Hijrahku Menemukan Calon ImamKu (END)

Hijrahku Menemukan Calon ImamKu (END)
Ayah Zahra


__ADS_3

Pagi hari di kediaman pak Abdul yang memiliki 3 lantai, rumah yang terlihat mewah. terlihat seorang putri kesayangannya yang ingin berangkat kekampus, terlihat sangat rapih dan Cantik menggunakan jilbab yang senada dengan dres yang ia pakai, terlihat sederhana namun sangat Cantik.


"Pagi Bii..."


"Pagi juga Non, Oiyah tdi pagi Tuan baru saja pulang"


"Trus Ayah sekarang dimana bi"


"Mungkin sedang dikamar istirahat non"


Fitri pun menyantap sarapannya dan bergegas ke kamar ayahnya. Sesampai fitri dikamar Ayahnya. Fitri melihat ayahnya sedang memandangi foto Bundanya sambil mengusap air mata nya.


"Assalamu'alaikum Yah"


"Waalaikumsalam,"


Fitri langsung menghampiri ayahnya dan memeluknya dengan erat.


"Ayah merindukan bunda yah, ayah nggak boleh sedih,,bunda tenang di Alam sana"


"Iyah Ayah sangat merindukan bunda "


Setelah mereka saling curhat satu sama lain, Fitri pun berangkat ke kampus karena fitri hari ini ada presentasi. Fitri juga salah satu Mahasiswa yang berprestasi di kampus, sudah ratusan Seorang ikhwan yang ingin mengajak fitri ke jenjang yang lebih serius namun fitri masih ingin melanjutkan pendidikannya.


...🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺...


Sedangkan di pesantren....


Semua Santriwati sedang melakukan kerja bakti di luar dan didalam pondok pesantren karena pemilik pondok Akan datang untuk mengunjungi pondok pesantren.

__ADS_1


Zahra melihat Kucing Ustadz Hafiz sedang berada di tengah jalan, Zahra berjalan ingin mengambil kucing kesayangan ustadz Hafiz.


"Wah kucing ini nakal sekali yah sama kek tuanya,, puss puss yuk sini". panggil Zahra dengan lembut.


Zahra meraih kucing itu dan kini sudah berada di gendongan Zahra, Zahra tersenyum di balik Cadar nya melihat kucing itu di pelukan.


Namun tak disangka Sebuah Mobil yang hilang kendali menabrak Zahra, Zahra pun terlempar dan berguling-guling di jalanan.


Santriwati yang melihat kejadian itu langsung berteriak dan berlari menuju Zahra. Kini Zahra dilumuri darah.


Seseorang keluar dari mobil dan membuat para Santriwati kaget, karena ternyata yang di dalam mobil itu ada Ustadz Hafiz.


Flashback on


Ustadz hafiz sedang mengendarai mobil namun tiba-tiba telponnya berdering. Ustadz hafiz ingin mengambil telpon genggam nya.


Tapi telpon genggamnya terjatuh. Ustadz hafiz ingin meraihnya berusaha merabah telponnya.


Prakkk...


Flashback off


Ustadz hafiz, ucap salah satu santriwati


Afwan bisa Angkat Ukhti Zahra ke mobil saya, biar saya antar kerumah sakit. Zahra pun langsung dilarikan ke Rumah Sakit terdekat.


Butuh waktu 15 Menit untuk sampai di Rumah Sakit, Hafiz langsung memanggil suster dan bergegas membuka pintu job belakang mobil.


Kini Zahra berada di UGD, tak lupa pula Hafiz mengabari Pak Ali dan Pak Ali pun mengabari Pak Abdul tentang kondisi putri kesayangan itu.

__ADS_1


"Keluarga Pasien" tanya dokter


"Iyah saya dok" ucap hafiz


"Istri bapak mengeluarkan banyak darah dan butuh donor darah B+, Mohon maaf darah B+ sedang langkah dirumah sakit ini. jadi bapak harus secepatnya mencari 4 kantong darah untuk istri bapak" ucap Dokter.


"Ambil darah saya saja dokter, kebetulan darah saya B+" ucap Fitri yang baru saja datang disusul dengan pak Abdul dan pak Ali


"ok baik, Suster tolong bawa suaminya untuk tes darah dlu dan jika cocok tolong ambil darahnya 4 kantong yah" ucap dokter


Hafiz dibuat kaget dengan kedatangan Ustadz Abdul bersama pak Ali. Ustadz Abdul menghampiri Hafiz apa yang terjadi dengan putri saya kenapa bisa jadi seperti ini.


"Maafkan saya ustadz, saya melakukan kelalaian dan tidak sengaja menabrak Zahra. Dan Saya akan bertanggung jawab dengan semua ini" ucap Hafiz dengan penuh ketakutan.


"Kalau begitu kamu harus bertanggung jawab dengan semua ini, dan kamu harus bersedia menikahi putri saya Zahra" ucap Ustadz Abdul dengan penuh kemarahan.


Pak Ali sudah sering membicarakan Hafiz kepada pak Abdul dengan kelakuan Hafiz yang begitu menjaga Zahra di pondok. Dan pak Abdul sendiri telah mengenal lama hafiz mulai dari Hafiz masih kuliah dan mengajar di pondok pesantren.


"Baik Ustadz, tpi bolehh Hafiz Sholat Istikharah dlu" Ucap hafiz dengan memohon.


"Baik saya akan tunggu jawaban nak Hafiz" ucap pak abdul.


"Tapi bagaimana dengan Zahra ", tanya hafiz "Kalau Urusan itu nanti akan berjalan seiring kalian sudah Halal" jawab pak Abdul.


"Alhamdulillah operasi Zahra lancar Tapi kondisi Zahra masih sangat lemah dan blum siuman, jdi saya Sarankan hanya keluarga terdekat saja yang boleh masuk" ucap dokter dan berlalu pergi.


Setelah Mendengar operasi Zahra berjalan dengan lancar, Hafiz pun berpamitan dengan Pak Ali. setelah itu hafiz pulang untuk menenangkan dirinya.


( Kenapa Hafiz tidak memanggil Ustadz Ali sebagai ustadz karena pak Ali lebih suka di panggil Pak oleh Hafiz).

__ADS_1


...****************...


Terimakasih sudah membaca πŸ™πŸ’™


__ADS_2