I Married Celebrity

I Married Celebrity
Reyhan


__ADS_3

Tepat jam 3 sore Arkan sudah berada di depan butik milik Calista, ya itu bukan butik mewah dan besar sehingga mobil mewah Arkan cukup mencolok saat parkir disana. Namun butik itu terlihat cukup merarik jika dilihat dari luar apalagi butik itu sekarang sedang naik daun.


"mas sudah lama nunggu?" tanya calista yang baru saja keluar dari butik.


" yah baru sekitar 5 menit. ayo masuk" ajak arkan sambil membukakan pintu mobil untuk Calista


"mama aku ngundang kita untuk makan malam. mau kan?" tanya Arkan


"ok kita kesana mas" Calista setuju.


Berselang 10 menit sejak mobil Arkan meninggalkan butik itu, mobil Reyhan pun tiba disana. Reyhan terlihat gugup, ia berkali kali melihat ke kaca di mobilnya untuk memastikan penampilannya. di kursi sebelah pengemudi sudah ada satu ikan bunga mawar putih kesukaan Calista. Ya hari ini Reyhan berniat menyatakan perasaan nya pada Calista. Reyhan sengaja tidak menghubungi Calista karena ingin memberi kejutan. Reyhan terlihat sangat tampan hari ini.


Dengan langkah yang mantap Reyhan memasuki butik sambil menyapa beberapa karyawan, dan saat masuk ke ruangan Calista sayang sekali bahwa Calista tidak ada di sana.


"Bu Calista kemana yah? apa dia tidak ke butik hari ini?" tanya reyhan pada salah satu karyawan di sana


"oh bu Calista nya sudah pulang pak. belum lama, sekitar 15 menit yang lalu" jawab karyawan tersebut


"Bu Calista bawa mobil sendiri?" tanya reyhan


"tidak pak, hari ini bu Calista di antar jemput oleh suami nya. pak Hendra." jawab karyawan tersebut. jawaban itu membuat Reyhan kaget dan heran, suami? apa maksud nya suami? apa dia salah ngomong?siapa Hendra? guman Reyhan dalam hati


"suami? mbak salah ngomong ya?" tanya Reyhan pada karyawan itu.


"kami juga kaget pak, bu Calista baru mengumumkan hari ini. katanya dia sudah menikah beberapa bulan lalu. suami nya namanya pak Hendra tadi saya lihat pak hendra pakai mobil mewah, orang nya tinggi dan perawakan nya bagus. kayaknya sih ganteng orang nya. tadi pak Hendra pakai masker dan topi" karyawan itu menjelaskan


Mendengar hal itu membuat Reyhan kebingungan. Suami? bagaimana bisa Calista sudah punya suami? siapa Hendra itu? pasti ada yang tidak beres, gumam Reyhan dalam hati.


Tidak mau buru buru menarik kesimpulan, Reyhan ingin mendengar semuanya dari mulut Calista sendiri. Dia mencoba menelepon Calista namun sayang sekali HP nya nonaktif. Reyhan sangat kalang kabut dan kecewa. Dia hanya berharap bahwa para karyawan itu salah paham saja.


Reyhan terus mencoba menghubungi Calista namun nomor nya terus saja tidak aktif. Akhirnya Reyhan berinisiatif untuk pergi menemui Calista. Pertama dia mencoba menuju ke rumah orang tua Calista, siapa tahu Calista ada disana. Namun sayang sekali di rumah itu tidak ada siapa siapa, hanya ada asisten rumah tangga yang bilang bahwa ayah dan ibu Calista sedang ke luar negri.

__ADS_1


"bi maaf saya mau tanya, apa Calista sudah tidak tinggal disini?" tanya Reyhan


"benar den Reyhan, kan non Calista sudah menikah. jadi dia ikut ke rumah suami nya. kalau den Reyhan mau cari non Calista coba cari di rumah suaminya. di perumahan luxury den." jawab asisten rumah tangga itu


"baik bi, saya permisi" Reyhan lalu pergi.


menikah? perumahan luxury? akhirnya Reyhan ingat rumah tempat ia mengantar jemput Calista tempo hari. Jangan jangan Hendra itu adalah laki laki ketus yang waktu itu? orang nya tinggi dan perawakan nya bagus, orang nya sedikit familier untuk Reyhan. Aku harus ke sana, gumam Reyhan dalam hati. Reyhan masih berharap bahwa semua ini hanya salah paham saja.


Akhirnya Reyhan sampai di depan rumah mewah tempat ia mengantar Calista kemarin. dia turun dari mobil dan bertanya pada Security di sana.


"selamat malam. apa benar ini kediaman nya Calista Wijaya?" tanya Reyhan


"benar pak. maaf bapak ada perlu apa?"tanya security itu


"saya Reyhan sahabat dekat Calista. Calista nya ada pak?"


"sudah ada janji sebelumnya? sayang sekali tuan dan nyonya Calista belum pulang pak" kata security itu


"kalau begitu maaf saya tidak bisa mengzinkan anda masuk dulu pak. saya akan menghubungi tuan dan nyonya dulu"


"tidak usah dihubungi dulu pak. biar saya tunggu di sini saja. o iya saya lupa nama suami Calista itu siapa yah pak?" tanya Reyhan


"ah masa bapak lupa nama suami nya, nama nya pak Arkan Mahendra, pemilik rumah ini. Silahkan kalau begitu bapak tunggu dulu" jawab security itu


Arkan Mahendra, Reyhan terus berpikir. Nama itu terdengar sangat familier. "aahhh iya Arkan Mahendra" akhirnya Reyhan mengingat bahwa ada selebritis bernama Arkan mahendra, selebriti papan atas. bisa bisanya Reyhan lupa padahal ia sudah bertemu dengan Arkan secara langsung waktu itu.


tapi kenapa Calista menikah dengan Arkan Mahendra, batin Reyhan terus bertanya tanya.


Reyhan pun membuka HP nya dan menelusuri tentang Arkan Mahendra melalui Go*gle. banyak sekali artikel tentang Arkan, mulai dari biodata nya, perjalan kariernya, prestasi nya, bahkan banyak pula artikel tentang perceraian Arkan dengan Miranda Wang, dan Reyhan membaca semua nya sambil menunggu.


tidak lama sebuah mobil Merced*s hitam 2 pintu memasuki rumah. Lalu Calista dan Arkan pun keluar dari mobil. Arkan membukakan pintu untuk Calista dan menggandeng tangan Calista. Hal itu membuat Reyhan sangat cemburu.

__ADS_1


"Calista!" Reyhan memanggil Calista dari luar pagar


"Reyhan?" calista kaget melihat Reyhan sudah ada di depan rumah. Arkan sedikit kesal ketika melihat Reyhan, begitu pula dengan Reyhan kesal melihat kedekatan Calista dengan Arakan.


"aku bicara sama Reyhan dulu yah mas?" tanya Calista pada Arkan.


"aku perlu ikut ?"


"ngga usah mas, biar aku jelaskan sendiri dulu"


"kalian bicara di dalam saja yah? aku ga akan ganggu kok" kata Arkan.


Setelah itu Calista mempersilahkan Reyhan masuk dan merek duduk di ruang tamu. Calista meminta bi inah untuk mempersiapkan minuman. Reyhan hanya diam tidak berkata apapun. Hati Reyhan sangat sakit sekarang ini.


"Rey.." tegur Calista


"Rey maaf aku belum sempat cerita"


"jadi kamu sudah menikah?" tanya Reyhan dengan wajah yang sangat sedih


"iya rey, aku jelaskan semua sekarang yah" lalu Calista pun menceritakan semua nya mulai dari penyakit ayahnya hingga perjodohan nya. Reyhan menyimak nya dengan hati yang terluka. Reyhan tahu ia salah karena ia terlambat mengungkapkan semua nya.


"apa dia mencintaimu?" tanya Reyhan pada Calista. Calista hanya terdiam karena ia sendiri tidak tahu jawabannya.


"apa kamu mencintai dia?" Reyhan kembali bertanya dan kali ini Calista menganggukan kepalanya.


Tidak lama Arkan pun datang menghampiri mereka. Lalu Reyhan pun berdiri dan berbisik kepada Arkan


"jangan sakiti dia. karena begitu aku tahu dia teluka aku akan membawanya pergi jauh darimu". Lalu Reyhan pun pergi begitu saja.


Reyhan sangat frustasi malam itu. Ia sadar bahwa ini salahnya. Jika saja ia lebih awal menyatakan perasaannya mungkin ia tak akan kehilangan Calista. mungkin saat ini ia lah yang menikahi Calista.

__ADS_1


__ADS_2