I Love You Uncle Tampan

I Love You Uncle Tampan
eps.26


__ADS_3

Rasya segera turun dan duduk di sebelah Alisha.Melihat Rasya yang duduk di sebelahnya Alisha jadi salah tingkah.


Rasya tahu kalau Alisha salah tingkah dan berniat menggoda Alisha.Rasya menatap Alisha sambil tersenyum.Dan benar saja akibat ulah Rasya,Alisha makin merasa malu dan jantungnya makin berdegup kencang karena di pandangi Rasya seperti itu,di tambah lagi senyuman Rasya membuat Alisha merasa wanita yang paling bahagia sedunia.


Alisha berniat mengambil gelas di depannya,saking gugupnya tangannya sampai gemetaran,dan tidak mampu meraih gelasnya.


Rasya langsung meraih gelas di depan Alisha dan memberikannya pada Alisha.Alisha menerima gelas tersebut dan meneguk airnya perlahan.


"Kamu belum berubah ya Sha,selalu gugup seperti itu setiap saya menatap kamu", ucap Rasya pelan sambil menatap Alisha.


Alisha terbatuk mendengar ucapan Rasya.Mama datang dari dapur dan langsung duduk di kursi di hadapan Rasya dan Alisha.


"Ayo makan,koq belum dimulai sih?"ucap mama.


Alisha mengambil piring dan mengisi nasi untuk Rasya.


"Mas Rasya lauknya pake apa?" tanya Alisha.


"Rasya apa aja mau Sha", jawab mama sambil tersenyum.


Alisha ikut tersenyum dan mengambilkan lauk dan sayur,kemudian di berikannya pada Rasya.


"Terimakasih ya calon istri", ucap Rasya dengan lembut.


Alisha merasa pipinya hangat karena menahan malu.


"Rasya udah dong,masa Alisha nya di goda terus sih,kapan mulai makannya", tegur mama.


"Sayang,ayo makan", ucap mama sambil memberikan piring untuk Alisha.


Alisha menerima piring tersebut dan mengisi piringnya dengan nasi dan lauk,mereka mulai makan dan sesekali berbincang.


"Kamu bener ya Sya,Alisha memang pintar masak ya" ucap mama setelah mencoba masakan Alisha.


"Rasya kan nggak bohong ma,Alisha tuh pinter masak", jawab Rasya.


Alisha merasa senang karena mama dan Rasya menyukai masakannya.Mereka kembali melanjutkan makan siang.


Setelah makan Alisha membantu mama membereskan meja makan.Alisha mencuci piring dan merapikan semua.Sementara itu Rasya kembali ke kamarnya untuk sholat.


Mama terus memperhatikan Alisha.


"Mama kenapa liatin Alisha terus ma", ucap Alisha.


"Mama nggak nyangka kalau kamu itu masih hidup sayang,bahkan tidak lama lagi kamu akan menjadi menantu mama,dan juga sikap kamu semakin dewasa", ucap mama dengan mata berkaca kaca.

__ADS_1


Alisha memeluk mama Rasya dan merasa sangat nyaman.Perasaan Alisha menjadi hangat.


"Maafin Alisha ya ma,karena belum bisa mengingat siapa mama dan mas Rasya", ucap Alisha merasa sedih.


"Iya sayang,mama faham dan mengerti situasi kamu.Dan mama juga Rasya akan membantu kamu untuk memulihkan ingatan kamu",jawab mama.


"Makasih ya ma, o iya ma Alisha mau numpang sholat", ucap Alisha.


"Koq numpang sih,ini kan rumah kamu Sha",jawab mama sambil tersenyum.


"Eh iya ya ma,Alisha lupa", ucap Alisha tersenyum malu.


"Ya udah kamu sholat di kamar kamu aja diatas", ucap mama.


Rasya baru saja turun dari tangga.


"Sya,kamu antar Alisha ke kamarnya ya", ucap mama.


"Ayo sha,mas anter ke kamar kamu", ajak Rasya,sambil melangkah menaiki tangga.


Alisha mengikuti Rasya di belakangnya.


"Dulu,saya sering gendong kamu sambil menaikki tangga ini sha", ucap Rasya tiba tiba saat menaiki tangga.


Alisha menghentikan langkahnya.


"Iya Sha,dulu itu kamu sering tertidur di sofa karena menunggu saya pulang kerja", jawab Rasya.


Alisha terdiam seperti berusaha mengingat sesuatu.


"Sha jangan memaksakan diri untuk mengingatnya,saya akan menceritakan semua kenangan yang pernah kita lewati sama sama",ucap Rasya sambil tersenyum.


"Iya mas", jawab Alisha.


Mereka sampai di depan kamar "Putri Tania".


"Mas,kenapa di pintu kamar ini tertulis Putri Tania,bukankah mas bilang nama Alisha,Tania Putri ya?" tanya Alisha.


"Karena sejak kecil kamu ingin menjadi seorang putri.Dan bagi kamu mas ini adalah pangeran kamu", jawab Rasya.


"Ya ampuuuuun", ucap Alisha sambil menutup wajahnya dengan kedua tangannya.


"Kenapa Shaaa?" tanya Rasya menggoda Alisha.


Alisha benar benar merasa malu karena ucapan Rasya barusan.Rasya merasa lucu melihat Alisha,Rasya jadi teringat saat dulu dia sering menggoda "Tania".Saat yang paling menyenangkan untuk Rasya.

__ADS_1


Rasya membukakan pintu kamar untuk Alisha dan mengajak Alisha masuk.Alisha melangkahkan kakinya masuk ke dalam kamar yang merupakan kamar miliknya dulu.


Ketika masuk Alisha merasa tidak asing dengan ruangan ini.Alisha memperhatikan ke sekeliling ruangan yang dominan berwarna pink tersebut.Dia benar benar merasa mengenal tempat ini.


"Sha,itu mukenanya ada di lemari,kamu liat aja ya", ucap Alisha.


"Iya mas" jawab Alisha.


"Mas keluar dulu ya,kalau kamu ada perlu apa apa panggil mas aja ya", ucap Rasya.


"Iya mas", jawab Alisha lagi.


Rasya keluar kamar dan menutup pintunya ,meninggalkan Alisha di kamar tersebut.


Setelah Rasya keluar kamar Alisha perlahan membuka pintu lemari yang juga berwana pink tersebut.Alisha memperhatikan isi lemari itu dan mencari mukena.Ketika sedang mencari mukena Alisha melihat sebuah kotak di lemari bagian bawah.


Alisha penasaran dan segera mengambil kotak tersebut.Di bagian atas kotak itu tertulis "My uncle tampan".Alisha ingin membuka kotak itu,tapi dia teringat kalau dia belum sholat.


Alisha buru buru ke kamar mandi dan berwudhu.Setelah itu Alisha segera melaksanakan sholat,selesai sholat Alisha kembali teringat kotak yang tadi.


Kemudian Alisha mengambil kotak tersebut dan duduk di atas tempat tidur.Hatinya tiba tiba ragu untuk membuka kotak tersebut.


"Tapi kotak ini kan punya "Tania",berarti punya aku kan", fikirnya.


Lalu Alisha membuka kotak tersebut dan ternyata isinya berupa foto foto dirinya bersama Mas Rasya,Alisha melotot tak percaya melihat foto foto tersebut.


Di foto foto tersebut Alisha sangat mesra dengan mas Rasya.Ada juga beberapa foto mas Rasya yang di ambilnya diam diam.Alisha memegang pipinya yang mulai terasa panas.


Begitu dalamnya dia mencintai mas Rasya dulu sampai mengabadikannya dalam begitu banyak foto.Sekarang Alisha mengerti kenapa sejak pertama ketemu mas Rasya dia benar benar jatuh cinta pada sosok pria dewasa itu.Karena Alisha sangat mencintai mas Rasya sejak dia masih sangat belia.


Di kotak tersebut ada juga sebuah buku harian kecil.Alisha meraihnya dan membaca buku harian tersebut.Isi dari buku harian itu ternyata tentang kesedihannya karena mas Rasya akan meninggalkan dia keluar negeri.Dan kerinduannya pada mas Rasya yang meninggalkan dia.


Alisha membolak balik halaman buku harian itu.Ada sebuah tulisannya yang membuat dia kembali merasa malu.Di situ tertulis saat mas Rasya menggendongnya dari sofa ke kamarnya.


Saat itu "Tania" sudah terbangun tapi pura pura tidur sampai mas Rasya menciumnya sebelum keluar dari kamarnya."Tania" benar benar bahagia malam itu,jantungnya berdebar sangat kencang.


Alisha membaca tulisan demi tulisan di buku harian itu.Tiba tiba Alisha merasakan sakit kepala yang luar biasa.Alisha berusaha berdiri untuk keluar kamar tapi kepalanya benar benar sangat sakit.


"Mas Rasyaaaaaa", jerit Alisha dan kemudian Alisha jatuh pingsan.


*


*


*

__ADS_1


*


Jangan lupa like dan vote ya ....Terima kasih ❤


__ADS_2