
Hari ini keluarga Handoko Wijaya dan Soni Mahendra makan malam bersama di sebuah restoran mewah. Tujuan nya sudah jelas, mempertemukan Arkan dan Calista.
" Ya ampun Calista, kamu cantik sekali. kayak model" kata Rina Mahendra terkagum kagum akan kecantikan Calista.
"makasih tante. senang bertemu dengan tante dan om " sapa Calista sambil keheranan karena yang ia temui hanya Soni dan Rina. lalu mana laki2 yang akan dijodohkan dengan nya?
"malam semua nya" tiba2 ada seorang laki2 tampan datang, tentu saja ia adalah Arkan. melihat Arkan Calista kaget sekali dan berkata dalam hati " ini kan Arkan Mahendra, aktor itu. masa aku mau dijodohin sama dia"
"Halo Arkan, kamu kok telat sih. Kekuarga pak Handoko sudah nunggu tuh" ucap Rina sambil menyambut putra nya.
"maaf mah, tadi jalanan macet" jawab Arkan sambil mata nya memperhatikan Calista.
"oh jadi ini cewek yang mau deketin aku dengan manfaatin mama papa?" ucap Arkan frontal
sontak hal itu membuat semua nya kaget.
"Arkan, jaga omongan kamu" bentak soni.
"emang benerkan pah?dia mau deketin aku dengan manfaatin hubungan pertemanan orang tua nya. mau panjat sosial"
__ADS_1
"Arkan!!!" bentak soni.
"Arkan cape pah habis syuting seharian. Arkan ga tertarik sama perjodohan bodoh ini. kalian makan aja nanti bill nya kasih ke Ryan aja. Maaf om tante cari orang lain aja buat panjat sosial nya" ucap Arkan sambil pergi meninggalkan meja.
Byurrrrr, segelas air tersiram ke wajah Arkan membuat wajah dan baju Arkan basah
"apa apaan lu?!!!!"bentak Arkan pada Calista yang sudah menyiramkan segelas air ke wajah Arkan.
"dengar yah lu laki laki sok ganteng, sok kaya, sok terkenal,,gue juga ga mau dijodohin sama keledai belagu kayak lo!! ga usah sok deh jadi orang...lo juga duda tapi belagu. pantes lo cerai dulu sama istri lu!! lo berani hina keluarga gue, gue ga akan tinggal diam!" bentak Calista.
" berani berani lu.." ucap Arkan
"Calista kita pulang sekarang, soni. maaf kita pulang saja. ini tidak bisa dilanjutkan" ucap handoko sambil pergi bersma istri nya dan juga Calista anak nya.
"puas kamu Arkan?? kamu bikin malu papah!" bentak soni
"pah Arkan kan sudah bilang Arkan ga mau di jodohin" ucap Arkan sambil pergi dari restoran itu.
Sementara itu di rumah Calista
__ADS_1
"pah maafin Calista tadi, Calista ga bisa menahan diri"ucap calista menyesal.
" gapapa sayang, papa mengerti. maafin papah sudah memaksa kamu datang ke perjodohan itu"
di tempat lain Arkan yang terbakar emosi pergi ke rumah ryan
"kenapa lo semarah itu sih bro? gue uda denger apa yg terjadi dari nyokap lo. lo public figure ga seharusnya lo kayak gitu."ucap ryan pada Arkan
"alah gue ga peduli.lagian gue ga mau di jodoh2in apalagi sama perempuan ga jelas" jawab Arkan
"dia bukan perempuan ga jelas bro, nama nya Calista dia fashion designer punya butik sendiri.gila cantik banget ternyata orang nya. ga nyesel lu nolak yang begitu??" ledek ryan
"tau banget lu tentang cewek itu" tanya arkan
"gue udah selidikin dia dulu, diminta nyokap lo. dan gue cek dia ok loh. keluarga baik2, berpendidikan, cantik, body nya boleh juga tuh.." goda ryan
"ah basi lah..gue ga butuh, yang jelas hari ini mood gue lagi ga bagus" ucap Arkan
Keesokan hari nya Arkan telah mengosongkan jadwal nya untuk menemani orang tua nya, sembari meminta maaf atas kejadian kemarin. dia berniat membelikan hadiah untuk ayah dan ibu nya. saat sedang berada di sebuah toko jam tangan ternama memilih hadiah untuk orang tua nya, Arkan melihat ada sepasang kekasih yang juga sedang memilih jam. Meskipun memakai masker dan topi namun Arkan mengenali mereka adalah Miranda dan Ben(mungki pacar baru Miranda). Mereka tampak sangat mesra. Miranda menyadari keberadaan Arkan namun Miranda mengacuhkan nya. Hal ini membuat Arkan sangat emosi.
__ADS_1