
...***...
Akihara dan Natsuki disambut oleh kepala desa, hanya kepala desa saja, karena yang lainnya mungkin sedang melaksanakan kegiatan masing-masing. Tapi itu tidak jadi masalah untuk mereka.
"Selamat datang di desa ini. Jadi anda berdua adalah utusan dari pemerintah untuk menangani masalah yang terjadi di desa ini?." Gin hanya tersenyum kecil menyambut kedatangan Akihara dan Natsuki. Lalu dimana Kurosaki dan Kuronichi?. Mereka tentunya tidak bisa memperlihatkan diri mereka pada orang lain, jadi mereka menunggu di luar?. Entahlah, belum pasti seperti itu yang terjadi.
"Itu sangat benar sekali. Saya sebagai anggota kepolisian dari pemerintah pusat, mendapatkan tugas untuk menyelidiki apa yang telah terjadi di desa ini." Natsuki juga tersenyum kecil. "Masalah di desa ini tidak bisa dibiarkan begitu saja, karena ini menyangkut nyawa banyak orang." Natsuki sedikit menjelaskan alasan kenapa mereka datang ke desa itu. "Kemungkinan kami akan menetap di sini selama dua bulan penuh untuk memastikan desa ini benar-benar aman nantinya." Lanjutnya lagi.
"Kalau begitu kami akan menyiapkan tempat untuk sementara waktu anda berdua tinggal di sini." Gin sebagai kepala desa tentunya akan melakukan itu. Meskipun ia sangat terkejut mendengarkan apa yang dikatakan oleh Natsuki.
"Terima kasih atas sambutan yang bapak berikan kepada kami." Natsuki . "Semoga kami bisa membantu desa ini dengan baik." Natsuki sangat senang karena kepala desa akan menyiapkan tempat tinggal untuk mereka.
"Semoga kalian betah berada di desa ini. Tapi maaf saja, kami tidak bisa menjamin keselamatan kalian. Karena desa ini adalah desa pembunuhan yang sangat kejam. Jadi kami tidak bertanggung jawab jika terjadi suatu pada kalian nantinya." Gin berkata seperti itu seakan-akan desa itu memang desa yang sangat menakutkan untuk ditinggali.
"Kami mengerti dengan situasi desa ini." Akihara yang dari tadi hanya menyimak saja mulai angkat bicara.
"Keadaan desa saat ini tidak sesederhana yang kau pikirkan anak muda. Kau akan merasakan nantinya, kuharap kau tidak kembalikan diri dari desa ini." Gin malah terkesan meremehkan Akihara. Karena ia tidak mengetahui kemampuan yang dimiliki oleh Akihara.
"Tenang saja akihara. Jangan sampai kau terbawa amarah." Kurosaki ternyata berdiri dibelakang Akihara, akan tetapi sepertinya kepala desa itu tidak menyadarinya.
"Tenang lah sedikit aki chan. Biarkan saja dia berkata apa." Kuronichi juga kini sedang berdiri di belakang Natsuki.
"Um." Akihara hanya mengangguk mengerti dengan apa yang telah dikatakan oleh Kurosaki.
__ADS_1
...***...
Di kantor pusat Kota.
Yuma, Taiki, Geki, dan Yuhei benar-benar sedang mengeluh pada saat itu. Mereka
benar-benar merasakan kehilangan sosok
Akihara yang sangat baik pada
mereka semua.
"Ternyata tidak ada akihara di kantor ini, rasanya sangat sepi sekali." Taiki hampir saja menangis saat berkata seperti itu. Baginya Akihara adalah teman yang sangat menghibur dikala kepalanya terasa sangat pusing ketika menghadapi masalah yang sangat serius.
"Lalu apa yang akan kita lakukan jika kita tidak ada di sini?." Yuma malah bertanya pada teman-temannya.
"Rasanya kita kembali ke masa sebelum dia datang ke sini. Kita benar-benar habis mandiri kembali." Geki sendiri dapat merasakan perbedaan yang sangat jauh.
Apakah itu artinya mereka telah bergantung pada Akihara selama ini?. Apakah itu bena?. Tanpa mereka sadari, mereka telah banyak bergantung pada Akihara?. Dan lihat apa yang bisa mereka lakukan di saat Akihara tidak ada seperti ini?.
Sedangkan Asakura yang berada di ruangan yang berbeda. Saat itu ia masih memikirkan apa yang telah terjadi pada adiknya pada saat itu?. Meskipun ia sendiri mencoba untuk melupakan itu, tapi tetap saja ia masih memikirkan masalah itu.
"Sebenarnya apa yang terjadi?. Kenapa pada saat itu dia muntahkan darah?. Apakah benar dia mengalami sakit yang sangat parah?. Tapi kenapa dia tidak pernah mengatakan apapun padaku?." Dalam hati Asakura masih belum mengerti dengan apa yang terjadi pada adiknya. "Apa karena aku selama ini sangat cuek padanya sehingga dia tidak mau berbicara apapun padaku?." Asakura mencoba menyalahkan dirinya atas apa yang telah terjadi pada adiknya?. "Nanti jika dia kembali dari tugasnya aku akan menanyakan semua yang ia rasakan." Asakura mencoba berbaikan dengan adiknya?.
__ADS_1
Tidak ada yang bisa menjawab itu, jika Asakura sendiri yang masih ragu pada hatinya saat itu.
...***...
Sementara itu di sisi lainnya.
Hanamichi Sakura sedang mengecek pesan yang masuk. Namun ia belum mendapatkan balasan dari Akihara yang katanya sedang bertugas di sebuah desa yang sangat terpencil.
"Apakah karena dia tugas di desa dan tidak ada internetnya?. Dia tidak mengirimkan pesan apapun padaku?." Sakura sedikit bingung dengan itu. Tidak biasanya Akihara tidak membalas pesannya?. "Mungkin saja seperti itu, aku tidak boleh berpikiran yang buruk tentangnya. Sebelum dia pergi ke desa itu dia telah mengabari bahwa dia akan pergi ke desa yang sangat jauh." Sakura mencoba berpikir baik tentang alasan kenapa Akihara tidak membalas pesan darinya. "Mungkin di sana benar-benar tidak ada signal ataupun internet." Sakura tidak ingin berpikiran buruk, atau membayangkan hal yang buruk yang mungkin sedang menimpa Akihara ketika di desa?. "Aku harap kau baik-baik saja di sana akihara. Aku harap kau tidak terlibat dalam masalah yang sangat efektif di sana nantinya." Sakura hanya berharap jika Akihara akan baik-baik saja selama berada di sana. "Tapi setidaknya dia pergi dengan kuroyami san. Wanita yang berpangkat tinggi di kalangan kepolisian wanita lainnya. Aku yakin dia akan aman bersama bibinya itu." Itulah yang membuat Sakura merasa lebih baik karena ada Natsuki yang ikut bersama Akihara, jadi ia tidak akan merasa cemas yang berlebihan lagi. "Aku akan menunggunya dengan sabar di sini." Hanya itu yang dapat ia lakukan untuk menenangkan pikirannya.
...**...
Akihara dan Kurosaki pada saat itu sedang mengamati desa dengan jalan kaki sebelum ia menuju tempat penginapan mereka.
"Rasanya sangat tidak nyaman sekali kurosaki." Akihara sedikit mengeluh dengan apa yang ia rasakan pada saat itu.
"Kau harus kuat akihara." Kurosaki tentunya dapat merasakan apa yang telah dirasakan Akihara pada saat itu.
"Apakah kau pernah berpikir, jika apa yang mereka lakukan hanyalah karena kekuasaan?." Akihara dapat merasakan hasrat yang sangat berbeda dari yang lainnya.
"Kau harus lebih waspada lagi akihara." Kurosaki telah memberikan peringatan pada Akihara.
Apakah yang akan terjadi selanjutnya?. Simak terus ceritanya.
__ADS_1
...***...