Hidden Baby 2

Hidden Baby 2
Hidden Baby 2 | Bab 37


__ADS_3

Seperti batu karang yang diterjang ombak setiap detiknya. Semakin lama akan semakin hancur, sekalipun batu itu sangat keras. Begitu juga dengan hati Excel yang saat ini sudah mulai meluluh. Seberapa kuat dia membentengi diri, tetap saja tidak akan pernah bisa untuk membenci darah dagingnya sendiri.


Hari ini adalah hari pertama setelah 6 tahun Shereena meninggalkan rumah. Tidak hanya mendapatkan gelar seorang istri, tetapi Shereena bisa mendapatkan gelar anak lagi dari seorang Excel Word. Bersama dengan Arga dan juga Arshen, Shereena melangkahkan kakinya masuk ke rumah milik Daddy-nya. Satu jam melepaskan rasa rindu di rumah sakit akhirnya Excel membawa Shereena untuk pulang kembali untuk menemui Mommy-nya.


"Wah ... rumahnya besar sekali, Momm? Tapi kenapa sepi?" Arshen merasa sangat takjub dan juga heran karena rumah sebesar itu seperti tidak ada tanda-tanda kehidupan di dalamnya.


"Karena yang tinggal disini hanya para pelayan dan juga—" Shereena menjeda ucapnya.


"Dan juga Grandpa sama Grandma,"


sahut Excel tiba-tiba.


Tak berapa lama Daisy menuruni anak tangga. matanya terbelalak dengan siapa yang berada di hadapannya saat ini. Jadilah Putri yang selama ini dirindukan, bahkan setiap malam di mimpikan. Matanya langsung berkaca-kaca dan berlari pelan untuk memeluk satu-satunya putri yang dimilikinya.

__ADS_1


"Reen, kamu pulang, Nak. Mommy sangat merindukanmu. Maafkan Mommy yang tidak bisa berbuat apa-apa. Mommy merasa tidak berguna bagi seorang ibu." Daisy menumpahkan tangisan dalam pelukan Shereena. Begitu juga dengan Shereena yang ikut menitihkan air matanya.


"Reen juga sangat merindukan Mommy. Maafkan Reena jika sudah membuat aib keluarga, Momm."


"Tidak, Nak. Kamu jangan meminta maaf. Harusnya Daddy kamu yang meminta maaf atas keegoisannya yang telah menjauhkan kita."


Pertemuan yang sangat mengharukan. Entah dapat angin dari mana sehingga kerasnya hati sang Daddy melulu secara tiba-tiba dan membawanya untuk pulang. Kemarahan 6 tahun lalu langsung luluh dalam hitungan menit.


Setelah suasana lebih tenang, kini giliran Arga yang meminta maaf kepada orang tua Shereena karena dia penyebab utama Shereena dikirim ke luar negeri. Andaikan saja saat itu Shereena tidak hamil sebelum waktunya, mungkin Shereena tidak akan pernah merasakan penderitaannya.


"Sudahlah, tidak usah dibahas lagi. Toh sekarang kalian juga sudah menikah. Maafkan aku juga yang lebih menjunjung nama baik keluarga serta adat keluarga," ucap Excel.


Namun, saat Arga hendak bangkit tiba-tiba Arshen juga bersimpuh di kaki Excel.

__ADS_1


"Grandpa, maafkan juga Arshen karena saat itu muncul di perut Mommy. Semua itu bukan keinginan Arshen, tapi semua itu ulah Daddy yang. Dia yang membuat Arshen. Maafkan juga Mommy yang sudah mencoreng nama baik keluarga Grandpa."


Arga melirik sambil menautkan alisnya. "Ga itukan kata-kata Daddy sewaktu meminta maaf pada kakek uyutmu! Kenapa kamu tiru? Oh, astaga ... jadi seperti ini rasanya dijatuhkan oleh anak sendiri. Ayah maafkan Arga jika Arga pernah menjatuhkan ayah di hadapan kakek sat itu Sungguh rasanya ingin menyet-menyet, tapi itu darah daging sendiri."


Arga hanya tersenyum getir mantap Arshen yang terang-terang menjatuhkan dirinya. Mungkin itulah yang dikatakan buah tidak akan akan jatuh jauh dari pohonnya. Apa yang ditanam itulah yang akan dituai di kemudian hari. Seperti halnya saat Arga yang menjatuhkan Dirga di hadapan ayahnya Vie baca Hidden Baby untuk tahu kisah Arga kecil 🤭


"Kalian bangkitlah! Aku sudah memaafkan kalian. Aku juga meminta maaf karena telah meninggikan egoku sehingga hatiku dibutakan oleh rasa kecewa."


Shereena hanya bisa tersenyum kecil. Penantiannya selama ini terbayar sudah saat sang Daddy telah membukakan pintu maaf untukmu dan menerima Arga untuk menjadi menantunya. Kesabaran yang dimilikinya kini membuahkan hasil. Cinta mampu mengubah segalanya bisa menghancurkan dan bisa menyatukan. Selamat untuk Shereena, pengorbanan dan penderitaanmu selama ini, telah dibayar lunas hari ini. Selamat berbahagia untuk Shereena dan keluarganya.


Author sayang kalian 💋


...~SEKIAN~...

__ADS_1


TERIMA KASIH YANG TELAH MENGIKUTI NOVEL INI DARI AWAL HINGGA AKHIR. TAPI AUTHOR MAU MINTA MAAF KARENA NOVEL INI TIDAK BERKEMBANG DENGAN BAIK DAN POP YANG TIDAK SAMPAI DI ANGKA 100K, MAKA DENGAN BERAT HATI AUTHOR TIDAK BISA BERBAGI-BAGI KEBAHAGIAAN, KARENA NOVEL INI TIDAK SESUAI DENGAN KEINGINAN AUTHOR 😔 DENGAN BERAT HATI JUGA NOVEL INI SAMPAI DISINI. NANTIKAN CERITA ARSHEN DAN KENZA DI NOVEL BARU NANTI SOALNYA OTHOR BELUM MENEMUKAN JUDUL YANG SESUAI. SEKALI LAGI TERIMA KASIH ATAS DUKUNGAN KALIAN. CIUM JAUH 💋💋


__ADS_2