
# 12
" Apa ! apa maksud nya ? Kita tidak jadi menginap ,aku sudah membayar Dua keping emas dan itu tidak murah " Jen terlihat Frustasi,sangat frustasi saat mendengar penjelasan Master Xi .
"Ya menurut ku lebih baik kehabisan uang 2 keping emas dari pada sekarung emas " Ucap Master Xi menjelas kan .
Dan dengan berat tari Jen ,menyetujui nya .
"Baiklah ,kita akan pergi dan jika kau kelelahan kami akan meninggal kan mu "
Ucapan tajam asli mengenai Jiwa Master Xi yang baru saja menyadari kaki nya keram .
"Ya ya ,jika aku kelelahan aku akan memanggil Moxi "
Moxi adalah hewan buas Master Xi.
Serigala putih bulu yang tebal seperti beruang kutub .
Dapat menghangat kan siapa saja di dekat nya ,memiliki insting jauh lebih hebat dari hewan lain.
Master Xi memegang bambu kecil di leher yang berukuran jari kelilingking nya .
Tidak salah lagi itu adalah sebuah pluit ,pluit langka dimana orang yang membuat ini menghabis kan seluruh hidup nya .mengorban kan berjuta juta binatang di dunia ini ,bambu itu sebenar nya bukan bambu melainkan taring naga .
Eiifer melihat kalung itu dan memegang dagu nya .
" Kayak nya aku mengingat sesuatu,tapi apa ya ......hmm.....
Hmmm.....
Hmmmmmmm....."
"Sudah lah kita tak memerlukan ingatan mu " ucap Jen garang dan merasa kesal terhada Eiifer .
' Eh tunggu dulu itu kan....'
Masa lalu :
Saat Eiifer masih anak anak dan badan yang masih kecil ,suatu hari mereka bermain main bersama teman nya .
Tiba tiba suatu kesalah pahaman membuat Eiifer berkelahi dengan teman nya ,teman baik nya.
Buk.....
Satu tinjuan mengarah ke pipi teman nya ,tinjuan yang kuat membuat taring teman nya lepas seketika .
'Jangan jangan itu taring Mize ,aduh kasihan kali dia ' Eiifer menepuk kening nya .
Membuat orang orang sekeliling nya menatap aneh Eiifer.
"Kabar yang di rumorkan ,lelaki yang membuat ini harus berkelahi dengan dua naga besar ,ia berhasil mendaratkan tinjuan nya ke wajah naga itu sehingga tarinya lepas ,saat laki laki itu membelah taring naga tetsebut ,suatu kebetulan taring kecil tumbuh di dalam nya dan inilah taring itu" Bangga diri dan menunjukan taring itu sehingga sinar matahari memantulkan cahaya di ujung taring itu.
' He ,jangan asal ngomong lah dewa pun kami makan ,apa lagi kalian manusia lemah ,tapi apa mungkin langkah kaki yang kami dengar setelah kami pergi adalah laki laki itu '
__ADS_1
"Lebih baik kita pergi secepat nya sebelum warga warga mengamuk "Kakek Boji memukul pelan bahu master Xi .
"Kamu betul sebaik nya kita pergi "
Mereka pergi meninggal kan Desa yang beberapa jam yang lalu di tempati nya ,memang Tempat latihan Master Xi tidak terlalu jauh dari sini ,hanya saja master Xi sudah letih.
"Kakek tua ! Apa hubungan kalian " Tanya Eiifer dan menatap Master Xi dan kakek Boji sekaligus.
"Kami ,Boji adalah adik seperguruan ku ,kami berlatih bersama dan tanpa kami sadari kami sudah dekat ,dia juga guru ,guru dari BULAN MERAH ya walaupun tidak guru besar "
"Haha itu benar ,aku adalah Guru dari Bulan merah tempat latihan anak anak di atas umur 10 tahun dan maaf saja ,kami tidak menerima anak di bawah umur segitu ,berbeda dengan Xiels dia menerima segala murid ,karena dia memiliki keahlian mengajar murid dengan cara berbeda beda "
"Hahaha, jangan memuji ku terus Ji,lihat wajah ku mememerah" mereka berdua tertawa dan melupakan sesuatu yang penting ,murid mereka menetap dengan aneh ,atau teman seperjuangan yang tidak waras ."
"Baiklah Xiels kami ingin pergi dulu " kakek boji memukul pundak Master Xiels dann tersenyum senang.
"Eh ,knapa padahal tinggal sedikit lagi kita sampai di rumah ku ,knapa kita gak nginap dulu " Bujuk master Xi .
"Hahah maaf Xiels kami harus melakukan tugas terlebih dahulu,jika sempat kami akan mampir nanti ke tempat latihan mu ,jika kau menggaji ku aku akan mengajari Murid mu latihan." Canda Kakek Boji .
Dia mengambil rokok nya dan menghidup kan api dengan tangan nya ,membakar rokok besar itu lalu menghisap nya dan mengeluar kan asap yang begitu banyak
"Aku heran,knapa kau tidak mati mati ,seorang bela diri itu tidak memerlukan Rokok seperti itu " Sanggah Master Xiels dan berniat mengambil rokok di mulut Kakek Boji.
Tapp...
Tangan kekar menangkap tangan Master Xi .
Masa muda yang menyenang kan ,di mana kakek Boji selalu bolos latihan untuk merokok ,pernah sekali ia katahuan oleh guru mereka yang sekarang telah tiada atau meninggal.
Kakek Boji di gantung di pohon dengan kaki di atas dan kepala di bawah .
Tiga hari tiga malam ,akhir nya ia jera namun ia mengulangi begitu seterus nya .
Kehadiran kakek Boji di Antara mereka membuat orang orang di dekat nya selalu tersenyum ,kerena melihat aksi bandel Kakek Boji .
"Baiklah kami pergi " Kakek Boji melambai kan tangan nya dan pergi ,sebelum ia pergi ia sempat menatap Eiifer dan tersenyum .
Setengah jam berlalu sejak kakek Boji meninggal Eiifer dan yang lain nya .
Sebuah bayangan hitam ,berdiri di atas rumah orang .
Dan menembakan panah nya .
Cap.
Panah mengenai tanah ,Eiifer dan yang lain nya terkejut .
Mereka semua bersiaga ,tetapi sebuah bola kecil terlempar dan mendarat ke bawah kaki mereka .
Tidak tau apa. tetapi, bola itu mengeluar kan asap hitam ,pandangan master Xiels menjadi buram begitu juga dengan mereka semua .
Tiba tiba sebuah bola kecil kembali di lemparkan .
__ADS_1
Sebuah bola ,kali ini tidak mengeluar kan asap hitam .
Asap hijau menyebar luas .
Mastr Xiels yang melihat warna asap ini langsung menutup hidung dan mulut nya .
"Kalian tutup semua hidung kalian dan jangan ada yang bernapas ! Ini adalah asap bius "
Mendengar teriakan Master Xiels ,mereka semua menutup hidung.
"Eh ,knapa knapa kalian menutup hidung .
Huffffff.....asap nya harum lo huffffff " Eiifer berkali kali menarik napas nya
Master Xiels diam dengan mata terbuka lebar .
Padahal dia ingin menghentikan nya tetapi Eiifer sudah terlanjur menghirup nya .
Master Xiels sudah tau apa yang akan terjadi.
Namun kenyataan tidak sesuai dengan pikiran .
Eiifer yang dari tadi menghirup hirup asap Hijau,tidak terbius bius .
Kebalikan nya ,asap hijau itu yang menghindari Eiifer agar tidak lenyap ,habis di hirup nya .
Tidak lama kemudian ,keadaan menjadi tenang .
Asap perlahan lahan hilang namun sesuatu yang janggal terjadi .
Badan mereka semua panas dingin ,mata yang tidak tertutup ,keringat membanjiri wajah pucat nya berbeda dengan Eiifer yang tidak terlalu peduli.
Anak anak yang berada di sisi nya hilang entah ke mana ,tidak di ketahui .
"Ke ,ke,kemana mereka semua " Suara gugup Jen dan panik.
"Aku tidak tau ,Jen cepat temukan jejak Mereka." teriak master Xiels memrintah Jen .
Eiifer fokus melihat sesuatu .
"Kakek tua seperti nya mereka pergi ke sana,aku dapat mencium aroma nya apa lagi anak yang marah itu ke pada ku "
Pandangan mengarah ke Eiifer ,dengan cepat mereka sudah mendekati Eiifer dengan wajah yang senang .
Master Xiels tidak lagi meragukan nya .
Hidung yang kebal dengan racun pasti memiliki potensi lain .
"Di mana ,cepat pimpin kami kita harus buru buru " Master Xiels melihat kaki nya yang bergetar pelan
[1] dewa memiliki dewa yang di juluki mahara dan Mahara ini memiliki guru dan guru ini memiliki guru besar ,guru besar memiliki sang raja ,raja adalah raja dari segala raja .
[2]Eiifer memiliki kelebih yaitu dapat memakan dewa dan iblis pertama biasa nya naga yang tidak tahan akan mati terbakar
__ADS_1