
Akhirnya Arkan memutuskan untuk mengakhiri semuanya dengan Miranda
"Sepertinya kita harus berpisah saja. Aku mencintaimu tapi seperti nya tujuan hidup kita berbeda" itulah kata kata yang Arkan ucapkan saat menceraikan Miranda.
Miranda mencoba membujuk Arkan agar merubah keputusan nya, namun bagi Arkan keputusannya sudah final. Bukan cuma Miranda, namun Ben dan seluruh management Arkan meminta Arkan untuk memikirkannya kembali bahkan Ben sangat marah dan mengganggap Arkan gegabah.
Arkan pun memberitahu keputusan nya pada orangtua nya, dan menceritakan alasan nya melakukan semua ini.
"kamu yakin Arkan?" tanya ayah Arkan
"aku sudah berpikir berulang kali pah, namun aku tetap bisa. Aku tidak dapat mentolelir kejadian itu" jawab Arkan
"sebenarnya papah dan mamah tidak setuju kamu bercerai. Namun apapun kami tidak akan menghalangi, apapun keputusanmu kami akan menerimanya" jawab ibunda Arkan
Arkhirnya Arkan pun memasukan gugatan ke pengadilan agama, dan berita besar itu segera menyebar. Seluruh masyarakat gempar dan kaget karena pasangan idola mereka mutuskan untuk berpisah. Banyak desas desus tentang alasan perceraian mereka, mulai dari isu Miranda memiliki orang ketiga, hingga isu pernikahan settingan untuk melariskan film.
Kabar perceraian itu merebak saat film terbaru Arkan telah rilis, dan itu membuat film itu semakin meledak dipasaran.
Karena sangat kecewa dengan sikap Miranda, dan trauma akan kegagalan pernikahan nya Arkan yang awal nya mempunyai sikap yang ramah dan hangat berubah menjadi sosok yang dingin dan acuh bahkan karena perceraian itu Arkan kehilangan berat badan dan tampak kurus pasca bercerai. Arkan mengambil banyak job untuk bisa melupakan masalah yang terjadi, sementara Miranda memilih rehat sejenak karena banyak juga brand yang memutuskan kontrak setelah perceraian itu terjadi.
*FLASHBACK END*
__ADS_1
Calista menghela nafas panjang setelah mendengar cerita masa lalu Arkan
"kamu pasti sedih sekali mas" kata Calista sambil memeluk Arkan
"yah bisa dibilang begitu, aku dulu sedih dan hancur. Tapi itu dulu. Sekarang aku sudah bahagia karena aku punya kamu" jawab Arkan
"pantas saja dulu kamu langsung menolak saat mama dan papa minta cucu, kamu pasti trauma mas"
"iya, aku dulu menolak karena rasa bersalah terus menghantuiku, rasa bersalah sama calon anakku yang dulu keguguran. Aku takut kejadian yang sama akan terulang lagi. Calista boleh mas minta satu hal dari kamu?" tanya Arkan
"iya, apa itu mas?"
"baik mas, aku janji"
Lalu Arkan memeluk dan mencium Calista
"aku cinta kamu Cal"
"aku juga cinta kamu mas"
Keesokan pagi nya Calista dan Arkan beraktifitas seperti biasa
__ADS_1
"kamu ada syuting hari ini mas?" tanya Calista sambil menyiapkan makanan suaminya
"gak ada syuting, tapi hari ini aku sudah ada janji dengan agen properti"
"agen properti? mau apa mas?"
"rumah yang dulu aku beli untuk tinggal dengan Miranda rencananya akan dijual, sudah ada yang mau membeli dan hari ini adalah hari penjualannya. Aku harus tanda tangan akta jual beli nya. Maaf yah aku lupa bilang" kata Arkan sambil mengusap kepala Calista
"gapapa mas, memang gak apa apa rumah itu dijual?" tanya Calista
"gapapa, aku kan mau membuka lembaran baru sama kamu. O iya kamu hari ini ada janji bertemu dengan Miranda dan Ben kan? aku temani yah? setelah selesai dari notaris aku ke butik" kata Arkan
"iya rencananya hari ini mereka mau datang kata staff ku, ngga usah mas aku yakin mereka gak akan macam macam kok"
"kamu yakin?" tanya Arkan
"aku yakin, mas tenang saja yah"
"ya sudah tapi nanti sore mas jemput kamu yah"
"iya mas, ayo kita sarapan dulu" ucap Calista.
__ADS_1