I Am Dragon

I Am Dragon
Eiifer


__ADS_3

Langit yang terang lama kelamaan di tutupi oleh kabut, cahaya kuning kemerahan muncul dari balik awan dan menyisakan suara yang kuat.


Naga yang besar dan kuat terbang di sela sela awan hitam dan melesat cepat menuju ke sebuah desa.


Naga merah yang bernama Eiifer adalah naga yang tidak berpihak dengan siapa pun baik dewa maupun iblis dia lebih memilih jalan hidup nya .


Dia hidup sudah sangat lama membunuh banyak orang untuk memenuhi tujuan nya, dewa dewa mengincar nya tetapi mereka tidak sanggup dan di jadikan santapan nya


dia tidak memilih milih jika dia sudah lapar dia akan terbang menuju kerajaan Iblis dan memakan sebagian iblis di sana .


Sekarang dia adalah binatang yang paling di takuti baik manusia biasa maupun mahluk lain nya.


Memiliki wajah sangar, menghancur kan gunung hanya dengan libasan ekor nya, membakar kerajaan iblis dengan semburan api nya.


Memakan dewa agan tujuan nya semakin dekat.


Sungguh keji ,besar nya melebih gunung , panjang nya melebihi sungai, dan selalu sembunyi di awan hitam.


Dewa dewa dan iblis mengincar kehidupan nya mereka tau apa yang terjadi jika membiarkan Eiifer masih hidup.


Eiifer adalah raja dari kumpulan naga jika ada yang menantang nya atau melawan perintah nya, tidak segan segan ia akan membunuh nya sampai akar keturunan nya.


Setiap kali dia makan akan menimbulkan ribuan korban jiwa setelah itu dia akan tertidur dan muncul lagi ketika dia lapar.


Alam sudah tunduk kepada nya, di dunia ini dia lah raja nya, tetapi dia ingin memenuhi tujuan nya ketika sudah bosan menjadi naga seterus nya dia ingin menjadi manusia.


Tentu saja itu tidak mudah, dia harus memakan lebih dari seratus ribu jiwa, lima puluh ribu iblis, dan empat puluh ribu dewa atau pengikut nya dan sepuluh ribu manusia.


Karena mengetahui rencana Eiifer, mereka semua baik iblis, dewa maupun manusia meningkat kan pertahanan nya.


Sekarang Eiifer ingin ke sebuah desa dan memakan manusia di sana


Tidak butuh lama agar dia tiba ke desa itu, pijakan kaki nya membuat tanah bergetar, bangunan menjadi roboh.


Orang orang berlarian ketika menyadari Eiifer, bahkan ada yang terang terangan meninggal kan anak nya demi menyelamat kan diri nya.


Berita Eiffer ingin menjadi manusia sudah tersebar ke mana mana


Tidak heran mereka langsung ketakutan .


Eiifer tertawa keras, suara tawa nya membuat gendang teling orang orang pecah dan mengeluarkan banyak darah


"Mau kemana kalian lari, aku ingin makan !" dia menarik napas dari mulut nya, sehingga rumah rumah warga tertarik begitu juga dengan manusia nya.

__ADS_1


Teriakan histeris mereka membuat Eiifer semakin semangat dia semakin menarik napas membuat semua di situ tertarik begitu saja.


"Hentikan kekejian mu ini Eiifer " teriak lelaki dengan baju bangsawan dan pedang di pinggang nya.


Laki laki ini adalah dewa dengan lebih dari seribu pengikut di belakang nya, jelas mereka semua ketakutan tetapi perintah tidak boleh di lawan demi umat manusia.


"Oh, kau, apakah kau dewa jika ia aku akan sangat berterimakasi kepada mu kerena sudah membawa lebih dari seribu Pengikut untuk santapan ku "


Tanpa menghitung dia sudah mengetahui berapa Pengikut dan berapa dewa yang datang, seberapa tinggi kekuatan nya, seberapa kelam nya masa lalu nya.


Dia tau semua ,


"Untuk apa kalian bersembunyi " Riifer mengibas kan ekor nya sehingga beberapa pohon di hutan hancur begitu saja.


"Haha, tidak di ragukan lagi kau memang hebat. " bebrapa dewa lain muncul dari reruntuhan tumbang pohon tadi.


Eiifer tertawa dengan keras seakan akan bergema ke seluruh penjuru bumi bahkan orang orang yang sudah lari sangat jauh, mati ketika darah keluar dari mata dan kuping nya.


Seperti nya otak nya sudah hancur tetapi itu tidak berpengaruh kepada dewa ,mereka memiliki pelindung yang di berikan raja dewa.


Eiifer menatap lama pasukan dewa itu dan kemudian menarik napas dalam dalam lalu menghembuskan nya.


Api yang besar bukan warna merah melainkan warna hitam bersembur dengan cepat mereka menghindar tetapi sebagian yang tidak sempat menghindar harus mati.


Bahkan dampak angin semburan nya membuat pohon pohon hancur begitu saja.


Tiba tiba wajah Eiifer menjadi pucat.


Semua dewa menjadi kebingungan dan tidak tau apa yang terjadi dengan nya.


"Apa yang aku lakukan seharus nya..... seharus nya ..... Setengah dari kalian tadi bisa jadi makanan ku dan tujuan ku semakin dekat "


Sekarang Eiifer benar benar frustasi dia melamun pikiran nya menjadi kosong seakan akan tidak memperdulikan musuh musuh di depan nya.


Mereka menjadi kesal sekalian geram.


"kau meremehkan kami serang saja naga busuk itu " suatu perintah membuat pasukan nya maju dan menyerang Eiifer.


Tetapi Eiifer tidak memperdulikan nya dan hanyut dalam lamunan nya, menatap orang itu dengan tatapan kosong.


Mereka semua melesat maju dan menyerang Eiifer dengan senjata nya tetapi ada yang aneh.


Semua senjata mereka tidak dapat menembus kulit nya.

__ADS_1


Seakan akan memotong batu besar, lebih besar dari gunung tetapi seharus nya Dewa bisa memotong.


Semua menjadi kebingungan dan tidak tau apa yang terjadi, mereka pernah melawan Eiifer tetapi tidak pernah menyentuh kulit nya.


Karena setiap kekuatan Eiifer membuah kan daya hancur yang besar sehingga mereka sulit mendekati nya.


Wajah pemimpin nya menjadi pucat dan kesal, mata melirik lirik entah kemana, mencari kelemahan Eiifer.


Dan berhenti ketika menemukan kepala Eiifer yang di penuhi oleh rambut putih yang panjang.


"Kalian semua, incar kepala nya, pasti di situ kelemahan nya. "


Dia berpikir Kepala Eiifer adalaha kelemahan nya karena kepala nya sama sekali tidak di lapisi pelindung atau sisik naga seperti tubuh nya.


Semua pasukan Dewa mengincar kepala nya.


Tapi sayang, perkiraan pemimpin nya salah.


Kini wajah nya semakin pucat bahkan dia mengerahkan tenaga Dewa yang bersembunyi tadi.


Ada yang mengeluarkan api, ada yang mengeluarkan air, ada yang mengeluarkan petir.


Tetapi sedikit pun tidak menggores badan Eiifer.


Kabut mulai hilang, pancaran matahahari terbenam mengenai wajah Eiifer.


Pancaran yang berwarna kuning kemerahan, atau oren kekuningan.


Eiffer hanya menatap Matahari terbenam itu,


Seperti nya matahari terbenam itu sangat indah bagi nya.


Itu karena dia tidak pernah melihat Matahari terbenam, karena di tinggal di balik kabut tebal bahkan sinar matahari di dapat menembus masuk ke dalam.


Salah satu pasukan nya mengincar mata nya, tetap saja tidak berbekas.


Tetapi Kesadaraan Eiifer sudah muncul ia langsung membuka mulut nya dan memakan pasukan itu.


"Hmm.. Enak, makan sambil melihat matahari adalaha hal yang keren " dia menangkap sati persatu pasukan nya.


Dan memakan nya secara perlahan sambil menatap Matahari terbenam.


Tindakan nya ini seakan akan menonton film di bioskop dengan pockron makanan nya.

__ADS_1


Wajah dewa itu menjadi pucat sekalian kesal.


"Bunuh dia, cepat "teriak nya


__ADS_2