
Bab 14.
Eiifer berlari kencang dan melompat ,mendaratkan tumit kaki nya ke wajah lelaki itu ,sama seperti tadi tendangan Eiifer sama sekali tidak mengenai wajah nya .
Seakan akan Tendangan Eiifer tidak memiliki daya hancur .
Eiifer memutar badan nya dan ingin mendarat kan tendangan telapak kaki nya .sama lagi ,tendangan ke dua nya tidak terasa bagi lelaki itu.
"sudah aku bilang kan ,kau tidak akan bisa melukai ku " Tawa lelaki itu dan mendarat kan tendangan kuat ke wajah Eiifer .
Belum puas Laki laki itu mengayun kan tombak nya ,melesat cepat membelah angin .
Menganai wajah Eiifer ,membuat ia kembali terpental mundur cukup jauh beberapa meter.
Di sisi lain ,Jen berlari ,menghindari sabit rante itu .
Melompat ,menangkis itu semua ia lakukan . Jen bermaksud mendekati Perempuan rantai itu , namun senjata sabit berantai itu tidak main main.
Ujung sabit nya seakan akan mengejar Jen ke mana saja ,membuat Jen kewalahan .
Suff.......
Dua sabit sekaligus menyerang Jen dari belakang .
Kesalahan fatal, Jen sama sekali tidak sempat menghindar sehingga ujung sabit itu menancap di punggung Jen.
darah merah kental keluar dari mulut Jen,melumuri baju depan nya .
Jen menepis Sabit itu agar tidak terlalu lama menancap di punggung Jen dan meninggal kan bekas luka yang cukup dalam .
Sekuat tenaga Jen melompat ke belakang jauh , ingin berniat menjauh dari perempuan itu ,tetapi sekali lagi dua bilah sabit kembali menyerang Jen yang masih sibuk menjauh dan tidak terlalu menyadari nya .
Empat meter ,tiga meter dua meter satu meter .
Ting.....dua sabit itu melayang sebalik nya ke udara ,Jen yang masih sibuk terkejut dan tidak menyangka sabit itu hampir mengenai nya .
Master Xi mengayun kan pedang nya ,jika saja Master Xi tidak cepat menolong Jen mungkin Jen sudah tamat .
"Jangan lengah ! Apa aku mengajari mu seperti ini " Teriak master Xi ,emosi .
"Maaf Guru besar " Jen membungkukan badan nya ,dengan wajah yang pucat ,barusan tadi dia seperti ingin di jemput oleh malaikat maut .
"Cih ! Kau selalu meminta maaf kau lengah ,pertahanan mu penuh celah aku tau itu ,sejak kau berkelahi dengan Eiifer jika saja Eiifer tidak membalikan pedang nya ,menjadi tumpul mungkin kau tidak ada lagi di sini " Master Xi terlihat emosi ,melihat murid nya ini .
__ADS_1
Tetapi di balik amarah nya yang besar ,ia sebenar nya khawatir dengan murid nya ini ,guru mana yang tidak khwatir jika murid nya dalam bahaya .
Panah tajam malaju cepat menembus udara menimbul kan suara yang nyaring .
Menuju master Xi ,tetapi Master Xi bukan lah orang biasa ,seperti Jen dan anak anak yang lain nya ,dia adalah seorang Master ,orang yang pernah melalui hidup mati.
Orang yang berlatih keras tiada tanding bagi orang biasa, orang yang berkemauan tinggi , orang yang memiliki seribu pengalaman di dalam diri nya .
Ya itulah master Xi.
Dia mengayun kan pedang nya ,dengan cepat bahkan Jen yang berada di samping master Xi ,tidak menyadari pria tua sebelah nya ini mengeluar kan pedang.
Tang........
Padang itu menepis panah beracun dan melayang cepat menuju pohon besar di sana .
Master Xi memegang badan Jen .
"Pergilah ,jangan ke cewakan aku sebagai guru mu ,aku akan mengurus pemanah ini " Tangan master Xi mendorong pelan punggung Jen ,membuat perempuan ini semakin membara .
Senang mendapat dukungan dari Guru nya ,bukan hanya sekedar guru melainkan guru besar .
'Ya aku akan menghajar perempuan ini ,akan ketunjukan kepada mu guru besar " Batin Jen dengan rasa percaya diri yang tinggi.
Jen berlari kencang ,sangat kecang bahkan dia sudah menyediakan Pedang tajam nya ,
"Apa kau bilang ,aku akan membunuh mu " Rasa amarah yang membara ,master Xi yang melihat itu ,tersenyum senang .
Bagaimana tidak padahal dia hanya memarahi Jen .
"Anak itu ,menangkan lah!"
Eiifer berdiri dengan gagah ,seakan akan hadiah tendangan tadi ,tidak ada apa apa nya bagi nya .
"Cih ,kau curang dasar pria lemah " Teriak Eiifer penuh amarah .
"Curang ? kau terlalu naif, di dalam pertempuran semua cara di pakai agar dapat menang dan bertahan hidup ,orang yang mudah nya mati adalaah orang naif ." laki laki itu tertawa lantang ,tawa yang mengerikan .
"Heh ! Dasar **** ,seandai nya aku memiliki pedang kau pasti sudah mati ,tetapi aku melupakan sesuatu .
Sesuatu yang mengerikan ,sangat mengerikan " Gertak Eiifer dan tersenyum bangga .
Eiifer berjalan santai ,beberapa langkah Eiifer berjalan . ia kembali berhenti.
__ADS_1
" Maaf ya aku sudah tau kelemahan mu "
Eiifer menarik napas nya ,dalam dalam ,
Menguras sebagian udara di sekitar nya .
" Mau apa nak ,kau mau menghembuskan angin ? Api ? Hahahha ,itu tidak akan mempan ,jangan terlalu berharap "
Laki laki itu meremehkan Eiifer .
Eiifer mengebus kan nya dengan kuat ,mengeluarkan api besar .
Buarr.....
Membakar laki laki itu ,membuat nya tertutupi sementara ,udara di sekita nya menjadi panas .
Rumput rumput yang tumbuh dan segar menjadi layu semakin lama semakin kuning .
Cissssss........
Asap putih keluar dari badan lelaki itu ,benar kata nya ia sama sekali tidak terbakar begitu juga dengan bekas tidak tertera di badan laki laki itu ,hanya asap saja yang keluar.
"Apa aku bilang ,kau tidak akan bisa membakar ku wahahahha" tawa kepuasaan laki laki itu .
"He ,apa kau tidak tau api ku itu hanya sepuluh persen ,izin kan aku memberi mu api yang membara ." ucap Eiifer menyodorkan tangan nya ,tersenyum sinis.
"Hahaha,baiklah bakar lah sesuka hati mu " teriak laki laki itu dengan nada sombong ,yakin akan benteng nya .
Eiifer menarik napas dalam dalam ,kini lebih lama dari tadi ,tanpa aba aba Eiifer menyeburkan nya ,gelombang yang sangat besar menyelimuti badan lelaki di depan nya .
"Ada apa nak ,ini masih belum membakar ku " teriak lelaki itu dari dalam api .
' ya ya kau akan membelas kasihan dengan ku ,senyum mu itu akan menjadi tangis bagi ku .'
'30 persen ' batin Eiifer menghitung kekuatan api nya ,dan dalam sekejap api nya bertambah panas ,orang orang yang berada di sekitar nya terpaksa menghentikan pertarungan nya .
"Woi woi ,apa ini ,tidak berasa sama sekali " ucap sombong lelaki itu dari dalam api Eiifer .
' 40 persen '
Api semakin panas ,kini api nya berwarna merah kebiruan ,sangat panas tiba tiba,aroma menyengat mengitari lingkungan sekitar mereka .
Aroma baju terbakar dan rambut terbakar .
__ADS_1
"Waaaa,panas apa yang kau lakukan dengan rambut dan baju ku "
Eiifer tersenyum di dalam batin nya .