
"Will you merry me" kata Nando tiba-tiba dan membuat Vanya kaget
"Hah.... kamu bilang apa?" tanya Vanya yang takut salah dengar
"Aku tahu aku pernah memgecewakan kamu dengan cara menolak cinta kamu pada saat itu, dan aku juga bukanlah orang yang romantis yang bisa melamar kamu didepan banyak orang, tapi satu yang kamu harus tahu aku sangat mencintai kamu lebih dari apapun itu, jadi maukah kamu menikah denganku, menjadi pendamping hidupku sampai kita kakek nenek dan melihat cucu kita nanti" kata Nando yang mengulang lamarannya kepada Vanya
Hal itu membuat Vanya terharu dan langsung memeluk Nando. "apakah kamu serius" tanya Vanya dan membuat Nando meregangkan pelukannya dan menatap mata Vanya. Nando menangkup wajah Vanya kemudian mengecup bibir Vanya sekilas
"apakah aku terlihat becanda" tanya Nando dan dibalas gelengan kepala oleh Vanya. "Aku sangat serius sudah cukup kita berpacaran, untuk apa kita berpacaran sangat lama jika ujungnya kita tidak akan bahagia. lebih baik kita menuju kejenjang yang lebih serius dan hidup bahagian bersama anak cucu kita nanti" lanjut Nando kemudian menarik Vanya kepelukannya
"Aku sangat bahagia kamu melamar aku malam ini dan kita akan menikah dan mempunyai anak yang banyak" kata Vanya yang mendongak menatap Nando tanpa melepas pelukannya.
dan entah siapa yang memulai duluan mereka sudah berciuman dan saling menikmati malam yang sangat berkesan bagi mereka berdua. disela-sela ciumannya Vanya teringat sesuatu dan langsung menyudahi ciumannya tersebut
__ADS_1
"Ada apa yank" tanya Nando
"tunggu kamukan melamar aku, tapi kenapa kamu tidak menyiapkan cincin lamaran untuk aku" kata Vanya yang pura pura merajuk
"hmm masa kamu ngambek sih cuman karena cincin, coba kamu perhatiin tangan kamu apa ada yang berbeda" kata Nando dan Vanya yang mendengar hal tersebut langsung melihag ketangannya dan disana sudah bertengker cincun berlian yang sangat indah
"kapan kamu memakaikannya untukku" tanya Vanya tersenyum malu karena menagih cincin yang ternyata sudah ada ditangannya sendiri
"kamu sih ciuman kok dinikmatin amat sampai enggak sadar kalau dipasangin cincin" kata Nando yang ingin menggoda Vanya
" ya enggak lah pokoknya aku harua dapat jatah ciuman setiap hari" kata Nando langsung mencium Vanya kembali dan Vanya sangat menikmatinya.
Nando yang sudah mengantukpun langaung mengangkat Vanya seperti anak koala dan membawanya kedalam tenda dan akhirnya mereka tertidur dengan saling berpeluka dan saling memberikan kehangatan satu sama lain
__ADS_1
****
Matahari sudah mulai menampakkan dirinya dan membuat kedua sejoli itu terbangun dari tidurnya. Namun Vanya yang masih mengantuk lebig memili melanjutkan tidurnya dengan memeluk Nando lebih erat dan itu Membuat Nando tersenyum menatap wanita yang berada dipelulannya, Cinta pertamanya wanita yang mengejarnya dari dulu sekaligus sahabatnya yang sangat dia cintai
"Selamat pagi sayang" kata Nandi sambil mengecup kening Vanya
"Pagi, nanti saja bangunnya aku masih mau meluk kamu" kata Vanya yang masih ingin memeluk Nando dan Nando hanya bisa tersenyum dan membalikkan tubuhnya sehingga Vanya berada diatas badan Nando. Vanya yang berada diatas tubuh Nando langsung menaikkan tangannya dan meremas rambut Nando.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
...****************...
__ADS_1
jangan lupa dukung karya aku teman teman🙏