I Am Dragon

I Am Dragon
buronan


__ADS_3

Krak...


Pedang kayu di tangan Eiifer retak dan perlahan lahan hancur menjadi puing puing kecil.


Sebuah kayu tidak akan sanggup menampung kekuatan yang begitu besar.


Alasan ini lah setiap pendekar memilih pedang yang bagus dan berkualitas .


Eiifer berdecak geram ,sekeliling nya api besar membara ,membakar apa saja termasuk rumah .


Menjalar mengenai rumah lain nya dan begitu seterus nya.


Eiifer melihat mereka berdua yang berada di balik dinding .


"Cih !" Eiifer melesat cepat menendang dinding tempat sembunyian Kakek Boji dan Yeli.


Buar ....


Dinding hancur menjadi bongkahan batu,namun Kakek Boji dan Yeli tidak ada di sana.


Eiifer kebingungan melihat sekeliling.


Sebelum menyadari ke hadiran kakek Boji .


Kakek Boji melayang di atas Eiifer mendarat kan beberapa tendangan ke tubuh Eiifer.


Eiifer yang tak sempat mengelak ,tendangan tak kasat mata itu mendarat di tubuh nya hingga membuat tubuh nya mundur ke belakang ,tidak jauh.


"Seperti nya aku lengah " Eiifer berdiri tegak seperti tidak terjadi apa apa ,tendangan yang lumayan kuat itu.


Tidak berasa bagi Eiifer.


Kakek Boji menaikan alis nya "Menarik ,aku tidak menyangka kau bisa bertahan dengan tendangan ku


Ya walaupun tidak terlalu kuat tapi aku tetap kagum dengan mu " Sebuah jempol di tujukan kepada Eiifer.


"Ya ya ya,aku mengerti tapi sekarang kita musuh jadi jangan banyak bicara ,sebelum ku remukan kepalamu ,tapi di mana perempuan itu " Eiifer mencari ke mana mana namun tidak menemukan nya .


"Kakek tua ,pasti kau sudah membunuh nya kan .kau membuatku gagal menyelamatkan orang walaupun aku tidak ingin menyelamatkan nya ,tapi tetap saja aku sudah gagal dan kau penyebab nya " Eiifer menunjuk dengan jari nya, kakek Boji.


Eiifer ingin menghajar kakek Boji tetapi gerakan nya terhenti ketika ,sebuah tangan mencengkram kepala Eiifer.


Perlahan lahan Eiifer melihat orang di belakang nya .


"Sudah cukup dia bukan penjahat ,dia teman ku diam di situ jangan bergerak aku ingin berbicara dengan nya mengerti!" bentakan keras membuat Eiifer mengangguk pelan .


Master Xeils berjalan menemui kakek Boji dan memukul pelan bahu nya ketika,dia sudah sampai di depan nya .

__ADS_1


"Apa kita akan lari ,kita akan di minta pertanggung jawaban .


tetapi jika kau mau mengganti rugi, aku tidak kebertan ."


bisik master Xiels pelan pelan .


"Kau bercanda aku sama sekali tidak memiliki uang untuk ganti rugi ini,lagian ini adalah ulah anak itu "


"Kalo begitu kita tak punya pilihan lain ,selain pergi menjauh dari sini ,menghilang kan jejak ,apa kau mengerti " Ucap Master Xi meyakin kan dan di balas anggukan oleh Kakek Boji.


"Baiklah aku setuju !"


Master Xi menghampiri Eiifer .


"Yok kita pigi aja dari sini sebelum ,uang ku habis " Master Xi menarik tangan Eiifer .


Sedang kan Kakek Boji mengikuti nya begitu juga dengan Yeli,yang entah dari mana muncul nya.


Di jalan mereka semakin mempercepat langkah nya ,saat orang orang berdatangan membawa ember,menyirami api yang besar namun untung nya jiwa korban tidak ada .


Kemungkinan mereka sibuk bekerja .


"Kakek tua seperti nya kita ada kelupaan ,tapi apa ? " Tanya Eiifer sambil mengelus dagunya ,menatap Master Xi penuh dengan tanda tanya .


"Aku tidak tau ,mungkin ............


Tunggu tunggu ! " master Xi menghentikan langkah nya begitu juga yang lain .


Mereka semua berlari mencari Sindy ,Master Xi yang meninggal kan nya sendirian di tempat yang tak di kenal nya ,jika bukan karena Eiifer mengamuk mungkin saja kejadian ini semua terjadi.


***


"Waaaaaaa.......


Aku tersesat tolong akuuuu" Sindy benar benar tersesat ,sekarang ia frustasi benar benar frustasi .


Ia berjalan terus lurus entah ke mana .


Sebuah kertas melayang di embus oleh angin dan menabrak wajah Sindy .


"Apa ,apa ini "Sindy sempat panik tetapi dia berusaha menenang kan diri nya .


Meraba raba wajah nya dan menemukan kertas tipis .


Sindy mengambil nya ,dan melihat nya .


Sesuatu tulisan ada di sana ,namun tulisan itu membuat jantung Sindy berdegup kencang.

__ADS_1


Tulisan di surat: Di cari seorang anak berambut merah dan panjang sedikit gimbal ,dia sudah membuat ke kacauan di kerajaan JI dan berhasil membunuh master Xiels .


Sebuah lukisan tidak terlalu mirip dengan wajah Eiifer terpangpang jelas ,dan di bawah gambar nya tertulis angka yang begitu besar.


50.000 keping Emas ,barang siapa yang dapat membawa kepala nya di kerajaan Ji.


Master Xiels adalah guru sekaligus mantan jendral kerajaan Ji ,sehingga dia sangat di kenal di kalangan ahli bela diri.


Dan juga kerajaan.


Mata Sindy terbuka lebar.


"Ini gambar Eiifer ,knapa dia ada di sini dan siapa guru besar kami itu ,bukan kah di sini tertulis master Xiel telah di bunuh oleh Eiifer " tangan mungil itu bergetar hebat ,bukan hanya tangan nya melainkan kaki ,badan berserta jantung yang berdetak cepat.


"Oii ,Sindyyyyy " teriak seeorang dari belakang .


Sindy menoleh dan menemukan Eiifer beserta yang lain nya .


Sindy menatap nya dengan marah dan ingin sekali menghajar nya .


Namun dia tidak mempunyai keberanian sebesar itu,dengan cepat ia menyembunyikan kertas itu ke dalam baju nya .


"Sindy apa kau baik baik saja " Master Xiels yang merasa bersalah memeriksa badan Sindy dan menemukan beberapa luka tadi .


' guru besar ,sifat nya tetap seperti ini tidak ada gerakan yang mencerugikan ' Curiga Sindy dan menatap Master Xiels.


"Sindy rupa nya ini adalah ke salah pahaman hahahaha" Tawa Eiifer yang baru tadi menyadari dan menceritakan kepada perempuan yang lebih dulu menyadari dari pada dia ,namun ia tak sadar.


Eiifer mendekat dan ingin melihat Sindy lebih jelas.


"Jangan mendekat !" teriak Sindy dengan keras membuat Eiifer menghentikan langkah nya dan memandang Sindy penuh dengan tanda tanya .


Semua tercengang ,perempuan yang baik dan pemalu ,berteriak baru kali ini Kepada Eiifer penuh ketakutan seolah merasa kan maha bahaya jika berada di dekat Eiifer .


Eiifer memundur kan langkah nya dan lebih memilih berdiri di belakang Kakek Boji .


Bukan kerena takut melain kan merasa bersalah dan tidak enak tetapi Eiifer tidak mengetahui salah nya apa ,di depan penjual apel ,mereka baik baik saja seperti tak ada yang terjadi.


Bahkan Sindy rela pergi ,memanggil Master Xiels .pikiran Eiifer kacau ,baru kali ini dia mendengarkan kata kata orang selain master Xi.


Jujur saja Master terkejut melihat Eiifer yang diam dan memutus kan tidak mendekati Sindy .


' Tidak seperti biasa nya ,begitu juga dengan Sindy '


Sesuanan menjadi canggung ,Eiifer yang memutus kan diam ,kakek Boji yang hanya menatap Sindy penuh tanda tanya .


"Baiklah kita sudah bisa pulang " Master Xi membalik kan badan Sindy .

__ADS_1


#bucin


#tanda tanda


__ADS_2