
..."*Bertemu denganmu adalah takdir, bertemu denganmu adalah pilihan. Tetapi, jatuh cinta denganmu, di luar dayaku"...
...🌻🌻*...
Seorang perempuan dengan gaun pengantin yang senada dengan mempelai pria, mereka sangat serasi duduk berdampingan.
Para tamu mulai datang menghampiri mereka mengucapkan selamat untuk mereka. Perempuan itu bukan Zahra melainkan liya.
"Wah selamat yah Ustadz Hafiz udah nikah aja"
"Jazakillahu khairan,, " jawab Hafiz
"Eh bukannya ustadz Hafiz sudah punya istri yah yang pakai niqab itu"
"Afwan saya tidak pernah menikah dengan siapa pun selain liya" jawab ustadz Hafiz.
"Kak tega yah, nikah lagi apa kak ngk cinta lagi sama Zahra" teriak Zahra
"Maaf kamu siapa yah?" tanya ustadz Hafiz.
"Sayang dia siapa yah? " tanya Hafiz kepada istrinya liya.
"Afwan kami tidak mengenalmu, yuk Sayang kita pergi saja".
" KAK TOLONG AKU INI ZAHRA ISTRI KAMU "
teriak Zahra..
"Tidak,,, Tidak,, kak jangan pergi,,jangan tinggalin Zahra" Zahra terbangun dari mimpi nya..
"Astaghfirullahalazim"
"Astaghfirullahalazim"
"Cuman mimpi"
Zahra menatap jam dinding menunjukkan pukul 03:20 Malam, Zahra bangkit dari kasur berjalan memasuki toilet, mengambil Wudhu dan mulai sholat Tahajjud. Dengan sangat Khusyuk.
"Ya Allah Ya Rabbi, Lindungilah suami hamba, dimanapun dia berada. Berikanlah kami petunjuk untuk menemukannya, dan semoga mimpi hamba tadi tidak menjadi kenyataan. Pertemukanlah hamba dengannya Hamba sangat merindukan ya Allah, hiksss,, hikss Aamiin" doa Zahra dengan menjatuhkan cairan benih itu.
...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...
Sedangkan ditempat lain namun diwaktu yang sama.
Hafiz tengah melaksanakan Sholat Malam juga, Menangis dan berdoa meminta ampun.
"Ya Allah,, ini hambamu meminta Ampun. Mudahkanlah amba untuk keluar dari tempat ini, hamba sangat rindu dengan istri hamba ya Allah, Jika memang didalam Video itu adalah istri hamba berikanlah tempat terbaik disisimu, Tapi hamba sangat yakin kepada mu Ya Rabb bahwa divideo itu bukan istri hamba,, Hanya engkau yang tau Ya Allah.. Lindungilah mereka,
Ya Allah berikanlah hidayah mu kepada orang yang ingin menghancurkan rumah tangga hamba bersama Zahra, Seorang perempuan yang sangat hamba cintai, bahkan di kelahiran selanjutnya hamba selalu ini bersamanya Aamiin ya rabbal alamin"
Hafiz tidak bisa menyembunyikan kesedihan diujung sajadah, hatinya sangat rapuh, hancur dengan tayangan video yang sempat iah lihat, ada ke sedikit tidak percaya jika itu adalah Zahra, tapi lagi-lagi dia teringat bahwa hanya ada Zahra yang ada dimobil itu sebelum dia keluar menghadapi para penjahat itu.
...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...
"Ayo makan" ucap liya yang menyodorkan sesendok bubur ke mulut Hafiz namun Hafiz hanya membuang muka.
"Aku tidak lapar" ucap Hafiz Datar.
"Pernikahan kita sebentar lagi, aku tidak mau kamu kenapa-napa"
"PERNIKAHAN, hmm sampai kapanpun aku tidak akan menikah dengan mu" ucap Hafiz dengan tersenyum sinis.
"Hafiz jangan menguji kesabaran ku" ucap Liya dengan nada Rendah, namun masih bisa didengar oleh Hafiz.
"Pernikahan itu adalah menyatukan dua insan sedang kamu, kamu ingin menikahi suami orang yang tidak pernah suka dengan mu. Kamu harus ikhlas liya bahwa aku memang bukan untukmu. Masih banyak laki-laki diluaran sana yang mau dengan mu, Kamu itu cantik, pintar Ayolah bertaubatlah Allah masih menunggu tobatmu" nasehat Hafiz
Liya hanya bisa menunduk "Kamu istirahat dulu aku pergi sebentar" ucap liya meninggalkan Hafiz.
"Semoga hidayah Allah menghampirimu" ucap Hafiz.
__ADS_1
Klik...
Liya duduk "Hmm Hafiz memang benar aku tidak pantas untuknya, lagian juga dia sudah memiliki Zahra yang sangat sempurna" ucap Liya seraya menghapus air matanya.
"Apakah kamu selemah itu, sejak kapan Low nyerah. perasaan dari kecil low selalu dapatin yang low mau"
"Ngk bisa bang, Hafiz memang milik kak Zahra. Liya ngk bisa setega itu kepada Bang Hafiz" ucap liya.
"Liya,,,, liya,,, low sudah masuk dalam perangkap abang gue dengan sedikit kata-kata yang menyentuh hati low, Ingat Jika rencana kita berhasil Low bakalan milik bang Hafiz dan... Zahra akan jadi milik gue" dengan senyum sinis
"Bang low jahat banget sama kak sendiri" ucap Liya.
"Gue ngk jahat liya dari dulu bang Hafiz selalu dapatin yang dia mau, Aba,,, Uma hanya merhatiin Bang Hafiz, Gue dan Zahra pernah ketemu sebelumnya diwaktu kita masih sekolah sampai Zahra masuk pesantren gue ngk liat lagi.
Aba dan Uma ngirim gue ke London untuk Kuliah dan disaat gue dengar kamar bahwa Abang gue menikah dengan orang yang gue Cinta, disitu gue sangat Marah dada gue sesak. Bahkan aku sudah berencana ketika aku pulang dari London aku ingin melamar Zahra, Tapi ternyata Abang gue ngerebut bidadari yang gue incar" ucap Yahya dengan tersenyum sinis.
"Tapi bang Hafiz tidak mencintai ku, dia hanya menganggap ku sebagai adik, tidak lebih" ucap liya menatap Yahya.
"CINTA,,,, cinta itu urusan belakangan liya,, low jangan lemah deh" ucap Yahya sedikit mengangkat nada bicaranya.
"Ok Gue balik dulu yah" ucap Yahya meninggalkan Liya.
...🌻🌻🌻🌻🌻🌻...
"Abii... Apa ada kabar tentang kak Hafiz" ucap Zahra dengan nada lembut. Setiap Hari Zahra menanyakan kabar Hafiz kepada Abi,, Aba,, dan pihak polisi.
"Assalamu'alaikum"
"Wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh" jawab Zahra matanya berbinar dengan seseorang yang ada diambang pintu dan Abi yang tentang duduk diruang Tamu.
"Kak Fitri" ucap Zahra
"Zahra,, Kak kangen banget sama kamu. aduh kamu kok kusut banget kayak jemuran yang belum di setrika" ucap Fitri tanpa melihat situasi.
"Biarin deh kak, Zahra malas dandan lagi. Zahra takut nanti banyak yang naksir lagi" jawab Zahra
"Zahra harus dandan untuk siapa kak, sedangkan Kak Hafiz tidak kunjung ditemukan" ucap Zahra dengan mata yang berkaca-kaca.
"Yang sabar yah dek aku yang paling imut. Setiap rumah tangga pasti punya ujiannya masing-masing"
"Pintar banget nasehatnya padahal belum kawin" ucap Zahra dengan mengerutkan alisnya.
"Wah ingat guys pelatih ngk ikut bermain" bisik Fitri dengan kekehan kecil.
" Pelatih,,, Pelatih,,, Pelatih Gadungan low kak" ledek Zahra.
"low bisa aja deh dek, Jadi bagaimana nih keadaan calon keponakan gue, sehat ngak" tanya Fitri dengan memandang perut Zahra.
"Alhamdulilah baik kok Aunty jelek, Nah nak ini tuh Aunty jelek namanya" ucap Zahra dengan sedikit menirukan suara bayi.
"Nak nanti kalau lahir mirip aku yah, soalnya muka ibu kamu tuh kusut kek jemuran" ledek Fitri
"Enak aja, Orang aku yang bikin sama Ustadz Hafiz kok dedenya jadi mirip kamu,,, ihk amit-amit.. Liat low aja mau muntah" jawab Zahra
"Iyan juga sih,,, hehehh... Canda dek. Tapi kalau mirip aku juga ngk papa deh"
"Ngk... Ngk.... titik ngk pakai koma"
...****************...
"Bagaimana apakah ada kabar tentang menantu saya? " seseorang sedang berbicara serius dengan telpon genggam miliknya.
"Dimana titiknya"
"Titiknya lumayan jauh pak, Di Negara Eropa. Salah satu rumah sakit disana" jawab seseorang dibalik telpon.
"Info ini jangan sampai terdengar oleh putri saya, Siapkan jeck Pribadi. Malam ini juga kita ke Eropa jemput menantu saya"
"Baik bos,, laksanakan"
__ADS_1
"Oiyah bawa beberapa pasukan, aku tau Martin Orangnya bagaimana. pasti disana ada beberapa penjagaan yang ketat"
"Abii....bicara dengan siapa kok bisik-bisik gituh" tanya Zahra.
Pak abdul berjalan menghampiri Zahra memeluk dan mengusap kepala Zahra yang hanya tertutup khimar "Abi ngk papa, Abii baru dapat info kalau perusahaan Abi yang di Eropa ada masalah sedikit jadi Abi harus kesana" bohong Abi...
"Emang harus malam ini yah bii,, Ngk bisa besok gitu, ini sudah jam 12 low bih" ucap Zahra.
"Engk bisa donk saya, namanya juga urusan kantor"
"Kalau gitu Abi Hati-hati yah, Abi Coba Cari Kak Hafiz juga disana siapa tau dia nyasar di Eropa trus ngk tau jalan pulang"
Perkataan Zahra membuat Abi,, terkekeh "Kamu itu ada2 aja deh,, sini Abi mau meluk lagi" memeluk Zahra dengan erat.
"Abi ma kek mau pergi jauh aja"
"Yah emang jauh sayang ke Eropa"
"Pokoknya Abii harus cepat kembali yah"
"Iyah sayang rumah abii kan dsini bersama Anak Abii yang paling imut dan Calon cucu Kakek yang paling Lucu"
"Kalau gitu Zahra istirahat dulu yah" ucap Zahra mencium pipi Abi Abdul.
"Iyah sayang tidur yang nyenyak yah"
"Iyah abii,, kalau dah Sampai Eropa lapor ke Zahra tau kak Fitri yah"
"Iyan Sayang"
"Good night Abi,, Assalamu'alaikum" ucap Zahra dengan melambaikan tangan.
"Good night to,, Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh"
...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...
..."***Kak Fitri"...
...(Salam dari Guru Muda***)...
...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...
...***Jangan lupa Vote And Komen...
...Salam kiyomo dari aku...
...Syukron udah Baca!!...
...Semangat buat kalian***...
Kata-kata buat!!
1). Ustadz Hafiz
2). Zahra
3). Kak Fitri
4). Yahya
5). Liya
ditunggu yah😉😉
(Guys jangan lupa Follow IG aku yah👇)
__ADS_1