan???"
__ADS_1
"Ada tuan muda, saya akan mengirimkan berkas nya melalui e-mail tuan muda setelah ini agar tuan muda bisa membaca-nya langsung."
"Ok, aku akan sampai di perusahaan dalam beberapa jam lagi, akan ku baca di perjalanan." Ucap Jack dingin.
"Baik tuan muda, saya do'akan perjalanan anda aman dan nyaman tuan." Ucap Jay dengan menundukkan kepalanya hormat walaupun hanya berbicara dengan Jack lewat video call.
"Hemmm... Baik, terimakasih. Sampai jumpa di perusahaan."
"Baik tuan muda." Jawab Jay lembut, lalu Jack menutup panggilan video call-nya dengan Jay.
"Maaf tuan muda. Mari kita berangkat ke perusahaan sekarang, Igor sudah berada di bawah dan sudah siap dengan mobil kerja anda tuan muda." Ucap Theo sambil menundukkan kepalanya penuh hormat kepada Jack.
"Ya." Jawab Jack singkat.
Theo langsung berjalan ke pintu dan membukakan pintu untuk Jack. Namun Jack langsung berhenti ketika berada di depan Theo.
"Theo... Terimakasih atas kerja keras mu selama mendampingi hari-hari ku selama ini, aku tau pasti sangat berat dan tidak nyaman bagimu untuk terus-menerus berada di sisi-ku apapaun yang terjadi." Ucap Jack lembut sambil menepuk bahu Theo dengan lemah lembut.
"Sama-sama tuan muda, ini sudah menjadi kewajiban saya tuan muda. Saya mohon tuan muda jangan sungkan kepada saya." Jawab Theo dan menundukkan kepalanya lagi dengan penuh hormat kepada Jack.
Sepertinya benar dugaan Igor. Tuan muda belakangan ini sangat aneh dan semakin tidak mudah di tebak. Aku benar-benar tidak tahu apa yang terjadi pada tuan muda. Batin Theo.
__ADS_1
"Baik, ayo kita jalan sekarang." Jawab Jack.
"Baik tuan muda."