Hobby Jajan

Hobby Jajan
10. Hari Bersih-Bersih


__ADS_3

Sampai di ruang kelas ketika bel masuk berbunyi.


" Huh.... Hah... " q ngos2an karena sedikit berlari dari gerbang sampai ke kelas.


" Eh ngapain lari2 Al " tanya Andri


" Nggak papa An, takut telat hehe " jawabku sambil nyengir kuda


" Telat juga gak papa, kan hari ini kerja bakti " cetus Erwan


" Hah, emang iya ? " menepok jidat


" Tunggu aja bentar lagi pasti di umumin " sambung Andri


' Huh udah bawa buku berat2 malah gx belajar ' aku menggerutu dlm hati


" Emang kamu tau dari mana An ? " tegasku tak percaya


" Kemaren pas pulang, gak sengaja denger Ibu kepala sekolah lg ngrencanain ini sama Pak Bambang "


" O "


Beberapa menit kemudian terdengar suara pengumuman dari ruang TU.


" pengumuman kepada seluruh siswa Smp n 2 Budi Luhur untuk berkumpul di lapangan sekolah tanpa terkecuali "


Tak menunggu waktu lama seluruh siswa berhamburan keluar dari ruang kelas masing2.


Kemudian mereka membentuk barisan sesuai kelas mereka seperti saat hendak upacara hari senin.


Pak bambang yg merupakan guru penjas segera menyalakan microfon dan melakukan sambutan


" selamat pagi anak-anak " ucapnya memberi salam


" pagi pak ... " jawab semua murit termasuk Alira


" Baiklah sengaja kalian di kumpulkan disini karena ibu kepala sekolah akan menyampaikan sebuah rencana yg akan langsung beliau jelaskan... Silahkan buk Laila Fitria "


Ibu kepala sekolah segera menyambut microfon dari tangan Pak Bambang


" asalamualaikum warahmatullahiwabarokatu "


" Waalaikumsalam... Warahmatullahiwabarokatu..... " jawab semua murit dan juga guru2 yg berbaris.


" Pertama saya akan menyampaikan bahwa di kumpulkannya kalian semua disini adalah untuk memberitahukan kepada kalian agar melaksanakan jum'at bersih dg bergotong-royong "


" hal ini diberitakan tiba2 karena keadaan mendesak, bahwa besok kita akan kedatangan bapak Camat yg akan meninjau secara langsung seperti apa keadaan sekolah kita tercinta ini "


" karena semua siswa pasti belum ada persiapan membawa peralatan bersih2 maka saya sudah mengintruksi pada bapak Bambang untuk mempersiapkan segala sesuatunya yg di perlukan"


" Bagaimana pak Bambang, apa sudah siap ? "

__ADS_1


" Siap buk. "


" baiklah saya rasa semuanya sudah paham kan, silahkan ikuti intruksi dari pak Bambang selanjutnya ya "


" saya minta, saya harapkan partisipasi dari semua siswa tanpa terkecuali... Tanpa ada yg bermalas2an atau malah kabur ke kantin ya "


Setelah itu Ibu kepsek pun masuk ke kantor di ikuti guru2 lain kecuali pak Bambang.


" Baiklah sekarang para ketua kelas dan wakilnya silahkan ikut bapak ke gudang sekolah "


Setelah beberapa saat di gudang mereka kembali membawa peralatan kebersihan.


Trisna ketua kelas kami dan Erwan wakil ketua kelas membagikan alat kebersihan pada semua murit kelas 2b.


Erwan memberiku sebuah sapu lidi.


" Nih kamu nyapu aja biar gak capek jongkok "


" 😁 tau aja kamu wan " ucapku sambil mengambil sapu lidi dari tangannya


Setelah semua mendapat bagian, kami segera melaksanakan gotong royong itu seperti semut yg bubar dari sarangnya. Maklum saja jika satu kelas adalah 30 murid, dan satu tingkat kelas ada 3 kelas maka jumlah total siswa ada 270 orang blm lagi ditambah anggota staf Tu, satpam dan guru2 yg juga membantu proses kebersihan itu.


Saat aku asik menyapu rumput2 yg sudah di koret oleh siswa lain, dan mengumpulkannya tiba2 Dian dan Andi bersamaan memunguti tumpukan rumput itu dan memasukkannya ke tong sampah lalu membawanya ke belakang gedung untuk di bakar.


" Yg rajin nyapunya biat nanti dapat cowok ganteng " celetuk Dian.


" Hah ... " aku hanya ternganga mendengar celetukannya


Aku segera gelagapan menutup mulutku.


Sedangkan Andi hanya mesam-mesem sambil sesekali melirik padaku.


' Huh malu2 kucing sekali dia ' batinku kutujukan pada Andi.


" nanti kami balik lagi ya " celetuk Dian


Aku pun berusaha tak menggubris mereka karena malu.


Arini dan Maya hanya tersenyum sambil menaik2 kan alisnya saat melihatku digoda dua cowok yg aneh itu.


Gimana gak aneh coba yg satu selalu ngliatin kalau ketemu. Yg satunya lagi malah ngirim surat cinta. Hadeuuhh


Tak berapa lama Dian dan Andi kembali datang dan mengangkut hasil sampah yg kukumpulkan.


" Makasih ... " kataku basa basi atau caper entahlah


" Sama2 ndutt " ucap Dian


" Apa ? " kataku dg keras


" Hehehe bercanda ... Jangan marah dong " ucapnya lagi sambil senyum2

__ADS_1


' Ishhh senyumnya itu loooo muaniiiizzzz bangett aku jadi kelepek2 hehe' hatiku berkata2 sendiri


" Ayo cepetan nyapunya, tongnya masih butuh isi nih " tiba2 Dian membuyarkan lamunanku yg terkesima oleh senyumannya


" Ihhh apaan sih, itukan banyak sampah yg udah dikumpulin " sentakku agak kesal.


" pokoknya Kita cuma mau buang sampah yg kamu kumpulin aja lo Al, yg di kumpulin anak lain kita gak mau "


" huuh... Itu namanya ngerjain aku " masih berlagak kesal, padahal hatiku berbunga2 merasa di dekati dua compan sekaligus. Wahaaa PD sekali aku...


" Ya gak gitulah Al, kan biar kita jadi lebih kenal hehehe "


Kenapa aku merasa si Dian ini sangat ringan dan humoris ya. Apa karena dia tau aku sudah menyadari tatapannya yg selalu rutin dia lakukan entah sejak kapan


Tapi bagaimana dg Andi yg hanya mesam-mesem padahal sudah mengirim surat cinta, apa dia merasa minder karena Dian adalah ketua kelasnya.


Aku sesekali mencuri pandang keduanya saat mereka sibuk memunguti sampah di hadapanku


Waduhh... Sebenarnya siapa yg lebih aku suakai, Dian atau Andi.


Tapi kalau Andi, kan Sahabatku juga naksir, gak mungkinlah aku makan janjiku untuk gak menerima dia.


Kalau Dian, ahh... Apa benar dia suka padaku. Atau hanya sekedar ingin berteman denganku...


' Sabar Alira, jangan terburu2 kamu baru kelas 2 smp ' bisikku pada hatiku


Setelah hampir 3 jam berkutat dg bersih2 sekolah akhirnya semuanya selesai.


Pak Bambang memborong kantin bude Ijum dan membagikan semua jajanan pada semua siswa.


Pertama membagi pada ketua kelas lalu ketua kelas membagi pada teman sekelasnya.


Saat aku mendapat jatah roti dan permen. Aku celingak-celinguk karena sebenarnya aku sangat haus.


Tiba2 andi datang dan menghampiri di barisan kelasku,


" Alira mau minum gak ? " mengulurkan sebotol aqua


" eh tau aja kalau aku haus "


Andi hanya tersenyum lalu kembali kekelasnya, aku melihat Dian menatapku dg tatapan aneh yg sulit ku artikan.


" Ayyshh kenapa dia menatapku seperti itu, kurang kerjaan " gumamku pelan


Setelah cukup beristirahat pak Bambang pun membubarkan semua siswa dan memperbolehkan pulang untuk beristirahat dirumah.


Aku masuk kelas dan mengambil tasku lalu menunggu kedua sahabatku di tempat biasa, di samping pos satpam.


***


Lanjut lagi ke episode berikutnya ya...

__ADS_1


__ADS_2