I Married Celebrity

I Married Celebrity
I Wanna be with You


__ADS_3

Pagi hari yang cerah, namun masih terasa sangat mendung bagi Calista. Kepergian ayahnya merupakan hal yang sangat berat bagi Calista.


"Calista sayang. Kamu jangan menangis lagi yah. Papah pasti sedih disana melihat kamu menangis" Ucap Veronika sambil membelai rambut Calista


"Kamu ga bisa terus terusan bersedih sayang, kasihan suami kamu" lanjut Veronika


"Mah, Calista mau tinggal sama mama saja yah, Calista ga bisa biarin mama tinggal sendiri di sini" ucap Calista sambil memeluk ibu nya


"Terus Arkan bagaimana? dia suami kamu, kamu punya kewajiban untuk melayani dia" jawab Veronika


"Mungkin lebih baik aku pisah saja sama mas Arkan mah" ucap Calista. Ucapan Calista membuat Veronika sadar bahwa ada sesuatu yang tidak beres dipernikahan Calista dan Arkan. Namun Veronika tak ingin terlalu ikut campur urusan rumah tangga putrinya, ia yakin bahwa putrinya mampu mengatasi masalahnya sendiri.


"Dengarkan mama sayang. Bagaimanapun itu Arkan adalah suami kamu. Jika kamu ada masalah, bicaralah dari hati ke hati. Jangan buru buru dalam mengambil keputusan. Papa sudah ngga ada, kamu harus lebih bijak dan dewasa nak. Papa dan mama ingin kamu bahagia" ucap Veronika memberikan nasihat pada putri kesayangan nya itu.


"Calista ga bisa biarin mama tinggal sendirian mah" Calista terus merajuk pada ibu nya.


"Mama ga sendiri sayang. Di rumah ini penuh kenangan mama dan papa. ada asisten rumah tangga yang nemenin mama. Dan mama juga akan banyak ikut aktivitas sosial sama temen temen arisan mama, mama ga akan kesepian. Lagipula kamu dan Arkan bisa main main atau menginap disini sewaktu waktu" Veronika terus menjelaskan bahwa ia tidak akan kesepian.


ting tong ting tong, di tengah permbicaraan tiba tiba bel rumah berbunyi. Ternyata yang datang adalah Arkan. Ia sangat khawatir dengan kondisi Calista dan ibu mertua nya.


"Pagi mah, gimana keadaan mama?" sapa Arkan saat bertemu Veronika

__ADS_1


"mama baik baik saja Arkan. Mama dan Almarhum papa memang sudah mempersiapkan diri jikalau hal seperti ini terjadi. Memang berat tapi mama sudah ikhlas" ucap Veronika


"Arkan minta maaf mah Arkan tidak menemani kalian saat papa sakit kemarin" ucap Arkan dengan penuh penyesalan


"tidak apa apa Arkan mama ngerti. Sekarang kamu bicaralah sama Calista. Bicarakan kesalahpahaman kalian. Mama tinggal dulu yah" ucap Veronika sambil meninggalkan Arkan dan Calista di ruang keluarga itu.


Calista hendak langsung pergi karena ia tidak mau bertemu Arkan, namun Arkan sigap menarik tangan Calista dan langsung memeluknya


"maafkan aku Calista maafkan aku" ucap Arkan sambil terus memeluk Calista namun Calista segera melepaskan pelukan Arkan


"Maaf untuk apa mas? aku rasa mas Arkan tidak salah apa apa?" tanya Calista dengan ketusnya


"maaf karna aku ga ada di samping kamu saat kamu sedang sedih, maaf karena aku tidak menjelaskan apapun sama kamu, maaf karena aku selalu bersikap dingin pada kamu" jawab Arkan dengan penuh penyesalan


"kumohon Calista jangan bilang begitu. kamu istriku. dan aku mencintai kamu Calista" ucap Arkan sambil memeluk Calista kembali


Calista sangat terkejut pada apa yang dikatakan Arkan. Mas Arkan mencintaiku? batin Calista sangat senang mendengar ucapan itu


"Mas jangan bercanda tentang cinta sama aku. Karena aku mungkin akan menganggapnya serius dan aku akan terluka" kata Calista


"aku ga bercandan sayang. Aku sungguh sungguh mencintai kamu Calista. Aku salah karena terlambat menyadari itu" Ucap Arkan dengan sungguh sungguh

__ADS_1


"lalu bagaimana dengan perjanjian pernikahan kita?" tanya Calista.


Arkan langsung mengeluarkan dokumen yang ia bawa. Dokumen itu adalah perjanjian pernikahan Arkan dan Calista dengan mantap Arkan langsung merobek kertas itu


"aku ga peduli dengan semua perjanjian itu. Aku ingin kita mulai semua dari awal. Menjadi suami istri yang semestinya. Aku mencintamu Calista, kumohon kembalilah" pinta Arkan


"kamu sungguh sungguh mas?"tanya Calista dengan mata berkaca kaca. Calista tak menyangka bahwa Arkan pun mencintainya.


"aku sungguh sungguh sayang. aku sungguh sungguh" jawab Arkan dengan serius


"Aku juga cinta sama kamu mas. Aku juga ingin memulainya kembali dari awal. Tapi..." Calista tiba tiba terdiam


"Tapi apa Calista?" tanya Arkan


"aku punya 1 syarat mas. Aku harap kamu mau memenuhi syarat itu" jawab Calista


"apa itu sayang? aku akan penuhi asal kamu mau memberiku kesempatan"


" aku ingin kamu jujur dan terbuka sama aku mas, jangan ada hal yang kamu tutup tutupi. Kamu harus menjelaskan semuanya. Dan berjanji kita akan selalu terbuka" pinta Calista.


Arkan terdiam sejenak mencerna apa yang Calista katakan

__ADS_1


"baiklah sayang. Aku rasa sudah saat nya kamu tahu semuanya. Mas akan menceritakan semuanya. Aku mencintaimu Calista" Arkan lalu memeluk Calista dengan erat, begitu juga Calista memeluk Arkan dengan erat dan bahagia.


__ADS_2