
"Mas,cadar Alisha mana?" tanya Alisha tiba tiba.
Rasya segera mencari cadar Alisha yang di siapkan umi tadi di lemari yang ada di ruangan itu.Rasya memberikannya pada Alisha,dan Alisha segera memakai cadar itu.
"Mas Alisha mau sholat", ucap Alisha.
"Mas panggil perawatnya dulu ya,biar perawat yang membantu kamu ya Sha", ucap Rasya.
"Iya mas", Alisha mengangguk pelan.
Rasya memencet tombol untuk memanggil perawat.Tidak berselang lama perawat datang ke ruangan itu.
Perawat langsung memeriksa keadaan Alisha.
"Mbak Alisha,apa kepalanya masih sakit?" tanya perawat itu.
Alisha menggeleng pelan.
"Mbak,Alisha mau sholat,bisa bantu Alisha ke kamar mandi?" tanya Alisha.
Perawat segera membantu Alisha untuk ke kamar mandi.Setelah berwudhu Alisha kembali ke tempat tidurnya untuk sholat.
"Terima kasih ya mbak", ucap Alisha.
Perawat itu mengangguk.
"Kalau begitu,setelah sholat mbak istirahat dulu ya,besok pagi dokter spesialis yang memeriksa mbak Alisha ya", ucap perawat itu.
Alisha mengangguk.
"Mas,nanti kalau ada perlu apa apa panggil saja perawat ya", ucap perawat lagi.
"Iya sus,terimakasih", ucap Rasya.
Perawat itu berjalan keluar meninggalkan ruangan.
Alisha mengerjakan sholat sambil duduk.Rasya menunggunya sampai selesai sholat.Setelah Alisha selesai memakai cadarnya,Rasya mendekatinya.
"Sha,kamu lapar? kamu mau makan?" tanya Rasya lembut.
"Nggak mas,Alisha mau isirahat aja", jawab Alisha lembut.
Alisha memejamkan mata dan mencoba untuk tidur kembali.Rasya melangkah ke sofa dan berbaring di sana.Rasya terus memandangi Alisha dari tempat dia berbaring.Tidak lama Rasya tertidur karena dia merasa sangat mengantuk.
Pagi subuh Alisha terbangun,di lihatnya Rasya yang sedang sholat subuh.Diam diam Alisha terus memperhatikan Rasya.Dan diam diam juga Alisha tersenyum bahagia.
"Kamu udah bangun Sha?" tanya Rasya tiba tiba membuyarkan lamunan Alisha.
"Eh...iya mas,baru aja", jawab Alisha gugup.
"Kamu mau sholat?, mas panggil perawat ya", tanya Rasya lagi.
"Iya mas", jawab Alisha.
__ADS_1
Rasya memanggil perawat untuk membantu Alisha.Tak lama perawat datang dan segera mambantu Alisha.
Setelah keluar dari kamar mandi,Alisha langsung sholat.
"Mas,mama umi sama abi nggak kesini?" tanya Alisha setelah selesai sholat.
"Kemarin umi sama abi udah kesini,sedangkan mama kan ikut mengantar kamu kesini", jawab Rasya.
"Sebentar lagi mungkin mereka akan datang", ucap Rasya lagi.
Alisha mengangguk.Beberapa waktu kemudian mama,umi dan abi datang ke rumah sakit dengan membawa makanan.
"Gimana keadaan kamu sayang?" tanya umi dan mama hampir bersamaan.
"Alisha baik baik saja kok umi, ma", jawab Alisha sambil memeluk uminya.
Kemudian Alisha memeluk mama dengan sangat erat.Mama sampai heran pada Alisha.
"Kenapa Sha,kok kayak yang udah lama nggak ketemu sama mama kamu," tanya umi.
"Nggak apa apa kok mi". jawab Alisha sambil tetap memeluk mama.
"Ya udah kalian sarapan dulu ya.Tadi mama sama umi udah siapin sarapan untuk kalian", ucap umi mengeluarkan tempat makanan dari dalam tasnya.
Mama juga mengeluarkan makanan yang di persiapkannya dari rumah tadi.Alisha mencoba turun dari tempat tidur untuk makan bersama.Tapi Rasya melarangnya,dan menyuruh Alisha tetap duduk di tempat tidur.
Alisha makan dengan lahap di suapi umi.
"Kepala kamu masih sakit Sha?" tanya Abi.
Setelah selesai Alisha selesai sarapan,tiba tiba dokter datang bersama seorang perawat.
Dokter memeriksa keadaan Alisha.Kemudian perawat membawa Alisha ke ruangan CT scan.
Setelah selesai pemeriksaan,Alisha beristirahat.Sementara itu dokter menjelaskan keadaan Alisha pada keluarganya.
"Saya sudah periksa kesehatan Alisha dan saya bisa pastikan Alisha baik baik saja.Dan saya izinkan Alisha untuk pulang sore ini,tapi nanti kalau tiba tiba dia merasakan sakit lagi langsung hubungi saya saja", jelas dokter.
Rasya dan yang lainnya mengerti,kemudian dokter pamit keluar sambil menepuk nepuk bahu Rasya.Rasya tersenyum dan mengangguk pada dokter itu.
Kemudian mama dan umi membereskan semua bawaan mereka karena Alisha akan pulang sore harinya.Rasya dan abi mengurus ke bagian administrasi.
"Umi..", panggil Alisha.
"Ya sayang", jawab umi.
"Alisha boleh minta sesuatu nggak?" tanya Alisha lagi.
"Iya sayang,ada apa katakan sama umi", jawab umi.
"Apakah Alisha boleh menginap satu malam di rumah mama?" tanya Alisha dengan suara pelan.
Mama dan umi heran dengan permintaan Alisha.
__ADS_1
"Ada apa Alisha,kenapa kamu mau menginap di rumah mama?" tanya mama penasaran.
"Iya Alisha,sebentar lagi juga kamu akan menikah dengan Rasya dan akan segera tinggal di sana kan", ucap umi dengan lembut.
Alisha diam dan seperti memikirkan sesuatu.
"Kalau begitu Alisha meminta akad nikah Alisha di percepat", ucap Alisha dengan yakin.
"Aaa....paa...", tanya umi dan mama bersamaan.
"Tapi Sha persiapan untuk pernikahan kalian berdua belum seratus persen,undangannya aja belum selesai di cetak", jelas umi pada Alisha.
"Alisha kan cuma minta akad nikahnya yang di percepat,kalau resepsinya tetap tanggal yang sudah kita putuskan bersama,tidak akan berubah umi", ucap Alisha tegas.
Mama dan umi semakin bingung melihat Alisha yang bersikeras ingin secepatnya menikah dengan Rasya.
Disaat mereka bingung tiba tiba pintu di ketuk dari luar,umi membuka pintu dan ternyata Karin,sahabat Alisha datang menjenguknya.
Karin langsung memeluk Alisha dengan erat.
"Kamu nggak apa apa kan Sha", tanya Karin
"Nggak apa apa kok Rin,kamu lihat sendiri kan kalo aku baik baik saja", jawab Alisha bersemangat.
"Syukurlah kalo kamu baik baik saja", ucap Karin.
Alisha mengenalkan Karin pada mama Rasya.Sedangkan umi memang sudah mengenal Karin.
"Karin,kamu bisa temani Alisha sebentar kan,umi sama mama Rasya mau keluar sebentar ya", ucap umi.
Karin mengangguk.Lalu umi dan mama segera keluar ruangan bermaksud mencari abi dan Rasya.
Karin dan Alisha sedang asyik bercerita dan bercanda berdua.Alisha membisikkan sesuatu pada Karin.Awalnya Karin terlihat kaget kemudian memeluk erat Alisha.
Sementara itu umi dan mama mengajak abi dan Rasya untuk berbicara serius.Mereka memutuskan ke kantin rumah sakit itu untuk membicarakan permintaan Alisha.
"Gimana bi,Alisha benar benar yakin ingin mempercepat akad nikahnya dengan Rasya", tanya umi.
"Kalau abi sih nggak masalah,itu kan hak Alisha,gimana Rasya menurut kamu", jawab abi.
"Saya juga nggak masalah kok abi,kan akad nikahnya aja yang di percepat,sedangkan resepsi masih sesuai rencana kan", ucap Rasya.
"Tapi yang bikin umi sama mama bingung,kenapa tiba tiba Alisha meminta akad nikahnya di percepat?" tanya umi.
Mama juga mengangguk,mengiyakan pertanyaan umi.
"Umi,kita sudah tahu gimana sifat Alisha,kalau memang dia sudah mengambil keputusan tersebut,berarti dia sudah memikirkannya baik baik", ucap Abi.
Umi dan mama mengangguk mengerti.Kemudian mereka berjalan meninggalkan kantin menuju ke ruangan Alisha di rawat.
*
*
__ADS_1
*
Jangan lupa like ya....❤❤❤