Hijrahku Menemukan Calon ImamKu (END)

Hijrahku Menemukan Calon ImamKu (END)
Hamil


__ADS_3

..."Ketika kita berbicara dengan orang lain gunakan bahasa-bahasa yang tidak merendahkan atau menghinakan orang lain, karena kita tidak tau ucapan seperti apa yang bisa menyakiti hati seseorang. Mungkin bagi kita mengatai fisiknya bercanda, tetapi ternyata bagi dia itu adalah menghinakan dirinya, maka hati-hati dalam berbicara"...


...🦋🦋...


...-...


Sudah 1 Bulan Ustadz Hafiz koma dirumah sakit Eropa dan hari ini dia mengigau nama Zahra hanya itu saja. "Hmm entah apa keistimewaan Zahra dimata mu, sampai kau lupa bahwa akulah seseorang yang menemanimu dari kecil. Aku juga tak menyangka kenapa cinta itu hadir andai aku bisa memilih Hafiz lebih baik aku tidak pernah mengenalmu" ucap Liya.


"Sayang kamu sabar yah, setelah Hafiz sadar ayah akan membujuknya untuk menikahi mu" ucap ayah liya.


"Ayah apakah ustadz Hafiz mencintai ku? " tanya liya dengan menatap pria paru baya didepannya.


"Ayah tidak tau, tapi apapun yang kamu kau, Ayah akan penuhi sayang, jadi tenang yah. sekalipun dengan cara merenggut nyawa seseorang ayah rela" ucap Ayah liya sedikit gemetar.


...****************...


Suasana dirumah Ayah Hafiz


Saat ini Zahra belum juga keluar kamar membuat seisi rumah khwatir, "Hei makan dulu, kamu belum makan sejak pagi" ucap Yahya.


"gue ngk mau" ucap Zahra membuang muka dengan kembali menatap jendela kamarnya.


"Low jangan egois deh jadi orang" ucap Yahya kesal.


"Gue ngk egois Yah, gue nungguin suami gue pulang, mending low keluar deh,,, Keluuuarrrr gue bilang" Teriak Zahra.


"Abang mental gue kuat banget yah! dapat istri kek low Zahra. gue jadi ngk pengen nikah,, ribett tau ngk" batin Yahya mengusap mukanya dengan kasar. Selama Ustadz Hafiz belum ditemukan Yahya yang selalu merawat Zahra meskipun sedikit menguras emosi.


Klik...


Seorang pria paru baya memasuki kamar Zahra, "Assalamu'alaikum bidadari abi"


"Waalaikumsalam warahmatullah wabarakatuh Abi" Zahra beranjak dari tempatnya lalu membuang pelukannya ke tubuh sang Ayah yang kini mulai dimakan usia.


"Abi,,, Apa Kak Hafiz sudah ditemukan? " tanya Zahra yang masih dalam posisi memeluk Abi.


"Nak,, kamu harus banyak bersabar yah, Polisi dan suruhan Ayah masih dalam. proses pencarian" ucap Abi Abdul menenangkan putri bungsu nya.


"Abi,, kenapa bukan Zahra saya yang dibawa oleh orang itu, ini juga semua kesalahan Zahra, seharusnya Zahra nolongin Ustadz Hafiz waktu itu, Tapi Zahra kabur, ini semua salah Zahra bii" ucap Zahra frustasi sampai cairan benih keluar dari matanya.


"Hussttt,,, ngk ada yang bersalah dalam kejadian ini,, Kamu ataupun Suami kamu. Semua sudah kehendak Allah. Allah tidak akan menguji hambanya diluar batas kemampuannya,,, " nasehat Abi Abdul seraya menghapus Airmata putrinya yang tertutup Cadar.


"Tapi Abi,, Apakah Kak Hafiz masih hidup,,, atau jangan-jangan kak Hafiz sudah ma----" tanya Zahra.


"Untuk sekarang ini tetaplah berfikiran positif untuk keadaan suami kamu, dimanapun dia berada semoga dilindungi oleh Allah SWT"


"Kalau begitu Abi pamit dulu yah kek kantor, jangan kesehatan kamu harus makan, nanti kalau menantu Abi pulang liat kamu kurus Abi juga yang diomelin karena ngk jaga makanan kamu" ucap Abi sambil berjalan menjauhi Zahra.

__ADS_1


"Awas nanti suami kamu lirik wanita lain low kalau kamu kurus dan tidak terawat" ucap Abi yang masih nongol di ambang pintu.


"Ihk Abiii,,,,, udah sana pergi nanti terlambat" kesal Zahra.


Zahra bangkit dari Sofa dan mencoba duduk dibibir kasur miliknya, mengangkat tangan mengelus perutnya yang masih datar. "Daddy sama Mami harus kuat yah, mungkin diawal Daddy ngk temanin kita, mungkin saat Ini Daddy langsung berjuang untuk kita. Tapi kedepannya Daddy akan pulang dan jagain kita berdua jadi hari kuat yah nak". ucap Zahra sedikit menagis diakhir kalimat nya. Meraih bubur ayam yang dibawa Yahya dan melahap nya.


...****************...


Rumah Sakit Eropah


" Zahra,,,,, Zahra,,,,, " Mata Hafiz mulai terbuka menyeimbangkan Cahaya lampu ruangan dan menelusuri setiap sisi ruangan itu. Nampak seorang wanita dengan rambut terurai sedang mengotak-atik HP miliknya.


"Liya,,," ucap Hafiz. Seseorang yang mendengar namanya menoleh lalu tersenyum kepada Hafiz, "Udah bangun" Liya berjalan menuju Hafiz melebarkan tangannya ingin memeluk tapi tangan liya dihempaskan oleh Hafiz dengan tatapan Tajam.


"Kamu sudah berubah sekarang Hafiz"


"Saya tidak pernah berubah liya, saya menganggap kamu sebagai Adik, tidak lebih" ucap Hafiz lembut.


"Kalau begitu menikah dengan ku Hafiz" ucap Liya menatap Hafiz dengan tatapan memohon.


"Istighfar liya, Saya sudah memiliki istri, saya sudah menikah dengan orang yang sangat saya Cintai" ucap Hafiz


"Istri,,, hahah Istri tapi bagaimana jika istri kesayangan mu itu sudah tiada,"


"Maksud kamu Apa liya,, " ucapan Hafiz sedikit meninggi.


Liya mengeluarkan ponsel miliknya, memperlihatkan video yang berdurasi 2 Menit, terlihat didalam video itu sebuah mobil miliknya ludes terbakar. "Tidak mungkin,, Zahra Pasti masih hidup, Kamu bohong liya" ucap Hafiz tidak percaya.


Hafiz berusaha bangkit dan ingin kabur, tapi Naas kakinya diborgol itu semua kelakuan liya. "Apa ini liya, buka borgolnya saya ini mencari istri saya, cepat lepaskan" ucap Hafiz.


"Ustadz Hafiz ku tersayang, kamu ngk boleh kemana-mana, ini kita sedang berada di Eropa kamu bakalan ngk bisa pulang dan sebentar lagi akan menjadi milikku seorang" ucap liya sedikit nada manja, namun Hafiz tidak tergoda sekali pun.


"EROPA" ucap Hafiz Kaget.


"Istirahat yang cukup yah sayang, aku pergi dulu daaa" ucap liya yang ingin mencium Hafiz namun Hafiz membuang muka.


"Jijik " itu ucapan Hafiz.


"Entar juga kalau udah Sah ngk bakalan jijik ko sayang" jawab liya dari ambang pintu kemudian menghilang.


Hafiz terus mencari Cara, ingin kabur dari rumah sakit ini, tapi pintu ruangan kamarnya dijaga ketat oleh beberapa orang yang berpakaian hitam.


...****************...


"Umahhh,,,, Kak Zahra pingsan" Teriak Yahya.


"Ya Allah Zahra kamu kenapa nak, " Umah khodijah khwatir. dengan menopang Zahra ke kasur.

__ADS_1


"Yah Cepat telpon dokter, cepattt"


"Baik Umah"


"Zahra baik-baik saja, tapi untuk kedepannya Zahra harus banyak istirahat dan tidak boleh stress yah, Kandungnya masih lemah" ucap seorang dokter wanita.


"Kandungan Dok" ucap umah khodijah


"Iyah berumur 2 minggu,masih lemah kalau begitu saya permisi dulu yah, Assalamu'alaikum" salam seorang dokter.


"Waalaikumsalam warahmatullah wabarakatuh" Jawab Umah dan Hafiz.


"Barakallah, terimakasih yah Allah, semoga Allah selalu melindungi kalian, Uma tau dimasa-masa seperti ini Zahra sangat butuh kehadiran Hafiz disisinya. Apalagi anak pertama bagi seorang perempuan, sungguh sangat berat tanpa kehadiran sosok suami" ucap Uma khodijah.


...****************...


...~SEDIKIT INFO BUAT KALIAN~...



..."Ustadz Hafiz"...



..."Zahra "...



..."Liya"...



..."Yahya "...


...----------------...


...----------------...


...**Semoga bermanfaat yah...


...Teruntuk Zahra kamu harus kuat yah...


...nanti kak Hafiz aku balikin deh😢...


...Follow IG @_jhuumm26...


...Terimakasih...

__ADS_1


...Vote anda Komen kalian sangat berarti...


...Supaya aku semangat nulisnya😉😊**...


__ADS_2