
15
Jen melompat ketika sabit itu menyerang diri nya , merasa ada kesempatan Jen berlari cepat mengejar perempuan di depan nya.
Jarak mereka tinggal beberapa langkah lagi ,dengan cepat Jen mengayun kan pedang nya .
Ayunan yang cepat mengarah ke leher rantai sabit .
Rantai sabit yang tidak memberikan reaksi apa apa membuat Jen merasa curiga .
Dan tepat sekali ,sebuah panah tiba tiba melesat cepat mengarah ke Jen .
Ting....
Ayunan yang ingin di arah kan ke leher rantai sabit ,Jen merubah nya dan memutuskan menangkis panah itu agar tidak mengenai diri nya .
Sayang nya Jen kembali lengah ,ia terlalu fokus ke panah dan lupa siapa yang berada di depan nya .
Tendangan cepat dan berat mengarah ke wajah Jen .
Buk.....
Punggung kaki sabit rantai tepat mengnai wajah Jen sehingga kehilangan keasadaran seaat .
Master Xi yang melihat itu buru buru ,mengejar Jen dan menangkap nya lalu melompat ke belakang ,ia menidur kan nya di tanah ,tepat di belakang nya .
Master Xi menyatukan telapak tangan nya ,menutup mata nya ,menarik napas nya yang berat menjadi teratur dan lembut .
Rantai sabit yang merasa ada ke sempatan ,mengayun kan Sabit nya mengarah Ke master Xi ,
Sesuatu angin bergelombang besar perlahan lahan keluar dari berbagai arah.
Menekan udara di sekitar nya ,dan memberikan dampak yang hebat ,sabit yang di arahkan ke Diri master Xi harus hancur berkeping keping menjadi beberapa bagian.
Master Xi menarik napas nya .
Kepalan kiri di sebelah perut nya dan tangan kanan nya perlahan lahan memberikan serangan ,dengan telapak terbuka ,gerakan tangan yang berat seolah mendorong angin yang begitu besar dan tentu saja .
Serangan Master Xi.mengeluarkan angin yang begitu besar ,mendarat ke diri rantai sabit ,tidak seperti angin biasa ,angin ini seperti memiliki berat berton ton .
Membuat rantai sabit terpaksa menerima serangan master Xi yang bagai ribuan tinju berat .
__ADS_1
Sehingga rantai sabit jatuh ke tanah ,memuntahkan darah ,master Xi ingin mendaratkan serangan lagi tetapi sebuah anah panah ,melayang cepat mengarah master Xi namun dalam sekejap mata ,master Xi tiba tiba hilang .
Pemanah yang entah di mana lokasi nya merasa terkejut dan gugup ,mata melirik entah ke mana ,mencari master Xi .
Tiba tiba angin berembus pelan membuat dia sekejap menggigil sebelum menyadari siapa yang berada di dekat nya .
Perlahan lahan pemanah itu membalik kan kepala nya ,
"Tidak mungkin bagai mana bisa " laki laki itu sangat terkejut bagai mana tidak ,lokasi yang hampir tidak dapat di temukan dan kini dia di temukan dengan mudah ,bahkan diri nya tak menyadari kehadiran master Xi .
"Kau meremeh kan ku nak ,matilah!" Satu tinjuan berat mendarat ke wajah pemanah itu membuat ia harus kehilangan kesadaran sesaat dan jatuh ke bawah .
Rupa nya diri bersembunyi di pohon besar itu .
Di sisi lain Eiifer masih sibuk bermain main dengan Musuh nya ,perlahan lahan ia menaikan suhu api nya .
' 50 persen "
Api yang besar kini sepenuh nya membakar tubuh lelaki itu ,teriakan sakit dari dalam api Eiifer ,tetapi tidak seperti orang lain ,dia lebih memilih menaikan suhu api nya .
"55 persen "
Aroma gosong mengitari seluruh tempat itu ,pandangan mereka semua mengarah ke Eiifer yang dengan ganas nya membakar musuh nya .
"Sudah cukup sampai mana kau ingin membakar nya " teriak lelaki tua yang berada di belakang nya .
"kakek tua! Knapa kau selalu mengganggu ku " Ketus Eiifer dan memutuskan pergi menjauh ke dalam rumah tua.
"Cih ! Sial knapa kakek tua itu selalu mengganggu ku " Wajah yang kesal dan bosan selalu di kekang dan tidak bisa melakukan suatu hal yang di suka nya .
Eiifer berjalan menggelilingi rumah tua itu sebelum menemukan semua anak anak berada di dalam nya .
"Ketemu ,kalian sudah menyusahkan ku berterimakasilah "
Anak anak yang melihat ke hadiran Eiifer ,merasa senang tetapi reaksi senang iti tidak di perlihatkan.
knapa ? karena mereka memiliki kebencian ke pada Eiifer .
Eiifer berjalan pelan ,mata nya melirik entah ke mana .
Dan berhenti tepat di depan Sindy .
__ADS_1
"Ha ,ketemu aku akan melepaskan mu ,jadi jangan lagi marah ke pada ku " Eiifer mendekat dan perlahan lahan melepas ikatan Sindy.
Belum selesai melepas ikatan ,sebuah kertas jatuh dari baju Sindy ,membuat Sindy terkejut sendiri .
Eiifer yang merasa bingung ,akhir nya mengambil kertas itu dan mulai memperhatikan nya .
Cukup lama Eiifer memperhatikan nya ,tidak ada suara sama sekali bahkan dia menghentikan gerakan tangan nya untuk melepas ikatan Sindy .
"Hmmm........." Eiifer memegang dagu nya .
"Tunggu dulu ,apa aku terkenal knapa bisa ada gambar ku di sini ,hahah pasti aku sangat hebat "
Raut wajah Sindy berubah seketika kini diri nya menjadi lebih heran terhadap Eiifer.
"Apa maksud mu kau ad-
Kata kata Sindy terpotong saat tangan Eiifer memukul pelan punggun Sindy .
"Aku mau tau apa tulisan yang di atas ini ?" tanya Eiifer polos ,sama sekali tidak merasa malu .
"Kau tidak tau membaca " Terkejut Sindy terkejut begitu juga dengan anak anak yang lain nya .
"Yah ,aku tidak peduli nanti aku tanyakan saja dengan kakek tua itu" Eiifer menyimpan kertas itu ,dan lebih fokus melepaskan ikatan itu.
Setelah beberapa lama ,anak anak akhir nya berhasil bebas dan mereka sangat senang .
Mereka semua keluar dari rumah di pimpin oleh Eiifer .
Sesampai di luar ,semua anak anak berlari ke pelukan Jen ,ada yang menangis ada yang senang ada yang tertawa .
Sedangan Eiifer berjalan menemui Master Xi.
"Kakek tua ,lihat aku, gambar ku ada di sini ,sekarang aku terkenal ." Senyum sombong dan merasa bangga diri.
"Mana biar aku lihat " Master Xi mengambil kertas itu dan mulai membaca nya ,perlahan lahan ,sebelum sesuana menjadi hening .
"HAHAHAHAHAHA.........." tawa yang lantang tetapi ada yang mengejut kan Bagi master Xi .
"Apa kau bercanda ,Dia membunuh ku ? Apa kau pikir aku selemah itu dan apa ini ,kau menghargai kepala anak anak sangat mahal apa kau gila hahahah " Tawa master Xi yang keras dan tanpa di.sadari Eiifer dia tertawa sendiri.
"Hahahahah.....menghargai kepala ku ,kau pikir aku hewan ,hahahahah....dan apa itu aku mengalah kan kakek tua ini hahahha ....seandai nya dia tidak terbang saat itu mungkin aku menang ahahahahaha...." Tawa Eiifer semakin kencang dan tak menyadari ,orang orang menatap aneh diri nya .
__ADS_1
Tetapi di balik ini semua ,Sindy lah yang paling lega karena dugaan nya salah ,walaupun dia tidak terlalu mengetahui knapa kertas itu terbentuk