Hijrahku Menemukan Calon ImamKu (END)

Hijrahku Menemukan Calon ImamKu (END)
Kembali


__ADS_3

..."Dalam baik-baik doa yang ku rajut, terselip namamu yang tak lupa kusebut"...


...🌻🌻🌻🌻...


...-...


...-...


...-...


...-...


Eropa,,,,,


Sang Mertua sudah sampai di Eropa menyusun strategis untuk menyelamatkan menantunya "Jangan sampai ada jejek dan lakukan dengan teliti, " ucap sang Mertua.


"Baik bos, sesuai rencana"


"Apakah dokter itu bisa dipercaya?, sudah siap? "


"Dalam monitor yang tertempel di almamater sang dokter, posisinya sedang menuju ke kamar tuan Hafiz boss"..


" Baik silahkan, kita hanya butuh waktu 60 Menit untuk membebaskannya, Ayo cepat ".


Sang Mertua dan beberapa pengawal sedang menjalankan misinya, Untung Abi Zahra mempunyai beberapa kenalan di berbagai negara termasuk Negara Eropa.


Seorang dokter sedang berjalan di Koridor, Rumah Sakit" "Selamat siang".


"Siang Dok" dengan bahasa Eropa.


"Saya ada sedikit makanan untuk kalian, pasti kalian lapar kan" ucap sang dokter seraya menyodorkan makanan yang begitu menggiurkan lidah.


"Wah terimakasih dok" ucap salah satu penjaga.


"Silahkan dimakan saya periksa tuan Hafiz dulu" dokter itu berlalu dan membuka pintu ruangan Ustadz Hafiz dirawat.


Hafiz yang tengah berdzikir memalingkan wajahnya kepada seseorang yang baru saja membuka pintu kamarnya. "Siang Ustadz Hafiz" sapa sang dokter yang mulai memeriksa Hafiz.


"Siang" jawab Hafiz sedikit datar sejujurnya ia sangat bosan diruangan ini.


"Dalam waktu 10 Menit kita harus keluar dari sini" lirih sang dokter.


"Maksud dokter" tanya Hafiz


"Aku akan membebaskan mu dari sini, Ayah mertuamu sedang menunggumu disana, Cepat masuk dan ganti pakaian mu. dalam 5 Manit Kamera CCTV yang ada diruangan ini akan mati selama 3 Menit." ucap sang dokter.


"Lalu bagaimana dengan penjagaan yang ketat? " lirih Hafiz.


"Semua sudah ditaklukkan oleh pengawal Ayah Mertuamu" jawab Sang dokter.


Dalam Waktu 15 Menit Hafiz dan seorang dokter itu berhasil keluar, Hafiz dengan pakaian samaran yang diberikan oleh dokter itu sangat cool dan tampan yah meskipun sedikit memakai Kumis sih.


"Selanjutnya kita kemana? " lirih Hafiz dengan terus berjalan.


"Setelah kamu keluar dari rumah sakit ini, Ambil Arah Kanan, Telpon Umum dengan Kode 26003 ulangi 2X. Seseorang disana akan mengantar mu ketempat selanjutnya" ucap Sang dokter dan berlalu pergi.


Hafiz hanya bisa menganggukkan kepalanya "Terimakasih dokter"


"Ucapan terimakasih nanti saja, setelah berhasil" lirik Sang dokter dengan beberapa langkah menjauh dari Hafiz.


Seperti yang dikatakan Sang dokter Hafiz menjalankan nya dengan baik. Dan sekarang ini Hafiz dituntun oleh seorang pengawal yang berbadan besar dan kekar menaiki sebuah gedung tinggi, Tak henti-hentinya Hafiz berzikir dan mengucapkan Kata Syukur kepada sang Pencipta.


"Zahra tunggu yah sayang, Kak akan pulang nemenin kamu" batin Hafiz


...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...


"SIAL*AN....."


"Halo Cari Abang Gue sekarang, dia berhasil kabur" ucap seseorang dengan memutuskan panggil secara sepihak.


Brungkkk...


"Kenapa Yah" tanya seseorang dengan membuka pintu secara kasar.


"Abang Pak, dia kabur" ucap Yahya sedikit gemetar.

__ADS_1


"Apa kamu bilang Tadi!!!KABUR,,,, BODOH.. Cari sekarang juga" Teriak Pak Martin.


"Baik Pak" Yahya berlari keluar.


Pak Martin berjalan menuju CCTV yang iah pasang dikamar rawat Hafiz "Hebat,,, Hebat sekali... Dia bukan orang biasa.. Tapi tenang saja kita lihat sampai dimana mereka bisa kabur" Ucap Pak Martin dengan Tersenyum sinis.


...🌻🌻🌻🌻🌻🌻...


Hafiz sudah sampai diatas gedung, Terlihat seorang pria paru baya sedang mondar - mandir, dengan pakaian serba hitam dan Topi dikepalanya. "Abii,,, " ucap Hafiz dan langsung memeluk tubuh Pak Abdul..


"Menantu, Ayo sekarang kita pergi.. Acara Nangis-Nangisnya kita tunda dulu. Kita hampir kehabisan waktu nak Ayo"


Sang Mertua menuntun Sang Menantu untuk naik ke Helikopter setelah itu mereka berangkat meninggalkan Negara Eropa.


...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...


Zahra bangun dari Tidurnya untuk melaksanakan sholat subuh, Masih dengan perasaan sedih dan sangat merindukan Sang suami disisinya. "Kak,,, Kak sekarang dimana. semoga kak dalam lindungan Allah" ucap Zahra bangkit dari kasur dan berjalan menuju Toilet.


"Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh" ke kanan.


"Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh" ke kiri.


Zahra mengangkat kedua tangannya meminta ampun kepada Sang Maha Kuasa yaitu Allah SWT. "Ya Allah,, dimana pun suamiku berada tolong lindungi dia, pertemuan kami ya Allah dan persatukanlah kami dalam keluar kecil kami, Sungguh saat ini hamba sangat merindukannya, , Aamiin"


"Nak kamu yang kuat yah, Daddy pasti akan menemui kita. Mungkin saja sudah dalam perjalanan" ucap Zahra seraya mengelus perutnya.


Tok


Tok


"Zahra Kak boleh masuk? " tanya Kak Fitri


"Masuk aja kak ngk Zahra kunci kok"


Kak Fitri membuka pintu " Tumben ngetok pintu, biasanya juga langsung masuk" lirih Zahra.


"Heheh iah, Harus sopan dikit sama Bumil, takut nanti dijambak" jawab Kak Fitri sedikit tertawa.


"Ada Apa???" tanya Zahra seraya melipat Sajadah dan mukena yang iah pakai.


"Ngak ada Apa-apa kangen aja gituhh, sama adek aku yang terimuttt" jawab Kak Fitri.


"Terserah Low deh"


"Jadi bumil jangan sewot - sewot Atuh neng, takut nanti bayinya pas lahir, judesin bu dokter dan suster"


"Emang bisa yah" tanya Zahra.


"Engk tau sih" jawab Kak Fitri, dan Zahra hanya bisa memutar bola matanya.


"Jangan dengerin yah nak,, itu tadi Siaran Radio Rusak jadi agak berisik." ucap Zahra mengelus perutnya.


"Idihhh,, Radio rusak... Aunty Cantik nih" ucap Kak Fitri pede.


"Oiyah Abi kemana"


"Abii... Owh Abii.. "


"Iyah atuh Zahra.. masa mang ujang" jawab kak Fitri.


"Abi ke Eropa" jawab Zahra dengan santai.


"What.... Owh Eeemmmjiii... Kak ngk diajak ke Eropa liburan Guys"Teriak kak Fitri kaget.


"Iyah padahal nih kak, Abi semalam ajak Zahra, tapi Zahra nolak karena khawatir kak sendiri dirumah " jail Zahra.


"Low baik banget sih dek, biasanya juga ninggalin kak sendiri" lirih Fitri.


"Lah memang gue baik kak, low nya aja yang ngk sadar" bangkit Zahra dari Sofa.


...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...


"CEK SETIAP CCTV RUMAH SAKIT INI JANGAN SAMPAI ADA YANG TERTINGGAL,,, SAYA HANYA BUTUH WAKTU 10 MENIT UNTUK MENUNGGU" teriak Pak Martin dengan penuh kemarahan.


"Maaf Pak, Apakah Liya sudah tau? " tanya Hafiz.

__ADS_1


"Liya tidak perlu tau, Lusa adalah tanggal pernikahannya dengan Hafiz, tapi kamu malah lalai dalam menjaga Abangmu sendiri, Dasar kamu GOBL*K"


Yahya hanya bisa terdiam tidak berani menatap mata Pak Martin yang sudah memerah karena kemarahan.


"Lapor Pak dalam rekaman CCTV ada seorang dokter yang terakhir memeriksa Ustadz Hafiz"


"Bawa dokter itu segera"


"Baik Boss".


Seorang pengawal membawa dokter yang didalam CCTV itu " Ada apa ini" tanya seorang dokter.


"Apa kamu yang memeriksa Ustadz Hafiz? "


"Tidak" jawab Sang dokter dengan jujur.


"Lalu siapa yang masuk keruangan itu, mirip dengan mu". tanya Pak Martin.


" Pak Martin yang terhormat, lihat baik2 pada waktu yang bersamaan saya sedang keluar menjemput anak saya"


"Lalu siapa itu" tanya Pak Martin.


"Saya juga tidak tau" jawab Sang dokter.


"Jangan bohong kamu, jika ada bukti kalau dokter yang menyelamatkan ustadz Hafiz keluar dari tempat ini, anak dan keluargamu saya lenyap kan dalam semalam" ucap Pak Martin dengan menggenggam kuat Keran almamater sang dokter.


"Boleh saya permisi,,, tuan Martin yang terhormat. saya harus memeriksa pasien saya,,, "


Pak Martin melepaskan Sang dokter dengan kasar dan menjauh darinya.


*Flasback On🌻


"Hallo dalam waktu 60 Menit saya akan keluar menjemput putri saya, almamater yang mirip dengan almamater yang saya punya sudah saya kirim. gunakan waktu kalian sebaik mungkin"


"Terimakasih dokter, Pak Abdul senang berkerja sama dengan Anda"


"Baiklah salam untuk Ustadz Abdul" ucap Dokter Hang.


"Kalian Harus ingin CCTV hanya mati dalam 3 menit dan akan aktif kembali,, Semoga berhasil" ucap dokter hang mematikan telpon.


Flashback Off🌻*..


...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...


Tok..


Tok..


Tok...


"Bi..... Kak Fit.... ada tamu!!! " Teriak Zahra yang asik menonton TV


Tokk


Tokk


"Aduh mereka pada kemana sih, ninggalin orang seimut aku dirumah" Zahra merampas Cadar nya dan berjalan membuka pintu.


Saat Zahra ingin membuka pintu tiba-tiba bibi beteriak "Non biar bibi yang bukain yah" teriak bibi didalam dapur.


"Udah bi.. biar Zahra aja.. bibi ma kelamaan. nanti tamunya keburu lumutan kalau nunggu bibi" jawab Zahra dengan Teriakan.


Pintu terbuka menampilkan seseorang yang sudah lama iah tunggu, sudah lama iah nanti-nantikan. Seseorang yang sangat iah cinta setelah Allah dan Ayahnya. Seseorang yang namanya tidak akan lepas dalam doa.


Sesekali itu tersenyum kepada sang istri, "Kak Hafiz" ucap Zahra dengan Air mata yang sudah membasahi pipinya..


...****************...


...🌻🌻🌻🌻🌻🌻...


...MAAF BARU UP, SOALNYA TADI TADARUS-AN DULU SAMA TEMAN...


**Aku kembaliin Ustadz Hafiz ke Zahra dulu yah, Soalnya kasian Sama Zahra nanti kalau ngidam sesuatu ngk ada yang beliin. Kasihan juga masa anak pertama ngk ditemenin sama Suami kan Ngk enak Iyah ngk..


...jangan lupa Vote and Komen jangan cuman baca doang, kan kasian aku nanti ngk tau apakah kalian suka tau tidak...

__ADS_1


...Buat yang udah baca, Makasih yah.. ...


...JANGAN LUPA JUGA NIH follow IG :_jhuumm26**...


__ADS_2