Ikrar Cinta Sehidup Sesurga

Ikrar Cinta Sehidup Sesurga
Dua Hati Yang Pernah Terluka


__ADS_3


Happy reading 😘😘😘


"Nin, aku ingin menjadi penjaga dan pelindungmu hingga nafasku habis. I will always love you Aninda Sukma."


Ya Allah ... mungkinkah Reyhan jawaban atas segala pintaku? Jika benar ... jangan biarkan hati ini kembali patah. Berikan ridho-Mu, sentuhkan cinta yang indah dalam takdirku.


"Rey--"


Lidahku serasa kelu hingga bibir ini tak mampu membalas ucapan Reyhan.


Reyhan Handyka Kurniawan, seorang Adam yang tiba-tiba saja hadir melengkapi kisah dalam buku takdirku. Dialah bianglala yang menjadikan hidup ini lebih berwarna.


....


Semenjak saling mengungkap isi hati, hubunganku dengan Reyhan dan keluarganya semakin dekat.


Segera halalkan Anin, Rey! Itulah kalimat yang selalu terlontar dari keluarga dan sahabat-sahabat yang menyayangiku. Namun untuk saat ini, Reyhan benar-benar belum bisa menghalalkan-ku, meski ... dia memang berkeinginan untuk segera menautkan cinta kami dengan Ikrar Cinta Sehidup Sesurga.


Ayah Reyhan meminta kesabaranku untuk menunggu sampai putri bungsu beliau lulus SMK. Itu berarti, aku harus menunggu dua tahun lagi. Jika Allah berkehendak, dua tahun lagi, aku dan Reyhan benar-benar akan menyatu dalam ikatan suci pernikahan.


Ya Robb, jika memang dia-lah yang terbaik untukku maka dekatkan dan satukan kami dengan keridhoan-Mu. Namun jika dia bukanlah yang terbaik, rubahlah menjadi yang terbaik.


Doa yang selalu terlantun disetiap sujudku, meski terkesan memaksa Illahi untuk mengabulkannya, semoga benar-benar diijabah.


....


Hari demi hari kami lalui dengan kesabaran menanti saat itu tiba. Saat terikrarnya janji suci, sehidup sesurga.


Tanpa merasa malu, Reyhan mengenalkanku pada semua rekan kerjanya. Bahkan, Reyhan selalu mengajakku ikut serta setiap ia menghadiri acara yang diadakan oleh pimpinan perusahaan tempat ia bekerja. Hingga, semua rekan kerja Reyhan mengenalku, Aninda Sukma ... kekasih Reyhan Handyka Kurniawan.

__ADS_1


Satu minggu sekali, Reyhan selalu membawaku dan Azizah ke tempat-tempat yang sangat indah. Seperti hari ini ... ia membawa kami ke Kebun Buah Mangunan.


"Rey, kira-kira motormu kuat nggak ya? Jalan menuju Kebun Buah Mangunan menanjak banget lho," ujarku sambil terus saja berdzikir. Rasa cemas bergelayut tatkala melewati jalan yang menanjak dan menikung.


"Insya Allah kuat Nin." Reyhan berusaha untuk tetap tenang meski dia merasa ragu. Entah kuat atau tidak kuda besi kesayangannya membawa kami ke tempat tujuan. Apalagi, kuda besi kesayangan Reyhan harus menahan berat badan tiga orang. Reyhan, aku, dan Azizah.


Kecemasan kami terbayarkan ketika sampai di Kebun Buah Mangunan. Tempat wisata yang sangat memanjakan mata dengan keindahan pemandangan alamnya.


"Nin, Zi ... lihat ke bawah!" Reyhan menunjuk objek yang ia maksud dengan jari telunjuk. Seketika aku dan Azizah mengalihkan pandangan ke arah objek yang ditunjuk oleh Reyhan.


"Lihatlah! sangat indah 'kan pemandangannya?" sambungnya.


"Iya Rey, sangat indah," sahutku disertai senyum yang merekah.


"Pemandangan yang menghijau dan aliran Sungai Oya ... seolah-olah membelah perbukitan."


"Owhhh, jadi itu Sungai Oya Rey?"


"Yupzz. Warna air Sungai Oya selalu berubah-ubah tergantung musim, Nin. Pada musim penghujan airnya akan berwarna kuning keruh, sementara pada musim kemarau air sungai tersebut akan berubah menjadi hijau tosca yang nampak seperti ular hijau raksasa sedang melintas. Lalu jika kita melihat lebih cermat maka akan tampak dari kejauhan sebuahΒ Jembatan Gantung Selopamioro."


"Bener banget, Nin. Nanti kita ke sana."


"Yeeyyyy ... beneran nanti kita ke jembatan kuning itu, Mas?" tanya yang terlisan dari bibir Azizah. Adik bungsuku itu terlihat sangat girang.


"Tentu saja, Zi. Kita akan ke jembatan kuning yang bergoyang," sahut Reyhan sembari mengusap kepala Azizah dengan penuh kasih sayang. Reyhan selalu memperlakukan Azizah seperti adik kandungnya sendiri. Kehadiran Reyhan benar-benar memberi warna dalam hidup kami, aku dan keluargaku.


"Rey, kamu pernah datang ke tempat ini bersama mantanmu?"


"Belum pernah Nin."


"Benarkah?"

__ADS_1


"Hehem. Aku berani bersumpah."


"Tanpa bersumpah pun, aku percaya Rey. Masa lalu biarlah menjadi masa lalu. Aku teramat berharap, hanya aku yang ada di dalam hatimu ... saat ini hingga kelak kita menua bersama," ucapku sembari menatap netranya yang teduh.


"Iya Nin. Aku juga berharap demikian. Semoga Allah meridhoi cinta kita. Karena, aku yakin ... kamu gadis yang memiliki ketulusan hati, tidak seperti dia ...."


Dia yang dimaksud oleh Reyhan ialah Dara, sang mantan kekasih. Dara memutuskan hubungannya dengan Reyhan, beberapa hari setelah sang adik meninggal. Sebelum meninggal, almarhum meminta Reyhan untuk membelikan sesuatu yang sangat ia ingini. Namun sebelum Reyhan mengabulkannya, adik kesayangan Dara menghembuskan nafas terakhir karena penyakit lambung yang sudah parah.


Dara dan keluarganya menyalahkan Reyhan. Bahkan, sang ibu memandang rendah mantan kekasih putrinya, sebab Reyhan hanya bekerja sebagai karyawan di Goresan Jingga, bukan seorang CEO atau dokter sesuai yang diharapkan.


Reyhan menerima keputusan Dara dan keluarganya. Ia mulai menata hati dan membuka lembaran baru. Dan pada akhirnya ... Sang Maha Cinta mempertemukan kami. Dua hati yang pernah terluka karena cinta.


"Ehemm, Mbak Anin, Mas Reyhan ... yuk kita turun sekarang! Azizah ingin naik bebek-bebek'an," ujar Azizah.


"Yuk, Dek. Tapi, yang naik bebek-bebek'an sama Mas Rey aja ya! Mbak Anin takut bebeknya tenggelam."


"Nggak usah takut tenggelam Nin! 'Kan ada aku." Ucapan Raikhan disambut gelak tawa Azizah.


Hari-hariku yang sebelumnya sering kali bertudung mendung, kini menjadi cerah dan penuh warna berkat kasih sayang dan rahmat-Nya, dengan menghadirkan sosok Reyhan.


Allah selalu memberikan senyum di balik kesedihan. Allah selalu memberikan harapan di balik keputusasaan. πŸ’“


🍁🍁🍁🍁


Bersambung ....


Mohon maaf jika bertebaran typo πŸ˜ŠπŸ™


Jangan lupa untuk selalu meninggalkan jejak like πŸ‘


Beri komentar, gift, atau vote untuk mendukung ICSS πŸ™

__ADS_1


Klik ❀ untuk fav karya


Trimakasih 😘😘😘


__ADS_2