
Tingghg
"Via Chat Dari Zahra? Owh jadi dia mau nginap dsini,,,baiklah"
"Iyah sayang Hati-hati yah" balasan Via Cht dari Hafiz.
Setelah Shalat Isya bersama Ustazah Fatimah dan Santriwati yang lain, Zahra memilih untuk masuk ke kamarnya.
Ustazah Fatimah sekarang sudah berada dikamar Zahra. Zahra rahasia ini cuman kamu yang tau yah, Cuma kamu yang ustazah percaya.
"Iyah Ustazah mau bicara Apa yah sama Zahra? "
"Sebenarnya Saya Sudah lama mencintai Ustadz Hafiz dalam Diam. Kamu tolong bantu saya yah untuk mengatakan perasaan Ustazah ke Ustadz Hafiz" pinta ustazah Fatimah.
Betapa sakit dan teriris nya Hati Zahra mendegar perkataan Ustazah Fatimah bahwa ada seseorang yang mencintai suaminya selain dia. Seketika Zahra terdiam
"Kenapa harus Zahra Ustazah"
"Maaf jika kamu keberatan Zahra, hanya kamu yang ustazah percaya, lagi pula kamu sudah menggapa Ustazah sebagai kak kamu kan" ucapan Ustazah Fatimah dengan memegang tangan Zahra.
"Tapi bagaimana jika Ustazah Hafiz sudah mempunyai istri? "
"Hehhe tidak mungkin, jika sudah mempunyai istri pasti dia sudah mempublikasikan istrinya dimedia sosialnya, lagi pula ustadz Hafiz kan terkenal"
"Ok Ustazah pergi dulu yah, lagi ada urusan
Assalamu'alaikum Zahra ini rahasia kita yah"
"Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh" ucap lembut Zahra.
"Kenapa hatiku begitu sakit mendengar Ustazah Fatimah mencintai Suamiku, aku harus bagaimana"
1 pekan sudah berlalu begitu cepat kini Zahra sudah selesai mondok, kalian pasti heran kan? Zahra kok mondok nya cuman beberapa bulan. Hehhe kalian tau kan Zahra adalah anak dari pemilik pondok itu dan Niat Zahra masuk mondok juga untuk balas dendam kepada ustadz Hafiz tpi Skenario Allah lebih Bagus Ustadz Hafiz Malah Jadi Suami Zahra. Maa syaa Allah niat kita nggak baik aja, Allah malah kasih yang terbaik sebagai pengampunan kepada Hambanya. Apalagi kalau niat kita baik Pasti Balasannya akan lebih banyak lagi. Jadi kalian jangan lelah yah untuk berbuat baik kepada Orang lain. Meskipun orang itu sudah jahat sama kitaππβ¨π»
Zahra dan Ustadz Hafiz berpapasan di gerbang pondok, Ayo kakak Antar pulang. Jangan kakak Zahra sudah pesan taksi online kok, jawab Zahra dibalik Cadar nya.
"Ustadz Hafiz.. . . " Teriak Ustazah Fatimah
Zahra yang mendengar suara yang familiar itu langsung bergegas pergi dan berpamitan kepada Suaminya, Zahra takut jika Ustazah Fatimah tau tentang rahasia Zahra Dengan Ustadz Hafiz.
***Pipppppp....
__ADS_1
Piiiiippppppp....
Brukkkkk***....
Zahra berlari kecil tanpa melihat Jalan, Zahra tertabrak Oleh Mobil truk, Zahra mengalami pendarahan di bagian kepalanya.
"Assalamu'alaikum Ustadz,, Ustazah,, , Akhwat Zahra mengalami kecelakaan di Pertigaan"
Sontak Ustadz Hafiz Kaget, Apaaaa.. .
Zahra Zulaikha Imrana.. ?
"iyah Ustadz,, , , Jawab seorang Akhwat"
Ustadz Hafiz segera berlari menuju ke ketempat kejadian, Ya Allah Zahra. kini Zahra sudah dikerumuni orang beberapa warga disekitar Pondok.
Hafiz Memeluk Zahra dipangkuannya, Jilbab serta Cadar nya sudah berlumuran Darah. Tolong telpon kan Ambulance sekarang Istri saya butuh pertolongan,, , , Tolong,, , ,
"Sayang kamu harus kuat yah.." ucap Hafiz dengan nada yang terisak isak
"Kak... Sakit.. . " ucap Zahra lemah
Zahra pingsan tidak Sadarkan diri, Ucapan terakhir Zahra disaat kejadian hanya merasa sakit dibagian kepalanya.
Seorang Ustadz Tampan dengan baju yang memiliki bercak darah dengan khawatir memegang tangan Istrinya tak lupa dengan mengucapkan Istigfar.. . .
Sekitar 10 Menit Zahra sudah sampai di R.S Permata Indah. Zahra langsung dilarikan ke UGD.
" Maaf Pak,, , , bapak tunggu disini,, , , Dokter akan menangani Istri bapak " ucap Suster
"Tolong selamatkan Istri saya"
"Baik Pak, Mohon do'a dari bapak juga"
Sekitar dokter menutup pintu UGD.
Pak Abdul, Fitri dan Ustadz Ali baru saja sampai drumah sakit,,
"Hafiz bagaimana keadaan Zahra"
"Zahra sedang ditangani Dokter Ayah"
__ADS_1
"Kak Hafiz bagaimana Zahra bisa kecelakaan, Kak gak becus yah jagain Adek saya" tanya Fitri dengan Nada yang memberontak.
"Fitri Nada bicaramu, sopan kepada yang lebih tua" Ucap Ustadz Hafiz.
"Waktu itu Saya Dan Zahra ingin pulang dari pondok, Saya sudah mengajak Zahra untuk pulang bersama saya, tapi Zahra menolak dan Zahra langsung berlari dan menghindar dari saya.Zahra masih merahasiakan Pernikahan kita di Pondok.
" Maafkan Hafiz Ayah, Hafiz belum bisa menjaga Zahra dengan baik hikss hiskk. "
Pak Abdul berusaha Menenangkan Menantunya itu, "Tidak Nak ini bukan kesalahan kamu, Ini sudah Takdir dari Allah"
Pintu UGD Terbuka Seketika seorang Dokter Cantik keluar, Keluarga Zahra,,,,
"Saya Suaminya dokter"
"Istri Bapak banyak mengeluarkan Darah, dan Stok darah A+ dirumah Sakit ini sedang menipis. Mohon bapak untuk mencarikan pendonor untuk istri bapak segera.
" Cek Darah saya dok,, , darah saya A+"
"Baik,,,, Suss,, bawa gadis ini saya membutuhkan 4 Kantong golongan Darah A+ sekarang"
Oiyah Pak, Istri Bapak mengalami benturan kerasa dibagian kepalanya dan kemungkinan besar Amnesia 2 tahun sebelumnya.
Hafiz bagai disambar peting, dadanya merasa sesak, tangan yang susah bergerak dan kaki seakan-akan lumpuh.
Pak Abdul sontak terjatuh ke lantai mendengar putri kesayangannya mengalami Amnesia
"Pak tentang yah, Zahra akan baik-baik saja" ucap Ustadz Ali menenangkan Pak Abdul
"Putriku,,,, Zahra"
...----------------...
...----------------...
...Zahra Baru saja membuka hatinya untuk mencintai Ustadz Hafiz, Tapi Naas Zahra harus Amnesia, Maaf yang guys ππ...
...Akankah Zahra Masih mengingat Hafiz???...
...Next Episode...
...Terimakasih sudah Membaca, jangan lupa Like, Komen dan Vote yahππ...
__ADS_1