
"Aku sangat takut kehilangan kamu, apalagi waktu itu kamu tidak pulang. Aku takut kamu lelah dan pergi meninggalkan aku" ucap Arkan
"Makasih mas, makasih uda kasih aku kesempatan untuk bisa isi hati kamu"
"Calista aku ingin memulai semua lembaran baru sama kamu, aku ga akan biarin masalalu membayangi hubungan kita" Arkan memeluk Calista erat erat
"mas kalau boleh aku tahu, aku pernah mergokin Miranda ada di kamar kamu dan kamu sama sekali belum menjelaskan apa apa sama aku" tanya Calista
"oh ya waktu itu. Maafin aku sayang, tapi itu sama sekali ga seperti yang kamu bayangin. Aku akan jelasin semua nya yah" jawab Arkan
__ADS_1
"Waktu itu aku ada salah satu syuting iklan, dan partner aku di syuting iklan itu adalah Ben. Semenjak bercerai dari Miranda, hubungan aku dan Ben benar benar jadi buruk. Padahal kami dulu nya teman akrab, dan sebenarnya aku pun ingin kembali akrab dengan Ben. Aku terima tawaran iklan itu karena ada Ben, aku pikir bisa memperbaiki hubungan persahabatan aku dengan Ben tapi ternyata malah semakin runyam.
Miranda juga datang ke lokasi syuting saat itu, entah apa tujuannya dan entah kenapa tiba tiba Miranda pingsan. Waktu itu lokasi syuting ada di dekat rumah kita ini,hanya berjarak 10 menit. Ben dan manager Miranda menyarankan agar Miranda istirahat disini sebentar karena hari sudah sangat malam namun aku menolak sehingga membuat Ben sedikit kesal. Akhirnya aku mengalah karena aku tidak ingin di cap egois oleh semua kru dan Ben, akhirnya aku, Ben, Miranda, dan para manager kami datang ke sini dan aku membiarkan mereka semua menginap karena hari saat itu sudah jam 1 dini hari.
Pagi hari nya saat aku baru selesai mandi, aku sangat kaget karena saat keluar dari kamar mandi kamar ini sudah ada kamu dan Miranda di dalam kamar. Kamu langsung pergi tanpa menanyakan apa apa, sementara Miranda bilang dia mencari dan menungguku karena hendak pamit pulang. Entahlah aku tak bisa mempercayai Miranda. Aku langsung menyuruh dia dan managernya pulang. Sementara aku ingin bicara 4 mata dengan Ben" Arkan menjelaskan semuanya panjang lebar.
"kamu percaya kan sama aku? kalau kamu ragu kamu bisa tanya Ryan, karena pada hari itu sebenarnya Ryan, manager Ben dan managernya Miranda juga menginap disini " tanya Arkan pada Calista
"lalu kamu bicara dengan Ben?" tanya Calista
__ADS_1
"iya aku bertanya sama Ben, kenapa dia repot repot melakukan semua ini ? aku bilang jika dia mau bersama dengan Miranda tak perlu sungkan padaku. Aku juga tidak menyalahkan Ben tentang apa yang terjadi antara aku dan Miranda, aku ingin kembali bersahabat dengan Ben. Aku dan Ben sudah bersahabat sejak lama" jawab Arkan
"jadi apa mas Arkan dan Ben sudah baikan sekarang?"
"belum. waktu itu Ben bilang bahwa ia ingin aku rujuk dengan Miranda tapi aku bilang aku tidak bisa"
" Ben ingin mas rujuk dengan Miranda? jadi Ben dan Miranda tidak tahu bahwa mas sudah menikah?" tanya Calista
" awal nya mereka tidak tahu. apalagi di rumah ini sama sekali tidak ada foto kamu. Namun saat Miranda melihatmu dia bertanya kamu siapa? dan aku bilang bahwa aku sudah menikah lagi dan kamu istriku, aku juga sudah bilang pada Ben namun mereka sama sekali tidak percaya. Mereka pikira bahwa aku hanya berpura pura untuk membuat mereka berhenti" jawab Arkan.
__ADS_1
" aku masih sedikit bingung mas. kenapa Ben sangat ingin kamu rujuk dengan Miranda? padahal yang terlihat dari luar hubungan kamu dan Miranda hancur seperti Ben yang menjadi orang ketiga. Bahkan dulu sempat ada gosip di infotainment bahwa Ben adalah orang ke tiga di pernikahan kalian?" calista keheranan
"semua itu salah Calista. Pernikahan ku dan Miranda hancur bukan karna orang ke 3, Ben juga bukan orang ke 3 di pernikahanku dulu" jawab Arkan