
Malam minggu, malam yang mungkin ditunggu-tunggu oleh banyak anak muda terutama yang memiliki pasangan. Beberapa orang mungkin akan memilih menghabiskan waktu di mall, entah itu nonton bioskop, berbelanja, atau sekedar berjalan-jalan santai dengan pasangan atau teman.
Tapi tidak dengan seorang pria yang berjalan santai diatas pasir pantai menikmati suasana hening ditepi pantai dengan semilir angin malam pantai membuat perasaannya lebih tenang sejenak bebas dari kepenatan kerja, bisingnya kendaraan, hingar bingar ibukota, dan masalah yang selama ini membenam di hati dan pikirannya. Ditengah malam seperti ini susana pantai sudah pasti sunyi dan sepi tapi ia menyukainya, pria itu memang lebih menyukai suasana seperti ini dibanding keramaian, terlebih setelah kejutan terhebat dihidupnya, bukan kejutan kebahagiaan tapi kejutan yang menghancurkan dunia nya saat itu.
Pria itu berhenti berjalan lalu mendaratkan bokongnya di pasir pantai yang sedari tadi ia pijaki, samar-samar ia mendengar suara isak tangis seorang wanita tapi ia masih mencoba mengabaikannya dan kembali menatap langit luas yang bertaburan bintang.
Semakin ia mencoba mengabaikan suara isak tangis tadi semakin jelas pula suara tersebut, ia pun bangkit dari duduknya dan menajamkan pendengarannya sembari menengok kiri dan kanan mencari sumber suara, dan matanya berhenti di satu titik, ya seorang gadis dengan bahu bergetar duduk dengan memeluk kedua lutut diatas pasir menghadap laut dengan deburan ombak membasahi pakaian bagian bawah wanita itu
"apa dia sedang menangis?" tanyanya dalam hati.
Isak tangis dari gadis itupun semakin kencang dan sekejap membuat bulu kuduknya meremang ditengah malam seperti ini "itu manusia bukan sih? Kalo manusia, apa gak dingin tengah malam gini berendam dipinggir pantai? Atau kuntilanak?" batinnya masih menerka-nerka dan refleks melihat kearah kakinya dan dengan bersamaan gadis itu bangkit dari duduknya membuat pria itu sedikit terlonjak kaget dan mengelus dada "manusia deh kayaknya, kakinya napak gitu" katanya dalam hati masih menatap gadis tersebut yg mulai melangkah maju kearah ombak, pria tersebut semakin panik, ia takut jika wanita itu akan melakukan hal yang bodoh, dengan cepat ia melangkah mencoba mendekati si gadis tetapi langkahnya terhenti karena tiba-tiba gadia tersebut teriak kencang
__ADS_1
"aaaaaahhhhhhhh"
"***** kaget gua!" umpat si pria
tapi tangis wanita tadi semakin terdengar "yang aku lihat sudah cukup menjelaskan semuanya, dan aku akan menutup telinga dari apapun yang berhubungan denganmu hiks hiks. It's over! " teriaknya lagi di sela-sela isak tangisnya kemudian gadis tersebut berbalik sehingga pria tadi bisa melihat wajah sang gadis dibawah sinar rembulan yang merupakan satu-satunya penerangan di tempat itu, kemudian ia pergi meninggalkan pantai itu tanpa ia sadari bahwa sejak tadi seseorang memperhatikan dan mendengar keluhnya.
"ohhh patah hati toh" pria tersebut tersenyum getir dan menarik napas karena sejak mendengar keluhan si gadis tadi dadanya ikut terasa sesak "aku tau bagaimana rasanya" ia pun berbalik dan kembali menatap ombak dihadapannya dengan senyum getir masih melekat di wajah tampannya.
__ADS_1
**Assalamualaikum 😊
ini cerita pertama dariku, semoga prolog nya menarik dan bisa membuat readers penasaran sama kelanjutannya
mohon maaf jika dicerita ini typo nya bertebaran, karena saya hanya makhluk ciptaan Allah yang tak luput dari salah 😁
please dukungan, like dan komen nya yah, kritik dan saran membangun nya sangat dibutuhkan dan diterima oleh author 🤗**
Best regards
fitrhyalfi 💕
__ADS_1