
Sesampainya Vanya disekolah, dia langsung menanyakan ruangan Nando kepada satpam tersebut
"pak mohon maaf kalu boleh tahu ruangan pak Nando dimana? " kata Vanya
"kalau boleh tahu ibu siapa? " tanya pak satpam yang bernama Ujang
"oh saya Vanya temannya pak Nando"kata Vanya
"baiklah mari saya antarkan keruangannya pak Nando" kata pak Ujang
Setelah itu pak ujang mengantarkan Vanya keruangan Nando, Setalah pak ujang mengantar Vanya, pak Ujang langsung pergi
"Ini ruangannya pak Nando bu, silahkan masuk"kata pak ujang
"terima kasih telah mengatar saya pak"kata Vanya dan pak Ujang pun kembali ke pos satpam
Setelah pak Ujang pergi Vanya pun langsung mengetuk ruangan tersebut, namun tidak ada jawaban dari dalam ruangan. dan vanyapun langsung membuka pintu ruangan tersebut yang tidak terkunci.
__ADS_1
Saat Vanya sudah berada didalam ruangan tersebut terlihatlah ruangan tersebut yang terasa nyaman. Vanya langsung saja duduk ditempat duduk Nando dan dia mulai mengamati ruangat tersebut dan matanya tertuju kepada bingkai foto yang ada dimeja tersebut dan diapun tersenyum melihat foto tersebut dimana itu foto dirinya dengan Nando saat SMA dulu.
Setelah sedikit lama menunggu Vanya mendengar ada orang yang mengetuk pintu dari luar dan tak lama ada seorang perempuan yang langsung saja masuk dengan membawa sebuah rantang. Vanya melihat perempuan tersebut dari atas kepala sampai ujung kakinya. berbeda dengan perempuan tersebut yang memandang aneh dengan Vanya.
"siapa kamu dan apa yang kamu lakukan disini? " kata perempuan tersebut
"seharusnya saya yang bertanya apa yang anda lakukan disini dan seharusnya ini bukan ruangan anda" kata Vanya
" ini memang bukan ruangan saya, tapi saya disini mengantarkan makan siang untuk pak Nando" kata perempuan itu yang diketahui Vanya yaitu Sinta, ya benar pererempuan itu adalah sinta, vanya mengetahui dari nametagenya yang bertuliskan nama Dwy Sinta
"oh jadi anda seorang OB yang membawakan makanan untuk pegawai disini? " tanya Vanya yang berniat mengerjai Sinta karena sedikit kesal dengan ucapan Nando kemarin
"lalu mengapa kau mengantarkan makanan untuk Nando jika kamu itu seorang peagawai" kata Vanya yang sedikit sinis kepada Sinta
namun ditengah perdebatan meraka pintu langsung terbuka dan menampakkan seorang pria yang tampan
"Pak Nando anda dari mana saja ini saya membawakan anda makan siang, mari kita makan siang bersama" kata Sinta dengan sedikit manja kepada Nando
__ADS_1
dan kata kata Sinta itu membuat Vanya sedikit kesal
"Nando aku datang kesini untuk ajak kamu untuk makan siang" kata Vanya dengan suara yang sedikit besar dan membuat Nando kaget dengan suaranya tersebut
"eh Vanya kapan kamu datang kesini? " tanya Nando yang hetan melihat Banya berada diruangannya namun dalam hatinya sangat senang karena Vanya mendatanginya kekantor
"Pak Nando dia itu siapanya pak Nando? "tanya Sindi
"saya adiknya" Nando yang akan menjawab langsung didahului oleh Vanya
"oh jadi kamu adiknya pak Nando, kenapa tidak bilang dari tadi kan aku bisa siapin makanan untuk kita bertiga, kan aku cuman buat makanan untuk aku dan pak Nando" kata Sinta Dengan senyum manisnya
"oh kalau makanannya cuman cukup untuk dua orang bu Sinta boleh memberikan makanan itu untuk saya dan kak Nando" kata Vanya sambil memegang tangan Nando dengan manja
"tapi kan.... "
"iya bu Sinta masa saya makan sendiri tanpa memberikan kepada adik saya atau ibu ambil saja makanannya kembali karena saya akan keluar makan siang dengan adik saya"
__ADS_1
sebelum Sinta bicara Nando sudah mendahuluinya
jangan lupa berikan dukungannya......