I Married Celebrity

I Married Celebrity
Mistake 1


__ADS_3

Arkan sangat kesal, kenapa Miranda bisa bersama Ben? kenapa Miranda pura pura tidak melihat nya? dan kenapa mereka tampak mesra sekali?.


"Arkan? lo dimana sekarang? katanya lo mau nemenin bokap nyokap lo. tapi lo ngilang seharian." ucap ryan di telepon


"gue di Sky bar yan, sini lo jemput gue" ucap Arkan. Arkan melampiaskan kekesalan nya dengan pergi ke bar langganan nya, dia minum minum sampai mabuk untuk melepas penat di kepala nya. Sky bar memiliki ruang vip yang sangat privat sehingga tamu merasa aman tak terusik pengunjung lain.


Di tempat yang sama Calista juga ada janji dengan teman2 wanita nya di vip sky bar, bukan untuk minum2 tapi untuk mengobrol saja di tempat yang private. tanpa mereka sadari ruangkan Arkan dan Calista bersebelahan.


"duh lis, aku duluan yah aku ada perlu dulu" ucap Hana teman yang menemani calista kala itu

__ADS_1


"iya nih gue juga harus pulang sekarang" ucap Lucy teman Calista.


"ok ok, wait..gue ke toilet dulu terus kita pulang sma2 yah" ujar calista meminta teman nya menunggu.


lewat 15 menit Calista tidak juga kembali. teman2 Calista memutuskan untuk pulang duluan. mereka pikir Calista sudah pulang duluan di jemput Reyhan.


"oh maaf kayak nya saya salah ruangan" kata calista pada pegawai yang sedang membersihkan ruangan itu. merasa dirinya salah masuk ruangan calista masuk ke ruangan ke runagn sebelahnya " sorry tadi antri" kata calista. namun betapa terkejut nya calista yang ia dapati bukan teman2nya mekainkan Arkan yang sedang mabuk berat.


"lo kan???" belum sempat Calista melanjutkan kata2 nya tiba2 Arkan menghampirinya dam memeluknya "apa maksud kamu pura2 tidak melihat aku? kenapa kamu mesra2an sama dia?" ucap Arkan. tidak lama Arkan pun pingsan dan membuat calisata kebingungan.

__ADS_1


"aduh rese nih orang" gerutu calista, lalu tiba2 ponsel Arkan berbunyi. Calista mengangkatnya dengan tujuan meminta bantuan, biarpun Arkan sudah pernah menghinanya Calista yang baik hati tidak mungkin meninggalkan Arkan yang pingsan begitu saja.


"halo Arkan" ternyata Ryan yang menelepon


"maaf mas, ini mas Arkan nya kayak nya mabuk, terus pingsan" kata calista. Ryan mengira yang menjawab telpon adalah pegawai bar.


"oh gitu, mba tolong antar pak Arkan ke apartemen nya yah, saya ada sedikit accident . saya kirim alamat nya. nanti saya transfer uang taksi nya. tolong muka nya di tutup mba takut dikenali orang2. makasih mba. kunci apartemen nya biasa ada di saku nya" ujar ryan langsung buru2 menutup tlpon nya karna dia sedang kerepotan. Calista berusaha menelpon kembali namun tidak diangkat , ia juga menelpon ayah nya untuk minta no telpon orang tua Arkan namun tidak di angkat. karna kasihan akhirnya Calista mengantarkan Arkan ke apartemenya dengan mobil nya. tidak lupa muka Arkan ditutup masker agar tidak di kenali orang. Calista meminta tolong pegawai yang ada di sana untuk membantu nya membopong Arkan karna ia tidak kuat mengangkat Arkan.


Diperjalan Arkan bangun, namun dia masih sangat mabuk, yah setidaknya dia masih bisa berjalan, ucap Calista dalam hati karna dia bingung cara membopong Arkat nanti. sesampai nya di apartemen Arkan Calista mengantar nya masuk dan berniat langsung buru2 pulang.

__ADS_1


__ADS_2