
Saat pulang ke rumah Arkan sangat kesal dan segera mencari Calista, entah kenapa mood nya jelek sejak bertemu dengan Reyhan.
"Mas Arkan tumben sudah pulang" tanya Calista heran karena ini baru jam 5 sore namun Arkan sudah pulang
"aku ga syuting hari ini. kamu juga tumben sudah pulang?" tanya Arkan masih dengan nada kesal
"aku sudah pulang sejak jam 3, hari ini aku memang ingin pulang cepat karena mau bikin kue dirumah" ucap Calista dengan senyum manis
"kenapa sih kamu selalu buat aku kesal?" bentak Arkan mengagetkan Calista
" memang aku ada salah apa mas?" Calista sedikit takut karena dia melihat Arkan cukup marah kelihatannya.
"kamu ga sadar kamu salah apa?! kamu sudah pacaran di belakang aku!" bentak Arkan. Arkan sebenarnya malu karena meluapkan emosi nya secara tidak jelas. tapi ia sendiri bingung kenapa bisa sekesal ini
"aku ga pacaran sama siapa siapa mas" bela Calista
"lalu laki laki bernama Reyhan itu siapa? mana ada sahabat mau mengantar jemput?! mana sahabat mencium kening sebelum berpisah? kau pikir aku bodoh?!" bentak arkan. Astaga Arkan tidak tahu kenapa dia tidak bisa menahan diri, sebenarnya Arkan sangat malu sekarang
" oh reyhan. mas salah paham. Aku sama reyhan ga pacaran. kami memang sahabat dekat. aku juga ga tau kenapa reyhan waktu itu cium aku. Aku sudah tegur dia biar tidak begitu lagi karena aku tidak suka. kalau soal antar jemput karena mobilku sudah beres dari bengkel tadi siang dia tidak akan antar jemput lagi" Calista menjelaskan panjang lebar.
"aku ga mungkin hianatin kamu mas"
entah kenapa kata kata Calista mampu meredakan kekesalan hati Arkan dan secara tak sadar Arkan memeluk Calista.
"maaf" tiba tiba Arkan melepaskan pelukan nya secara tiba tiba. Lalu tergesa gesa pergi ke kamarnya.
"astaga Arkan, apa yang kamu lakukan?" ucap arkan merutuki dirinya sendiri. sementara calista masih diam tersipu, hati nya terasa sangat bahagia. "apa mungkin mas arkan mulai membuka hatinya?" gumam calista dalam hati.
Keesokan hari nya Calista seperti biasa menyiapkan sarapan untuk Arkan. Calista sangat bahagia karena mendapat pelukan dari Arkan kemarin, dan Arkan pun tidak bisa menutupi lagi bahwa ia mulai menyukai Calista.
"kamu mau ke butik hari ini?" tanya Arkan sambil sarapan bersama Calista.
"iya mas, aku ada meeting pagi sma karyawan ku" jawab Calista sambil tersenyum manis. Arkan sangat terhipnotis dengan senyum Calista, kenapa dia baru menyadari bahwa istrinya itu begitu manis.
__ADS_1
"proyek ku sudah beres. aku belum mengambil proyek baru. aku akan antar jemput kamu setiap hari" ucap Arkan sambil menggenggam tangan Calista.
"mas serius?apa ga merepotkan" tanya Calista merasa sangat senang
"aku serius. masa mengantar jemput istri sendiri merepotkan. lagipula aku lebih tidak suka kamu diantar jemput pria lain" jawab Arkan
"makasih mas" Calista tersenyum senang, dan membuat Arkan semakin berdebar debar melihatnya. Lalu secara reflek Arkan pun mencium bibir Calista, sontak Calista kaget, namun Calista tidak menolaknya karena Calista pun menyadari bahwa ia telah jatuh cinta pada Arkan.
"mau berangkat sekarang?" tanya Arkan
"iya, kita berangkat sekarang" jawab Calista.
Arkan menyetir sendiri saat mengantarkan Calista, dengan mobil mewah nya Arkan dan Calista menyusuri jalanan menuju butik Calista, kedua nya sangat berbahagia sekarang ini seperti anak ABG yang sedang kasmaran.
"mas boleh masuk ke butik kamu?" tanya Arkan
"mas yakin? nanti kalau karyawan aku tanya tanya gimana?"
"tapi mas? kalau nanti tersebar gimana?" calista cemas
"aku turun pake masker dan topi. mereka ga akan kenal aku. atau jangan jangan kamu keberatan yah cerita kalau kamu sudah menikah?" kata Arkan
"kalau mas mau nya gitu yah aku ok ok aja mas. aku juga ga masalah kalau orang orang tau aku udah nikah. yang aku khawatirin justru kamu mas. kita kan uda sepakat..." sebelum Calista menyelesaikan kalimatnya Arkan tiba tiba mencium bibir Calista dan membuat Calista terdiam.
"kamu percaya aja sama aku yah?" pinta Arkan
" ya udah. ayo mas" ajak calista untuk turun dari mobil dan masuk ke butik nya.
Arkan menggandeng tangan Calista sambil memasuki butik itu. Hal itu membuat semua karyawan melihat dan berbisik bisik siapa laki laki yang digandeng oleh bos mereka itu. karena mereka selalu mengira bahwa Calista berpacaran dengan Reyhan, dan mereka yakin bahwa laki laki bermasker yang menggandeng tangan bos nya itu bukanlah Reyhan.
"pagi bu Calista. pagi pak Reyhan" sapa salah seorang karyawan Calista yang tak menyadari bahwa laki laki itu bukanlah Reyhan. Hal itu membuat Arkan sangat kesal.
"sstttt itu bukan pak Reyhan" bisik salah seorang karyawan lain memberitahu bahwa rekanya salah orang.
__ADS_1
"selamat pagi" jawab Calista
"saya suami nya bu Calista" ucap Arkan tiba tiba, dan sontak membuat kaget Calista dan semua karyawannya.
"mas yakin?"Calista berbisik pelan
"yakin" jawab Arkan
"maaf pak saya kira bapak pak Reyhan. saya juga tidak tahu kalau bu Calista sudah menikah. sekali lagi saya mohon maaf pak..maaf saya tidak tahu nama bapak" ucap karyawan yang tadi salah sangka
"emmm...nama saya ..Hendra" ucap Arkan. Arkan memperkenalkan diri dengan nama Hendra karena mengambil dari nama belakangnya yaitu Arkan Mahendra
"iya saya mau memberi pengumuman bahwa saya sudah menikah beberapa bulan lalu. dan ini suami saya. nama nya Hendra" ucap Calista kepada karyawan karyawan nya yang tampak kebingungan. "kita akan mulai rapat nya 10 menit lagi yah" ucap Calista sambil mengajak arkan masuk ke ruangannya.
"mas kamu yakin gapapa?" tanya Calista sekali lagi
"aku yakin, dan ga akan terjadi apa apa. aku lebih suka orang orang tahu kalau kamu sudah menikah biar tidak ada laki laki yang coba mendekati kamu. aku tidak suka istriku di dekati pria lain. apa kamu keberatan?" ucap Arkan posesif.
"aku ga keberatan mas. aku suka. makasih mas" jawab Calista sambil tersenyum.
" aku mau meeting sebentar mas, mas mau pulang?"tanya Calista
"aku mau lihat lihat sebentar lalu pulang. Hari ini kamu pulang jam berapa?butik kamu buka sampai jam berapa?" arkan bertanya
"hari ini aku ga sibuk, butik tutup jam 8 malam. tapi aku sudah bisa pulang jam 3. biasa nya Heni, karyawan kepercayaan aku yang handle" jawab Calista
"ok aku jemput jam 3 yah sayang" ucap Arkan sambil mencium kening Calista lalu pergi. Calista tersipu malu, ini pertama kali nya Arkan memanggilnya dengan sebutan sayang. Saking berbunga bunga nya Calista sampa tidak fokus saat meeting.
"cie bu Calista bisa ga fokus gitu, pasti lagi mikirin suami nya yang ganteng itu kan?" goda salah satu karyawan nya selesai meeting
"ih kamu, siapa bilang saya ga fokus. lagian kamu tahu dari mana suami saya ganteng? tadikan dia pakai topi dan masker" ucap Calista membela diri.
"walaupun di tutupin kelihatan kok bu gantengnya. badan tinggi lagi. mirip kayak aktor lee min ho dari korea" ucap salah satu karyawan nya yang membuat Calista tertawa.
__ADS_1