
Setelah Amanda puas mengintai dan mengikuti kencan tersembunyi yang Jack persiapkan untuk Skye, Amanda kembali ke apartemen kecil rahasianya yang jauh dari pusat kota. Semenjak Amanda kehilangan karirnya, di usir dari rumah sakit Peterson milik Jack, sekertaris Jay selalu melakukan berbagai macam cara agar Amanda tidak bisa lagi bekerja dan menyewa sebuah tempat tinggal yang layak. Amanda benar-benar tidak menyadari bahwa setiap gerak-geriknya di awasi dengan sangat ketat oleh sekertaris Jay. Walaupun Jack tidak meminta sekertaris Jay melakukan hal itu, namun sekertaris Jay tetap mengawasi setiap tindakan yang di lakukan oleh Amanda, bahkan ketika Amanda sedang makan sekalipun sekertaris Jay mengetahuinya.
Sekertaris Jay melakukan ini semua, demi melindungi Skye, calon nona muda-nya di masa depan. Sekertaris Jay tidak ingin terjadi sesuatu pada calon nona muda-nya Skye di masa depan, maka dari itu sekertaris Jay mengawasi dan memperhatikan setiap gerak-gerik orang-orang yang pernah bermasalah dengan keluarga Peterson, termasuk Amanda Sawyer dan Katie Anderson Reed.
Jack masih melajukan mobilnya menuju ke rumah sakit miliknya, karna 30 menit lagi konferensi pers yang Jack adakan akan segera di mulai. Jack menelpon sekertaris Jay, untuk memastikan lagi bahwa tidak ada lagi yang kurang untuk acara konferensi pers yang ia adakan siang itu.
Tut... Tut... Tut...
"Ya tuan muda." Jawab sekertaris Jay di ujung telpon.
"Apakah semuannya sudah siap Jay???" Tanya Jack.
"Sudah tuan, tapi saya baru mengetahui bahwa Katie membayar sebagian kecil wartawan yang berada di sini, untuk memberitakan tentang dirinya dan tuan muda. Apakah tuan muda ingin saya melakukan sesuatu???" Tanya sekretaris Jay setelah menjelaskan apa yang di lakukan oleh Katie.
"Biarkan saja dia." Jawab Jack singkat karna Jack tidak ingin Skye bertanya-tanya pada dirinya, jika Jack berbicara panjang lebar dengan sekertaris Jay.
"Baik tuan muda, kapan tuan akan sampai bersama dengan nona Skye???" Tanya sekertaris Jay ingin tahu.
"15 menit lagi, aku dan Skye akan sampai." Jawab Jack lalu mematikan telponnya secara sepihak.
"Skye... Apa kau baik-baik saja???" Tanya Jack pada Skye setelah mematikan telponnya, karna melihat Skye melamun dan melihat ke arah jalan raya dengan tatapan mata yang kosong.
__ADS_1
"Ya, aku baik-baik saja. Memangnya ada apa???" Jawab Skye sambil menatap ke wajah tampan Jack dan tersenyum.
"Apa kau sakit??? Apa kau merasa tidak nyaman???" Tanya Jack sambil menyentuh kening Skye.
"Hahahaha... Tolonglah Jack, aku baik-baik saja, aku serius." Jawab Skye sambil tertawa kecil lalu tersenyum ke arah Jack, dan Jack membalas senyuman Skye.
Setelah Jack dan Skye menikmati waktu mereka berdua selama 15 menit, akhirnya mereka sampai di dalam gedung parkir rumah sakit Peterson milik Jack. Jack menghela nafasnya, dan segera keluar dari dalam mobilnya lalu membukakan pintu untuk Skye. Jack dan Skye memasuki gedung B yang terletak tepat di samping gedung utama rumah sakit Peterson melalui pintu belakang, dan mereka di sambut oleh sekertaris Jay bersama dengan beberapa pengawal pribadi istimewa Jack.
Jack dan Skye berjalan ke arah sebuah aula di gedung B milik Jack, dan di ikuti oleh sekertaris Jay juga para pengawal pribadi istimewa Jack. Saat MC acara konferensi pers melihat kode bahwa Jack telah hadir di acara konferensi pers, sang MC langsung memanggil Jack ke untuk berbicara sepatah duapatah kata.
"Para wartawan dan reporter yang terhormat, baru saja saya menerima kabar bahwa tuan muda Jack telah hadir di aula ini bersama kita semua. Mari kita sambut tuan muda Jack Peterson ke atas panggung untuk memberikan pidatonya pada siang ini." Ucap sang MC,
Lalu Jack menyuruh Skye untuk tetap di tempatnya terlebih dahulu. Setelah Skye menganggukkan kepalanya mengerti, Jack tersenyum manis kepada Skye dan langsung membalikkan badannya lalu berjalan naik ke atas panggung. Saat Jack telah berada di atas panggun, dan berdiri tegak di belakang mikrofon yang telah di siapkan oleh panitia penyelenggara konferensi pers, Jack menatap ke arah wajah Katie yang duduk dengan anggun di barisan paling depan. Katie membalas senyuman Jack dengan melambaikan tangannya pelan ke arah Jack. Skye yang melihat semua di samping panggung, merasa sangat marah kepada Jack ketika melihat Jack tersenyum ke arah Katie.
"Dan juga pada siang hari ini, saya ingin mengumumkan tentang pernikahan yang akan saya adakan dalam beberapa hari kedepan dengan salah satu wanita yang berada di dalam ruangan ini bersama kita semua." Lanjut Jack dan kembali tersenyum ke arah Katie. Skye yang mendengar perkataan Jack, tiba-tiba saja menjatuhkan air matanya dan berusaha keluar dari dalam aula. Namun langkah kaki Skye langsung terhenti, saat sekertaris Jay menahan Skye agar tidak keluar dari dalam aula gedung B.
"Minggir sekertaris Jay!!!" Perintah Skye dengan nada dinginnya, dan meneteskan air matanya.
"Tolong nona tunggu sebentar... Sebentar saja nona." Sekertaris Jay memohon kepada Skye.
Setelah berfikir cukup lama, akhirnya Skye menuruti kemauan sekertaris Jay dan kembali ke tempat ia berdiri. Jack yang melihat Skye sudah kembali semula ke tempatnya langsung melanjutkan perkataannya. Dan sambil melihat Katie yang sudah berdiri tegak di depan tempat duduknya lalu tersenyum sangat manis ke arah Jack.
__ADS_1
"Saya ingin memanggil calon istri saya untuk bergabung bersama dengan saya di atas panggung ini." Ucap Jack, lalu Jack melihat ke arah Skye. "Kemarilah Skye Mikaelson." Ucap Jack sembari menggantungkan tangannya di udara ke arah Skye.
Skye yang mendengar ucapan Jack benar-benar tak percaya dengan apa yang di dengarnya, hingga sekertaris Jay menuntun Skye untuk naik ke atas panggung agar bisa berdiri bersama dengan tuan muda-nya. Saat Skye sudah sampai di sisi Jack, Jack menggengam tangan Skye lalu mencium punggung tangan Skye, dan tetap menggenggam tangan Skye. Sedangkan Katie langsung terduduk lemas tak berdaya di atas tempat duduknya, karna dia tak percaya bahwa ternyata bukan dirinya yang di panggil oleh Jack, melainkan wanita lain yang bernama Skye Mikaelson.
"Para hadirin sekalian, dialah satu-satunya wanita yang akan saya nikahi dalam beberapa hari kedepan. Dan hari ini saya ingin mengumumkan kepada kalian semua juga kepada seluruh manusia di dunia bahwa SKYE MIKAELSON ADALAH ISTRI DARI SEORANG JACK PETERSON." Ucap Jack dan Jack melantangkan suaranya ketika ia mengucapkan kalimat bahwa Skye adalah istrinya.
"Sekian pengumuman dari saya Jack Peterson dan Skye Mikaelson. Saya ucapkan terimakasih banyak." Tutup Jack dalam pidatonya.
Saat Jack dan Skye berjalan untuk turun dari panggung, Katie berdiri dan langsung berlari menuju Jack dan Skye yang masih berjalan di atas panggung. Katie berhenti tepat di depan Jack yang sedang menggandeng tangan Skye untuk turun bersama dari panggung tersebut. Lalu Katie berjalan beberapa langkah berpindah ke depan Skye, dan...
Plakkk...
Katie melayangkan tangannya ke wajah Skye. Skye yang tidak bisa menahan emosinya, langsung menampar balik pipi Katie. Sedangkan Jack terdiam dan tercengang saat melihat calon istrinya menampar kembali wajah Katie.
"Dasar wanita tidak tau malu." Ucap Katie sambil memegang pipinya yang memerah karna tamparan mentah dari tangan Skye.
"Maaf nona, seharusnya anda yang tidak tahu malu. Anda beberapa kali mendatangi calon suami saya, padahal anda sudah tidak ada hubungan lagi dengan calon suami saya." Ucap Skye dengan nada tegas dan dingin.
"Jadi saya meminta tolong kepada anda nona, tolong jauhi Jack Peterson calon suami saya." Lanjut Skye dan meninggikan suaranya.
Setelah menyampaikan kata-kata hatinya kepada Katie, Skye langsung menarik tangan Jack untuk pergi dan meninggalkan aula di gedung B milik Jack. Jack hanya terdiam dan tersenyum lebar, saat melihat perilaku Skye yang sangat percaya diri dan berani membela dirinya sendiri.
__ADS_1
Sepertinya aku benar-benar tidak salah memilihmu untuk menjadi istriku Skye. Batin Jack saat mereka berjalan keluar dari gedung B menuju ke gedung utama kawasan rumah sakit Peterson milik Jack.