
Setelah masuk kedalam rumah Vanya langsung menyapa kedua orang tuanya dan setelah menyapa vanya langsung masuk kekamarnya sesampainya kekamar Vanya langsung melempar dirinya kekasur karena masih merasa kesal dengan Nando
"aku kesel banget sama sinando bisa bisanya dia muji kacantikan perempuan lain didepan aku, kalau ada yang lebih perhatian kenapa dia nyatain perasaannya sama aku, ah bikin pusing send sendiri, awas aja kalau dia berani macam macam aku jitak kepalanya"kata Vanya yang sangat kesal dan tak Lama diapun terlelap karena merasa sangat Capek
***
Sesampainya Nando dirumahnya dia langsung diaambut oleh kedua orang tuanya dan digoda karena putranya terus tersenyum
"wah wah wah kayaknya Ada yang bahagia banget pa"kata mama Lia saat melihat Nando yang baru masuk kedalam rumah
"iya ma kayaknya ada kabar gembira nih"kata Papa Andi yang ikut menimpali kata Lia
__ADS_1
sedangkan yang Nando yang digoda hanya bisa tersenyum mendengar godaan kedua orang tuanya, Nandopun langsung bergabung dengan kedua orang tuanya yang sedang duduk diruang keluarga
"apa sih yang buat kamu senyum senyum terus"tanya Lia
"ma,pa aku udah ungkapin isi hati aku sama Vanya, apa enggak apa apa ma,pa, mama sama papa kan tau kalau aku punya penyakit yang akupun enggak tau kapan penyakit itu bisa sembuh"kata Nando yang tiba tiba melow karena mengingat penyakit yang dideritanya.
"ya enggak apa apa kok nak, kamu juga berhak bahagia, lagian sampai kapan kamu bisa memendam perasaan kamu dan mama yakin suatu saat nanti kamu akan sembuh"kataLia yang memberikan dukungan kepada anaknya dan Nando langsung memeluk kedua orang tuanya karena selalu menjadi pendukung apapun yang dilakukan asalkan itu masih hal hal yang positif
dan Nando juga selalu terbuka dengan kedua orang tuanya dan itulah yang membuat mereka sangat dekat.
***
__ADS_1
Keesokan harinya mereka melakukan ritunisat mereka masing masing. Vanya sudah duduk dikursi kerjanya untuk memeriksa pasiennya dan itu berlangsung tidak terlalu lama karena pasien hari ini hanya sedikit. dan setelah memeriksa pasiennya vanya kembali memikirkan Perkataan Sindi bahwa ada seirang guru cantik yang sedang mendekati Nando, Vanya merasa kesal sendiri jika menyangkut hal tersebut. bisa dikatakan itu adalah cemburu, meskipun Vanya ingin mengerjai Nando dengan tidak memberikan jawaban atas peenyataan cintanya, akan tetapi pasti Nando tau jika Vanya sangat mencintainya dan tidak akan pernah rela jika Nando tergoda dengan perempuan lain
"Memangnya seperhatian apasih tuh guru?, kalau
dibilang cantik pasti cantikan aku dan lebih perhatian juga aku"kata Vanya bermonolog sendiri
"pokoknya aku harus pergi kesekolahan tempat Nando kerja, agar aku dapat memastikan jika Nando tidak kegatelan dengan tuh cewek"kata Vanya
Vanya memutuskan untuk pergi menemui Nando dan akan melihat sendiri dengan mata kepalanya sendiri sebaik apa dan secantik apa guru yang dipuji puji Nando kemarin. Vanya langsung mengambil kunci mobilnya dan langsung bergegas ketempat tujuannya.
Sesampainya disekolah tempat Nando mengajar, vanya memberhentikan mobilnya didepan sekolah tersebut. Karena ini pertama kalinya Vanya datang kesekolah terswbut jadi vanya terlebih dahulu meminta izin kepada satpam dan menanyakan Nando.
__ADS_1
***
jangan lupa tinggalkan jejak kalian teman teman🙏