Indah Cintaku

Indah Cintaku
Bab 10


__ADS_3

1 Bulan berlalu Nadia selalu menemani Fauzan latihan dan terapi.


1 Minggu terakhir Nadia jarang datang menjenguk Fauzan, hingga ia sampai beberapa hari tidak datang menemui Fauzan.


Hari ini Nadia datang menemui kekasihnya yang sedang duduk dihalaman belakang rumahnya.


" Fauzan : Yang ... Kamu disini ? ini beneran kamu ? Ini bukan cuman khayalan aku doang kan ? " senang


" Nadia : Iya ini aku Yang "


" Fauzan :Yang, Kenapa kamu baru kesini hari ini ? Kamu kemana aja ? Aku kangen tau "


" Nadia : Iya, Maaf ya Yang. Aku kesini sebenarnya juga karna ada yg mau aku omongin sama kamu,Kamu jangan marah ya "


" Fauzan : Ada apa sih Yang ? kok kamu serius banget ? Kamu mau ngomong apa ? "


" Nadia : Aku ... Mau minta maaf sama kamu. Dan aku rasa ini terakhir kalinya aku nemuin kamu "

__ADS_1


" Fauzan : Maksudnya Yang ? "


" Nadia : Aku mau kita putus ! "


" Fauzan : Haa ... Yang .. kamu ga seriuskan ngomong ini ? kamu kenapa ? aku ngelakuin kesalahan ya sama kamu sampe kamu mau ninggalin aku ? atau karna aku selalu ngerepotin kamu Yang ? "


" Nadia : Enggak ! Bukan karna itu zan "


" Fauzan : Jadi karna apa Yang ? Kamu malu punya pacar cacat iya ? Haa ? " Menangis


" Fauzan : Ok. Kalo itu mau kamu. Aku ga berhak buat nahan dan maksa kamu untuk tetap sama aku. Makasih yaa, selama 3 tahun ini kamu udah sabar menghadapi sikap dan sifat aku yang kadang egois sama kamu. Maaf kalo aku kadang ngambeknya keterlaluan. Kamu udah buat hari aku jadi lebih berwarna setiap hari selama 3 tahun ini. Makasih Nad. Kamu boleh pergi kok " Menangis


Nadia beranjak pergi dengan perasaan yang campur aduk, dengan tangisan dan hati yang bimbang.


sambil beranjak pergi Nadia berkata dalam hati " Maafin aku zan, aku kek gini karna aku harus pergi kuliah sekarang. aku ga tega bilang ini sama kamu. mungkin dengan cara ini kamu bisa jadi benci sama aku dan cepat melupakan aku "


3 hari lagi Nadia akan berangkat ke luar negeri. Ia mulai merasakan adanya perbedaan saat ia menjalani hari-harinya tanpa Fauzan.

__ADS_1


Hari semakin cepat berlalu. Dan inilah saatnya Nadia pergi, ia sudah bersiap dan akan pergi ke Bandara. Saat tiba diBandara Mama Fauzan menelepon.


" Mama Fauzan : Halo ... Nad. "


" Nadia : Iya Tante. kenapa ya ? "


" Mama Fauzan : Nad, Kamu lagi dimana ? "


" Nadia : Aku lagi diBandara Tante. Maaf Tante aku ga bermaksud untuk ninggalin Fauzan. Tapi aku harus pergi, aku harus lanjut kuliah disana Tante"


" Mama Fauzan : Nad ... Fauzan. Fauzan nekat mau bunuh diri karna kamu ninggalin dia. katanya dia udah gaada semangat hidup lagi. kalo orang yang dia sayang aja pergi ninggalin dia. dia juga mau pergi dari hidupnya. Tante bingung harus gimana Nad. Dia sekarang lagi ada di pinggiran jembatan. dan mulai naik keatas pinggiran jembatan. Tante mohon banget sama kamu, datang kesini bujuk Fauzan ya Nad. Tante mohon Nad, Tante gamau kehilangan anak tante satu-satunya. dia berarti banget buat Tante Nad. Tante mohon sama kamu. Please Nad. "


" Nadia : Iya Tante. Aku kesana sekarang ya. Tante harus sebisa mungkin buat tahan Fauzan supaya dia ga ngelakuin hal bodoh. "


" Mama Fauzan : Iya Nad. Tante kirimin sama kamu alamatnya ya. Makasih Nadia sayang. "


" Nadia : Iya, Sama-sama Tante "

__ADS_1


__ADS_2