Hijrahku Menemukan Calon ImamKu (END)

Hijrahku Menemukan Calon ImamKu (END)
Kecelakaan


__ADS_3

..."Hal terbaik yang bisa kita lakukan ketika kita lagi marah itu adalah 'diam'. Karena dengan kita diam, kita tidak akan menyesali perbuatan kita. Justru sebaiknya, kalau kita marah-marah, kalau kita meledak-ledak, kalau kita keluarkan semua omongan kasar kita, kita akan menyesal pada akhirnya. Seperti yang dikatakan Umar bin Khattab, " Aku tidak pernah menyesali diamku. Tapi sering kali aku menyesali bicaraku. "Kapan waktunya untuk ngomong? ketika emosi kita sudah reda"....


"Kak, sudah sore nih.. pulang yuk? " ajak Zahra menarik tangan Hafiz.


"iah,, Ayokk.. " Jawab Hafiz


"Tapi kak, Zahra lapar" ucap Zahra sedikit manja.


"Mau makan Apa" tanya Hafiz


"Ketoprak yang dekat SMK GARUDA MUDA" jawab Zahra sedikit mata berbinar.


Setelah berpamitan dengan Ustadz Ali dan pengurus pondok yang lain, Zahra dah Hafiz melajukan mobilnya keluar pekarangan pesantren sampai masuk ke jalur pengendara seperti yang lain.


...****************...


"Sesuai rencana mereka telah keluar pekarangan pondok pesantren, jangan sampai gagal"


Tuttt...


Tuttt....


Tutt..


Dalam perjalanan Mobil Zahra dan Hafiz dikepung oleh seorang berpakaian hitam dan bertopeng "Kak mereka siap, ngikutin kita dari tadi". " Kaka juga ngk tau saya, pokoknya kamu jangan keluar atau buka pintu yah. kunci pintunya setelah kak keluar " ucap Hafiz.


"Zahra ngk bisa kak, Zahra takut". jawab Zahra dengan tangan gemeteran.


" Percaya sama Allah kak akan baik2 Saja,, Ok" ucap Hafiz menenangkan Zahra.


Hafiz mencium pucuk kepada Zahra, pipi dan berujung ketangan Zahra.


"ingat pesan kak, jangan buka pintu. kunci setelah kak keluar ok"


"Kak Hati-hati yah. Zahra akan coba minta pertolongan".


Hafiz keluar dengan cepat setelah sudah diluar Hafiz berteriak " Sayang kunci pintunya " Zahra dengan sigap mengunci pintu mobil lalu berdoa untuk keselamatan suaminya.


"Eh buka pintunya" beberapa orang bertubuh kekar mengetok pintu kaca mobil, mengancam Zahra. Sekarang Zahra hanya fokus menatap Suaminya dengan penuh perjuangan melawan 5 orang berpakaian hitam dan memakai topeng.


Pukulan pertama Hafiz bisa mengelak dan meninju beberapa orang, tapi karena semakin lama, lawan Hafiz semakin banyak bahkan tenaga Hafiz hampir habis.


"Kakak Awass dibelakang kak, Kaaa" teriak Zahra didalam mobil.


Brungkk


Kepala Hafiz sedikit pusing namun masih bisa iah tahan "Siapa kalian, kalian dibayar berapa ha" tanya Hafiz dengan sedikit memegang kepalanya yang mengeluarkan sedikit darah segar.


"Banyak bac*t luh, " tendangan, tinjuan bahkan sayatan di lengan Hafiz serangan dari mereka sangat keras. Sehingga Hafiz pingsan


Suara mobil polisi terdengar dari beberapa meter


"Buka Pintunya, Ayo cepat keluar"


"Tapi suami, aku tidak bisa meninggalkan. Tohmmhsjj" Mulut Zahra ditutup dengan pria itu.


"Bos istrinya kabur, "


"Cepat Cari dia,".


"Bakar mobilnya, setelah itu cabut polisi semakin mendekat Ayo"

__ADS_1


"Siap bos"


...****************...


"Halo bos, Istrinya kabur, tapi kami masih bisa membawa suaminya" ucap seseorang.


"Bagaimana dengan keadaan suaminya"


"Tidak sadarkan diri bos, lukanya juga cukup parah"


"ok baik, 5 Menit seorang dokter akan datang. Jangan dengan baik jangan sampai ada orang yang tau, ataupun polisi ingat itu. atau nyawa kalian taruhannya.


" Siap Bos"


Tutttt...


Tuttt...


...****************...


Anggur Merah


Teguknya " Haah Malik,,, Malik,, selamat berjuang untuk menemukan putramu. Hmm jangan terburu-buru permainan baru saja kita mulai " Ucap Martin, yah Martin ayahnya Lia masih ingat ngk.


"Kenapa kamu membawa aku lari, seharusnya kamu tolong suami aku yah" ucap Zahra


"Mereka terlalu banyak Zahra, Aku juga ngk sanggup Lawan mereka yang begitu banyak. Semoga saja kak baik-baik saja" ucap Yahya menarik nafas kasar.


"Kak,, " tanya Zahra.


"Iyah aku 'Muhammad Yahya bin Malik, adik ustadz Hafiz, suami kamu" jawab Yahya datar.


"Tapi bagimana kamu"


"Pengecut banget kamu, seharusnya kamu nolongin kak kamu bagaimanapun caranya" jawab Zahra kesal.


"iyah aku Salah".


" Trus kita harus bagaimana, mereka mungkin sedang mencari kita "


"Aku punya cara, untuk keluar dari sini kita harus nyamar yah"


Posisi mereka sekarang ada disebuah Mall, Hafiz dengan Pakaian ala anak remaja, kemeja dan Topi, sedangkan Zahra untuk sementara itu mengganti Cadar nya dengan Masker berwarna putih, hijab menutup dada dan memakai rok.


"Wah gila,, kak gue emang ngk salah milih cewek, tapi apakah kak gue tahanan yah sama low, low kan bar-bar. Waktu SMA aja nyebelin" ucap Yahya dengan kekehan.


"Eh,, yang sopan sama kak ipar low, lagian juga gue heran, Ustadz Hafiz yang MasyaAllah bisa punya adek yang Astagfirullah kek kamu yah" ledek Zahra.


"Bukan Astagfirullah lebih tepatnya, Cool and Perfect" jawab Yahya pede.


"Udah... nanti melayang lagi, selanjutnya apa"


tanya Zahra.


"yah keluar lah" jawab Yahya datar.


"Yah gue laper, "


"Yaelah suaminya ngk tau keadaannya bagaimana masih sempat aje mikirin makan"


"awas aja lu nanti laporin ke Kak Hafiz,, Uma,,, sama Aba, biar ta dipulangin ke Landon"

__ADS_1


Yahya memutar bola matanya "sabar yah, itu kak ipar low, anda bukan kak ipar dah dari tadi gue tinggal" celetos Yahya.


"Bilang apa tadi? "


"Engga itu tadi mbak2 kasirnya Cantik" elakkan Yahya.


...****************...


"Bagaimana Bi ada kabar tentang Zahra dah Kak Hafiz" tanya Fitri.


"Belum ada sayang" Abi Abdul.


"Bagaimana kalau kita kerumah kak Hafiz saja siapa tau mereka ada disana" usul Kak Fitri.


"Iyah, kenapa abi tidak kepikiran yah, tunggu abi ambil kunci mobil dulu".


Sekitar 25 Menit menuju rumah Abba Malik dan Umma khodijah. Mobil mereka memasuki Missions bernuansa Putih dan sedikit warna Coklat. dengan beberapa penjaga.


" Assalamu'alaikum "


"Wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh" sepanjang pasutri membalikkan badan.


"Maaf Aba,,, Umah,,, Apa kak Hafiz dan Kak Zahra sudah sampai disini" tanya Fitri.


"Belum nak, Umah ngk tau kalau mereka mau kesini" jawab Uma Khodijah.


Liputan Petang..


"Sebuah Mobil dengan plat nomor 'xxxx' mengalami kebakaran di jalan tol 'xzxzxz' tidak ada korban, namun ada bercak darah dalam beberapa meter dari posisi mobil, Polisi sedang menindak lanjutin kecelakaan ini, Terimakasih"


"Bah,, itu mobil... " umah khodijah menatap Abi dengan meminta jawaban, namun Alih-alih Aba tidak menjawab membuat Tangis umah khodijah pecah.


Meskipun tidak ada korban namun kekhawatiran seorang ibu sangat kuat, bahkan bisa merasakan apa yang anaknya rasakan. "Umah tenang yah, InsyaAllah Zahra ..kak Hafiz baik-baik saja dan salalu dalam lindungan Allah"


"Aamiin Aamiin Allahumma Aamiin" Jawab umah khodijah.


...****************...


"Lukanya cukup parah, dia membutuhkan pelayanan lebih lukanya bisa infeksi jika hanya mengonsumsi obat saja" ucap seorang dokter.


"Baik dokter saya hubungi bos saya dulu"


"Jadi tahanan nyusahin banget nih orang" batin seorang penjahat itu.


"Eh kalian tau tidak, dia itu seorang ustadz yang baik, Istrinya baru saja kemarin Amnesia. mereka pasangan serasi tapi ada saja orang yang tidak suka dengannya" ucap salah satu seorang penjahat.


"Diam aja luh, jangan sampai bos dengar atau bisa2 ini hari terakhir low dimuka bumi ini"


...****************...


...----------------...


......................


..."**Penjahat aja Masih punya hati, yah emang yah sudah nebak hati seseorang sesuai dengan Cover dan pekerjaannya, hanya Allah yang tau isi hati hambanya"...


...jangan lupa Vote and like yah...


...Follow IG :_jhuumm26...


...si paling kece heheh...

__ADS_1


...Tolong tandain yang typo yah**...


__ADS_2